<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100</id><updated>2012-01-09T12:44:27.361+07:00</updated><category term='edukasi'/><category term='perjalanan'/><category term='berita duka'/><category term='CEDS UI'/><category term='review film'/><category term='download mp3'/><category term='remaja'/><category term='artikel muslim'/><category term='opini'/><category term='acara'/><category term='curhat colongan'/><category term='sastra'/><category term='introducing'/><title type='text'>n i k e n i z a t i o n</title><subtitle type='html'>&lt;i&gt;niken melihat, niken mendengar, niken merasa, dan niken menuliskannya&lt;/i&gt;</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-2136745838929160274</id><published>2011-12-29T08:30:00.007+07:00</published><updated>2011-12-31T21:52:59.236+07:00</updated><title type='text'>XXI ! :)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-dpKE0z7XVqE/Tv3Zcex3_7I/AAAAAAAAAWA/AE5Ik0vSg-g/s1600/birthday%2Bparty-x.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 288px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-dpKE0z7XVqE/Tv3Zcex3_7I/AAAAAAAAAWA/AE5Ik0vSg-g/s320/birthday%2Bparty-x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691944587387994034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini, bukan tentang bioskop Indonesia, bukan tentang pelajaran angka romawi.&lt;br /&gt;Tulisan ini tentang angka yang sekarang ku sandang sebagai umur.&lt;br /&gt;Cikiciww. *merusak suasana serius*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 tahun yang lalu, di suatu kota kecil yang pada tahun 2001 sempat menjadi pemberitaan besar nasional akibat adanya konflik antaretnis: Sampit, Kalimantan Tengah. Di tengah keluarga sederhana yang terdiri dari ibu yang super tangguh dan lembut, ayah yang penuh perjuangan selalu memberikan yang terbaik untuk keluarganya, dan 2 orang anak perempuan mereka; lahir seorang anak perempuan (lagi) di pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIT. Anak ketiga ini diberikan nama Niken Puspitaningrum. Semua nama anaknya memang berawalan "Ni-" dan pada nama belakang diberikan "-ningrum".&lt;br /&gt;Ya, itulah nama saya, itulah saya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada saat saya sekolah, lewat nama itu, banyak yang langsung bertanya : "orang Jawa ya?". Iya, nama itu memang 'Jawa banget'. Eh, banget ngga sih? Biasa aja ya? :p&lt;br /&gt;Saya biasa jawab: "iya ayah Jawa...tapi aku lahir di Sampit, mamaku orang Kalimantan (Banjar), trus emang lama di Jawa sih, tapi pindah-pindah". Haha, panjang bet jawaban untuk pertanyaan yang seharusnya bisa dijawab dengan satu kata itu: ya/tidak. Ada juga sih yang komentar nama Jawa banget tapi tampang nggak terlalu Jawa, hahaaa. Inilah nasib percampuran dua etnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya, saya tidak lahir di Rumah Sakit, tapi di rumah, memanggil bidan. Ya, sekali lagi, keluarga saya di awal pembentukannya (awal perkawinan orang tua saya) sangat sederhana. Ayah saya PNS baru yang gajinya tidak seberapa, namun beliau berusaha mencari tambahan dengan mengajar. Kalau tidak salah, menurut penuturan ayah saya, gaji PNS baru saat itu sekitar 30ribu per bulan, sedangkan pemasukan dari mengajar bisa mencapai 75ribu, dan ayah saya mengajar di dua tempat. Sejujurnya, saya sama sekali tidak ingat bagaimana keadaan rumah (kontrakan) dan kondisi hidup keluarga saya ketika tinggal di Kalimantan. Tapi mendengar cerita dari ibu saya, kehidupan kami saat itu sangat sederhana, gaji kecil, tapi...alhamdulillah, Allah selalu memberi kecukupan bagi hidup keluarga kami di tengah kesulitan ekonomi tersebut. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu, saya semakin mengenal orang tua saya sebagai sosok yang luar biasa. Ayah saya, adalah PNS pada suatu instansi pemerintah yang cukup rentan dengan masalah, tuduhan ketidakadilan, kecaman, dan ancaman dari berbagai pihak. Tapi saya mengenalnya sebagai orang yang jujur, pantang menyerah, terbuka dengan keluarga, peduli dengan keluarga (baik keluarga inti dan luas), dan bijak dengan caranya sendiri. Bijak dengan caranya sendiri? Ya, mungkin ayah saya bukan tipe orang yang senang mengumbar kata-kata manis, tapi dengan perilaku dan kata-kata "polos"nya, sering melegakan dan membahagiakan keluarganya. Ayah saya sering berbagi cerita kantor dan pekerjaannya kepada keluarga, terutama ibu saya. Terkadang kami sebagai keluarganya mengkhawatirkan pekerjaan ayah saya ini yang memiliki resiko tersendiri.&lt;br /&gt;Tapi lepas dari segala ketakutan tersebut, di mata saya, ayah saya sangat rajin membaca dan belajar, terutama mengenai pekerjaannya. Saya heran kenapa saya tidak begitu. *gubrak* Intinya, di mata saya, ayah saya adalah orang yang bersungguh-sungguh dalam setiap pekerjaannya :)&lt;br /&gt;Sebagai ayah, ia selalu menyetujui dan mendukung kegiatan yang menunjang pendidikan jika anaknya meminta. Baik untuk pendidikan formal (bimbel) maupun pendidikan informal (kursus macam-macam), selalu didukung ayah saya secara moril dan terutama materil, hehe. Ayah saya, yang kami panggil "Bapak" atau "Pah", juga senang mengajak jalan-jalan, terutama ketika anak-anaknya masih kecil. Sekarang pun, beliau masih senang mengajak ibu saya atau anak-anaknya untuk berpergian, apalagi intensitas bertemu semakin jarang ketika ayah saya bertugas di luar Jawa. Ayahku, ayah yang lembut dalam setiap ketangguhannya :)&lt;br /&gt;Ibu saya adalah sosok yang mandiri dan rajin. Setamat SMEA, dalam usia belasan tahun, ibu saya sudah merantau sendiri dari Banjarmasin ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Bertemu ayah saya yang juga sedang mencari pekerjaan di Jakarta, kenal dekat, kemudian melanjutkan hubungan ke perkawinan. Sudah terbiasa dengan kehidupan sederhana, ibu saya pun mampu menjalani awal perkawinannya dengan sabar dan bahagia, apalagi satu per satu anak-anak perempuan lucu imut menggemaskan itu lahir. *grompyang*&lt;br /&gt;Ibu saya, yang biasa kami panggil "Mama" atau "Mah", selalu berusaha menyelesaikan pekerjaan rumah tangganya sebelum beristirahat. Dengan kata lain, meskipun sudah tengah malam, atau dini hari, atau bisa-bisa tidak tidur dengan cukup...yang penting pekerjaannya sudah selesai. Luar biasa. Melalui pengamatan terhadap ibu saya, saya semakin mengerti tentang pemikiran yang tidak setuju jika "ibu rumah tangga" disebut "pengangguran". Nyatanya, ibu rumah tangga justru lebih banyak dan lama beban kerjanya. Selain itu, di mata saya, ibu saya yang sekitar 8 tahun belakangan dapat mengendarai mobil sendiri, merupakan perempuan pengemudi yang sangat tangguh. Kalau melihat mobil yang disetir ibu saya, bisa jadi Anda mengira pengemudinya adalah laki-laki. Ya, kalau masalah ngepot-mengepot, dan kalau mau cepat sampai, ibu saya yang paling handal di keluarga saya. Hal itu bertolak belakang dengan ayah saya yang justru sangat hati-hati dan memikirkan presisi dalam menyetir (dan sepertinya saya terkena doktrin itu, haha). Ibu saya, selalu tanggap dan berusaha untuk mengantarkan anak-anaknya berpergian kemanapun dengan mobil, karena kekhawatirannya tentang kendaraan umum. Bahkan pernah ibu saya menyetir dari Jakarta-Depok tengah malam sendirian selepas kegiatan ibu-ibu, dan pernah juga beberapa kali menyetir dari Jakarta-Depok tengah malam setelah menemani saya menonton pertunjukan teater di TIM. Ibuku, ibu yang tangguh dalam setiap kelembutannya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yak, bingung yah, katanya mau ngomongin umur saya yang 21 tahun ini, kok jadi nyeritain orang tua?&lt;br /&gt;Iya, karena mereka, orang tua saya, adalah yang paliiiiing paliiiing paliiiinggg berarti dalam 21 tahun kehidupan saya ini. Lembaga pendidikan pertama bagi saya, dan tentu seumur hidup. Motivasi terbesar dalam hidup saya. Penyemangat paling tulus dalam hidup. Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa :')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia 21 tahun saya ini, resolusi saya pun termotivasi dari keinginan memberi persembahan kebanggaan dan kebahagiaan kepada kedua orang tua saya. Pada usia 21 tahun ini, semoga....&lt;br /&gt;- penulisan-turlap-bimbingan-sidang skripsi saya lancar, dapat nilai yang terbaik, meraih gelar S1 dengan IPK cumlaude;&lt;br /&gt;- merintis kesuksesan bisnis saya bersama rekan seperjuangan;&lt;br /&gt;- bisa langsung kuliah S2 setelah lulus S1, di tempat (PT, fakultas, jurusan) yang terbaik utk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu target-target terbesar saya dalam usia 21 tahun. Target lainnya masih dirahasiakan, apalagi target untuk usia-usia selanjutnya. *sok penting, haha*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon doanya, teman-teman yang baik hati :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw, selingan, ini hadiah dari keluarga saya, hehe :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-g8FftsyLG5I/Tv8hjaEEfxI/AAAAAAAAAWM/eP-oe0oWKCg/s1600/484107778.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 187px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-g8FftsyLG5I/Tv8hjaEEfxI/AAAAAAAAAWM/eP-oe0oWKCg/s320/484107778.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692305346195128082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;‎"Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali." (Q.S. 19: 33).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-2136745838929160274?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/2136745838929160274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=2136745838929160274' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/2136745838929160274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/2136745838929160274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2011/12/xxi.html' title='XXI ! :)'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-dpKE0z7XVqE/Tv3Zcex3_7I/AAAAAAAAAWA/AE5Ik0vSg-g/s72-c/birthday%2Bparty-x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-3322866963336144736</id><published>2011-11-20T21:47:00.004+07:00</published><updated>2011-11-20T22:07:07.393+07:00</updated><title type='text'>The Difficulties of My 'S'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Xb52B_AkLyk/TskUiWVVjpI/AAAAAAAAAV0/bp2rS1CBK_A/s1600/yoyocici-disp173.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Xb52B_AkLyk/TskUiWVVjpI/AAAAAAAAAV0/bp2rS1CBK_A/s320/yoyocici-disp173.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5677091385620401810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Do you know Darwin? Yep, i think you all know him, a pioneer of evolution theory. There is a chapter on his phenomenal (and obviously controversial) book, "The Origin of Species", entitled "The Difficulties of The Theory". He was told some difficulties of his theory, or some rebuttals that may arise from his theory.&lt;br /&gt;Hm. So, what the relation of Darwin's theory with this post? Nothing. *gubrak*&lt;br /&gt;I just want to "steal" his chapter-title, "The Difficulties of The Theory", and I modify it with "The Difficulties of My S".&lt;br /&gt;What is S?&lt;br /&gt;In Indonesian, it called "skripsi". A (mini)thesis that must be written to reach bachelor degree. For short, let's call it S.&lt;br /&gt;In this term, I omly write Proposal of my S, as known as Research Design.&lt;br /&gt;So, what the difficulties of my writing? Let me to tell you.&lt;br /&gt;&lt;span class="full post"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Access. I don't have any link that connect me with the society in my research location. Oh, i have one. A junior high school girl, and now...she doesn't live there anymore. She has moved to another house, another area. I only get some informations about the location and the general situation on this area. I have to go to that location...alone. By &lt;i&gt;angkot&lt;/i&gt; and &lt;i&gt;ojek&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. COST. Yeah, COST. Why do I type it in capital letters? Because it really "hurt" me..."hurt" my money T_T I spend about Rp50.000-Rp100.000 for a day of my research. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. The focus of my research is such a sensitive issues: marriage and family. Sometimes i feel difficult to begin chat with the society about this topic. Moreover, sometimes, the answers of the same (and general) questions that I asked to some people are indicate a contradiction. It makes me confused *_* &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. There is no parents in my home. My dad lives in Jayapura for his official, with my mom. They are my spirit, my strength. For me, they are a "real home", a place that i want to "go" dan "stay" everytime... But now I can't meet them everyday :(  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, that's all. I hope you all want to give a spirit for me...give your pray for my continuity research... Hope my research is not only give benefits for me, but also for many people. Wish me luck! :D  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.......&lt;br /&gt;....... &lt;br /&gt;....... &lt;br /&gt;...and i don't know why i have to write this &lt;i&gt;curcol&lt;/i&gt; in English -_-&lt;br /&gt;Desperate effect? Stress effect? -_____-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umm, maybe it could be a reminder for me: "You have to be grateful Niken, you write your S in Indonesian, your daily language, not in other languages! Your S is not really difficult! You have to keep your spirit, keep moving on!"&lt;br /&gt;Uuyeeeaaaaaaahh!&lt;br /&gt;Bismillah :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;*ngos2an nulis post ini*&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-3322866963336144736?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/3322866963336144736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=3322866963336144736' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3322866963336144736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3322866963336144736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2011/11/difficulties-of-my-s.html' title='The Difficulties of My &apos;S&apos;'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Xb52B_AkLyk/TskUiWVVjpI/AAAAAAAAAV0/bp2rS1CBK_A/s72-c/yoyocici-disp173.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4088137546713606902</id><published>2011-10-21T19:45:00.031+07:00</published><updated>2011-10-24T00:55:01.642+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjalanan'/><title type='text'>Mampir Jayapura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-rYOC6Tp3vKw/TqRFmAM3xmI/AAAAAAAAAVc/LozGsbF7FjY/s1600/header.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 305px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-rYOC6Tp3vKw/TqRFmAM3xmI/AAAAAAAAAVc/LozGsbF7FjY/s320/header.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666730750330259042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 13-16 Oktober 2011 lalu menjadi pengalaman baru bagi keluarga kami (minus kakak kedua saya). 13 Oktober, saya bersama ayah, ibu, dan kakak pertama saya terbang menuju Jayapura, Papua. Perjalanan yang cukup lama di pesawat, sekitar 7 jam. Berangkat dari Bandara Soetta pukul 05.00 WIB dan tiba di Bandara Sentani sekitar pukul 14.00 WIT (yap, dengan perhitungan WIT 2 jam lebih cepat dari WIB, moso' gitu aja masih dijelasin sih. &lt;i&gt;*loh kok ngeselin*&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;Oleh karena judulnya saja "Mampir Jayapura", jadi mohon jangan ada yang menyimpan harapan besar bahwa saya akan menceritakan bagaimana Raja Ampat, bagaimana Wamena, bagaimana Lembah Baliem, bagaimana Suku Dani, bagaimana Suku Asmat, atau bagaimana Freeport. Perjalanan kami ke sana memang tidak lama dan tidak sempat mengeksplor berbagai tempat karena bukan itu pula tujuan utama kami.&lt;br /&gt;Sudahlah nak, baca saja, lumayan kan dapet cerita (baca: curcol) saya di sana...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah perjalanan keberangkatan ini sangat menyenangkan dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia (ini bukan posting berbayar, sungguh). Kenapa saya sebut menyenangkan? Pertama, banyak dapet makanan. Kedua, dapet banyak makanan. Ketiga, dapet banyak makanan. Huahahaha. Dapet makanan banyak itu bagi saya memang indah sekali. Jadi ketika kami baru beberapa menit naik pesawat, seperti biasa dalam penerbangan Garuda lainnya, kami diberi makan berat berupa nasi goreng (pilihan lainnya omelet) plus potongan buah. Pesawat itu transit di Makassar sekitar 25 menit, lumayan lah sempet beli minyak tawon di Bandara Sultan Hasanuddin, hehe.&lt;br /&gt;Setelah masuk pesawat lagi, beberapa menit kemudian kami diberi makan berat (lagi) berupa spaghetti (pilihan lainnya lontong ayam) dan...satu cup es krim walls! Wew. Gak tau nih kok saya norak, seneng banget dapet es krim. Beberapa menit sebelum mendarat di Bandara Sentani Jayapura, kami dapet bolu. Aduh, surga. Mungkin karena ini adalah perjalanan terlama saya dalam pesawat Garuda (bahkan perjalanannya lebih lama daripada ke Taiwan loh cyiin -_-), jadi agak takjub dikasih makan sebanyak itu. Di dalam pesawat itu juga terdapat layar di depan masing-masing kursi, dan saya memilih nonton film Jepang berjudul "We Can't Change The World, But...", keren abis tuh, tentang mahasiswa kedokteran di Jepang yang ingin membangun sekolah di Kamboja. Lucu dan mengharukan, saya sampe kerepotan menyembunyikan airmata saya T_T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, agaknya perjalanan di dalam pesawat saja sudah cukup panjang. Jadi gimanaaah Jayapuranyaaaah?&lt;br /&gt;Sabar.&lt;br /&gt;Di dalam pesawat (&lt;i&gt;masih cerita di dalam pesawat ajee??&lt;/i&gt;) ketika sudah di atas Pulau Papua, sudah tampak keindahan pulau tersebut dengan beberapa pulau-pulau kecil yang terbentuk apik dalam hamparan laut biru. Uuuh! Kayaknya yang kami lihat itu Raja Ampat deh. Tapi sotoy sih. Gapapa kan. Iya gapapa.&lt;br /&gt;Aaaaa pengen turun di situuuu. *yakali lompat dari pesawat*&lt;br /&gt;Berikut foto yang berhasil didapatkan dari balik jendela pesawat:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-nWRuwbZZqOo/TqGdF1ClRvI/AAAAAAAAAQw/-FQ722sSgK8/s1600/CIMG3548x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-nWRuwbZZqOo/TqGdF1ClRvI/AAAAAAAAAQw/-FQ722sSgK8/s320/CIMG3548x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665982529671612146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-nUMCcBu7JQI/TqGdRDqvrlI/AAAAAAAAAQ8/wLNt8omWSIo/s1600/CIMG3555x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-nUMCcBu7JQI/TqGdRDqvrlI/AAAAAAAAAQ8/wLNt8omWSIo/s320/CIMG3555x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665982722576723538" /&gt;&lt;/a&gt;Indah yaaahhh? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Bandara Sentani yang imut-imut (masih imutan saya) tapi cukup padat manusia, kami, eh, ayah saya sudah disambut oleh beberapa rekan kerjanya di Jayapura. Yap! Mulai terbuka tabir rahasia mengapa kami sekeluarga ke Jayapura? Belum ya? Kasih taau gak yaa? *ditimpuk sepatu*&lt;br /&gt;Nah, ayah saya mendapat tugas dinas di Jayapura pada tahun ini, entah sampai kapan, tapi kami semua berharap tidak terlalu lama di sana, bukan apa-apa, masalahnya jauh banget cyiin, tiket pesawat mahal banget pula :'(&lt;br /&gt;Kami sekeluarga berniat menghadiri pelantikan ayah saya, plus penasaran liat Jayapura juga sih, plus bantu beres-beres rumah dinas yang akan ditinggali oleh ayah saya selama di sana, plus sukur-sukur bisa rekreasi, mumpung saya gak ada kuliah dan kakak saya bisa ambil cuti.&lt;br /&gt;Sore hari tanggal 13 Oktober kami diantar ke Hotel Aston untuk menginap semalam di sana sebelum menginap di rumah dinas. Sebelumnya kami diajak makan di salah satu restoran yang tidak terlalu jauh dari Bandara, ada di daerah Sentani dan nempel sama Danau Sentani, ini foto-fotonya:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-elaBKi9ONeg/TqOt_i9RzZI/AAAAAAAAATw/u_KQq3SO0-Q/s1600/CIMG3562x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-elaBKi9ONeg/TqOt_i9RzZI/AAAAAAAAATw/u_KQq3SO0-Q/s320/CIMG3562x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666564063389404562" /&gt;&lt;/a&gt;"Danau Sentani yang berkilauan *_* (tapi kalo di foto gak keliatan kilaunya ya?)"&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-q1CtkDMT_-E/TqOt_wUgSzI/AAAAAAAAAT4/9q0w76akv9E/s1600/2011-10-13%2B13.20.50.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 192px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-q1CtkDMT_-E/TqOt_wUgSzI/AAAAAAAAAT4/9q0w76akv9E/s320/2011-10-13%2B13.20.50.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666564066976484146" /&gt;&lt;/a&gt;"Nyobain makanan khas, namanya Papeda (dari sagu, pengganti nasi) plus ikan kuah kuning. Papeda itu kagak bisa dikunyah, jadi langsung telen. Aduh, kebiasaan makan nasi, jadi ngerasa gak cocok sama makanan ini.."&lt;br /&gt;Setelah itu kami ke hotel. Namanya hotel, alhamdulillah apa-apa cukup terjamin. Sedikit kontras dengan keadaan rumah dinas yang meski luas namun...ah nanti lah saya ceritakan.&lt;br /&gt;Paginya kami sempat foto-foto juga di lobi hotel, kebetulan ada patung yang menarik (modelnya juga menarik, duh mau gimana lagi dong *digampar*)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xg_32s3rrUc/TqOvcukz1sI/AAAAAAAAAUI/qI36yLz1QcM/s1600/CIMG3572x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-xg_32s3rrUc/TqOvcukz1sI/AAAAAAAAAUI/qI36yLz1QcM/s320/CIMG3572x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666565664235837122" /&gt;&lt;/a&gt;"Sebenernya pengen ngasi foto yang lebih jelas patungnya, tapi...keberadaan saya sesungguhnya di foto tersebut adalah untuk menutupi sesuatu, haha, &lt;i&gt;maybe you know what&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat 14 Oktober adalah hari pelantikan ayah saya, dan pada hari itu kami langsung &lt;i&gt;checkout&lt;/i&gt; dari hotel dan berpindah ke rumah dinas. Pelantikannya agak sepi, ibu-ibunya dikit, karena memang yang dinas di sana biasanya istrinya tidak ikut tinggal di sana. Di acara hiburannya, ada penyanyi asli Papua yang suaranya luaaarrrr biasaa merdu, penyanyi ibukota mah lewat daaahh... Ini acara pelantikan ayah saya, maaf ada yg saya samarkan, untuk mencegah riya (halah lebai, hehe, gak enak aja ngumbar gituan) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ySF3GsaVqSQ/TqGg2_NIyaI/AAAAAAAAARg/pAt3aez3ERU/s1600/CIMG3577xy.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="text-align: left;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " src="http://3.bp.blogspot.com/-ySF3GsaVqSQ/TqGg2_NIyaI/AAAAAAAAARg/pAt3aez3ERU/s320/CIMG3577xy.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665986672748710306" /&gt;&lt;/a&gt;"Pengambilan sumpah dan sepatah-dua patah kata dari KPT (singkatan apa itu? cari tau aja sendiri :p), di foto ini ayah saya yang lagi ngadep belakang, hehe."&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-hnCz3VDfICE/TqGg3GULVuI/AAAAAAAAARo/MKRR0c3fsTU/s1600/CIMG3580xy.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-hnCz3VDfICE/TqGg3GULVuI/AAAAAAAAARo/MKRR0c3fsTU/s320/CIMG3580xy.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665986674657285858" /&gt;&lt;/a&gt;"Foto bersama rekan"&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MSKB3CjHDYA/TqGg3Ae52CI/AAAAAAAAAR0/WKhjwzzPT4k/s1600/CIMG3585xy.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-MSKB3CjHDYA/TqGg3Ae52CI/AAAAAAAAAR0/WKhjwzzPT4k/s320/CIMG3585xy.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665986673091663906" /&gt;&lt;/a&gt;"Perkenalan ayah saya, ditemani ibu saya :)"&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1n_0m6-w5F8/TqGg3kgNsFI/AAAAAAAAASE/3PBfY0g7V0A/s1600/CIMG3587x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-1n_0m6-w5F8/TqGg3kgNsFI/AAAAAAAAASE/3PBfY0g7V0A/s320/CIMG3587x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665986682760835154" /&gt;&lt;/a&gt;"Penyanyi Papua bersuara emas :D"&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-oRanokv_MX4/TqGg31025UI/AAAAAAAAASQ/w97R8W4Q6hg/s1600/CIMG3588x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-oRanokv_MX4/TqGg31025UI/AAAAAAAAASQ/w97R8W4Q6hg/s320/CIMG3588x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665986687410824514" /&gt;&lt;/a&gt;"Ibu saya menyumbang satu lagu loh (jangan salah, ibu saya pernah dapet juara 1 lomba karaoke, jadi jangan ragukan kualitas suaranya, huehehe), ditemani ayah saya :D"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus...ini pemandangan di depan kantor ayah saya:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--OT2TTeSkD0/TqGjbubSQ5I/AAAAAAAAASc/JEi1RMRdFFY/s1600/CIMG3596x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/--OT2TTeSkD0/TqGjbubSQ5I/AAAAAAAAASc/JEi1RMRdFFY/s320/CIMG3596x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665989502923064210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara ini, bahkan belum selesai benar acaranya, saya merasa sedikit pusing dan sakit perut, kemudian minta pulang duluan ke rumah dinas ayah saya (kebetulan tepat di belakang kantor, jadi tinggal jalan kaki). Di rumah, saya menahan sakit sampe ketiduran. Bangun-bangun malah muntah :'(&lt;br /&gt;Begh, lemes banget deh, kalo nggak salah dalam waktu kurang dari 6 jam saya sudah 4 kali muntah. Nggak tau kenapa, tapi keadaan saya bikin orang tua kuatir, dan malamnya saya dibawa ke dokter di RSAD Marten Indey. Dokternya masih muda masa', trus... *stop ken, bahaya*&lt;br /&gt;Ya, lanjut lagi, saya dikasi (baca: dibeliin ayah saya berdasarkan resep dokter) obat-obatan yang entah apa itu, trus diagnosis dokter itu ada kemungkinan virus dari makanan atau bisa juga dipicu maag. Piye tho dok.&lt;br /&gt;Setelah dari dokter, makan bersama dan minum obat, saya merasa cukup baikan, kemudian kami sekeluarga ngaji bareng, harapannya biar rumah itu terjaga selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiiin (soalnya banyak cerita kriminal di sekitar sana, aduh, mohon doanya ya semua agar tidak terjadi apa-apa selama ayah saya di sana). Rumah dinas itu, lumayan gede sih, tapi nggak berisi apa-apa, hehe yaiyalah kudu ngisi barang sendiri. Terus yang paling memprihatinkan adalah...air di sana biasanya cuma ngalir 3 hari sekali. &lt;i&gt;Oh my&lt;/i&gt;. Pantes, bak kamar mandinya gedeeee banget, sekitar 3x lebih gede daripada bak kamar mandi biasa. Ternyata tujuannya buat nampung air kalo-kalo lagi nggak ngalir. Kami jadi ngerasain yang namanya gak make air ngalir buat ngapa-ngapain. Tapi beberapa hari setelah saya, ibu saya, dan kakak saya pulang ke Depok, ayah saya mengabarkan kalau airnya mulai ngalir lagi dan bak sudah terisi penuh. Selain masalah air, listrik juga sering mati. Hiks. Sekali lagi, mohon doanya untuk kemudahan hidup ayah saya (dan nantinya ibu saya yang akan menemani) di Jayapura sana :'(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari 15 Oktober 2011...&lt;br /&gt;Yap, saya merasa lebih segar, kemudian saya meyakinkan kepada semuanya bahwa saya tidak apa-apa dibawa jalan-jalan. Mau kemanakah kami? Sebenernya bingung, tapi tempat wisata terdekat adalah Polimak, yaitu puncak tertinggi di Jayapura (kalo nggak salah loh yah), jadi kalo naik ke situ kita bisa lihat seluruh kota Jayapura. Di sana ada plang "JAYAPURA CITY" yang kalo malem nyala-nyala dan keliatan dari jauh.&lt;br /&gt;Berikut foto-fotonya:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-u96Cvt-ufcM/TqOC5H_vTII/AAAAAAAAATA/qsTrDYkfk90/s1600/CIMG3605x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-u96Cvt-ufcM/TqOC5H_vTII/AAAAAAAAATA/qsTrDYkfk90/s320/CIMG3605x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666516674072759426" /&gt;&lt;/a&gt;"Salah satu sudut pemandangan dari Polimak"&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-8wyPHrRSZ-w/TqOCRdea-TI/AAAAAAAAAS0/KEsU5LlNKUw/s1600/CIMG3603x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8wyPHrRSZ-w/TqOCRdea-TI/AAAAAAAAAS0/KEsU5LlNKUw/s320/CIMG3603x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666515992643828018" /&gt;&lt;/a&gt;"Sudut perkotaan dilihat dari Polimak"&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5WgQ0Y-G4tY/TqODKfY_ZbI/AAAAAAAAATM/SmTsTceUHz4/s1600/CIMG3610x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-5WgQ0Y-G4tY/TqODKfY_ZbI/AAAAAAAAATM/SmTsTceUHz4/s320/CIMG3610x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666516972410463666" /&gt;&lt;/a&gt;"Pelabuhan yang kelihatan dari Polimak (keliatannya kecil ya, padahal...gatau juga sih,hehe)"&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-zCmQsyndcL4/TqOB96EO0AI/AAAAAAAAASo/CoQ4HSLFjbU/s1600/CIMG3602x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-zCmQsyndcL4/TqOB96EO0AI/AAAAAAAAASo/CoQ4HSLFjbU/s320/CIMG3602x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666515656721223682" /&gt;&lt;/a&gt;"Foto keluarga ^^"&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-x_koKUx6mEc/TqOHEp7_HrI/AAAAAAAAATY/QG2Qmyd3NIQ/s1600/CIMG3633x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-x_koKUx6mEc/TqOHEp7_HrI/AAAAAAAAATY/QG2Qmyd3NIQ/s320/CIMG3633x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666521270208896690" /&gt;&lt;/a&gt;"Nah kalo ini kalo kita liat Polimak dari bawah...foto-foto sebelumnya diambil dari Polimak-ny. (ehem, no sara ya, apapun yg Anda lihat di foto ini :) )"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis dari situ...kami belanja-belanji di swalayan grosir gitu. Eh eh eh. Saya kambuh lagi sakitnya, jadi abis dari situ langsung pulang ke rumah dinas, hikss :'(&lt;br /&gt;Karena besok pagi-pagi kami (saya, ibu saya, dan kakak saya) pulang ke depok, maka tak ada waktu lain untuk mencari oleh-oleh selain malam itu. Maka pergilah kami ke suatu tempat pusat oleh-oleh kerajinan dari Papua. Awalnya kami ke toko Aneka Batik yang menyediakan kain dan pakaian batik Papua. Kemudian ke suatu tempat yang saya lupa namanya, untuk membeli beberapa kerajinan tangan sebagai oleh-oleh. Banyak yang jualan koteka loh. Tapi ngapain juga sih saya beli koteka -_-&lt;br /&gt;Saya beli gelang kayu warna-warni bertuliskan "Papua" dan gantungan kunci bentuk alat musik pukul (duh apaan ya namanya) bertuliskan "Papua" dan bergambar Cenderawasih. Sebenernya pengen beli gantungan kunci yang lebih menggambarkan Papua, tapi pilihan lain berbentuk ukiran muka serem (maaf saya nggak tau itu apa, menurut saya serem T_T) dan bentuk koteka. Karena gantungan kunci mau saya kasih ke teman-teman laki, jadi nggak enak aja kalo ngasihnya bentuk itu, nanti dikira melecehkan. *opo iki*&lt;br /&gt;Ini sampel oleh-olehnyah, boleh tagih ke saya langsung kalo berani dan kalo masih sisa, hehe:&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Y_4-Tbs1t1Q/TqOxZw-V8-I/AAAAAAAAAUU/mO6XxtzBRCk/s1600/2011-10-23%2B12.59.09.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 192px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Y_4-Tbs1t1Q/TqOxZw-V8-I/AAAAAAAAAUU/mO6XxtzBRCk/s320/2011-10-23%2B12.59.09.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666567812363449314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhiiiir, ini sebagian jepretan di jalanan Jayapura :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-_kiyZmuUnXE/TqOzJ06h-iI/AAAAAAAAAUg/ueBkocU7rNg/s1600/CIMG3625x.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-_kiyZmuUnXE/TqOzJ06h-iI/AAAAAAAAAUg/ueBkocU7rNg/s320/CIMG3625x.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666569737566550562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-GMM-7Fp0Ipw/TqOzatBlm9I/AAAAAAAAAUs/0IqpsNbE_fo/s1600/CIMG3636x.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-GMM-7Fp0Ipw/TqOzatBlm9I/AAAAAAAAAUs/0IqpsNbE_fo/s320/CIMG3636x.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666570027506441170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-9OBi4ddP_hY/TqOzplT0g9I/AAAAAAAAAU4/VJqX5oFGt8Q/s1600/CIMG3638x.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9OBi4ddP_hY/TqOzplT0g9I/AAAAAAAAAU4/VJqX5oFGt8Q/s320/CIMG3638x.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666570283133469650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-G8g3jKTYbAI/TqO4dpkIhQI/AAAAAAAAAVE/nWw_XA6LIzM/s1600/CIMG3640x.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-G8g3jKTYbAI/TqO4dpkIhQI/AAAAAAAAAVE/nWw_XA6LIzM/s320/CIMG3640x.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666575575675340034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-O-wiykAOxVo/TqO477C3F8I/AAAAAAAAAVQ/i_Lqxxe6Qug/s1600/161020111079.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-O-wiykAOxVo/TqO477C3F8I/AAAAAAAAAVQ/i_Lqxxe6Qug/s320/161020111079.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666576095763699650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Oktober kami pulang sekitar pukul 07.30 WIT dari Bandara Sentani dan sampai di Bandara Soetta sekitar pukul 13.00 WIB. Sampai Depok sore sekitar pukul 16.00 WIB. Alhamdulillah, meski perjalanan pulang ini sangat kurang menyenangkan bila dibandingkan dengan perjalanan keberangkatan. Kenapa? Yap, karena kami menggunakan maskapai penerbangan "Singa Udara", dan...yeah, kaga dikasi makan/minum barang sedikit-dikit acan. &lt;i&gt;That's hurts&lt;/i&gt;, beb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sebelum ditutup, biasanya kan saya ada klosing-stetmen getoh yah.&lt;br /&gt;Secara keseluruhan...kesan saya di Jayapura:&lt;br /&gt;1. Masyarakatnya raaamaaaaahhh banget (&lt;i&gt;you have to believe it!&lt;/i&gt;);&lt;br /&gt;2. Agak rawan untuk jalan-jalan sendirian, apalagi malem-malem. Ya nggak pernah sih, tapi ngebayanginnya aja serem. Ada beberapa orang mabuk di jalanan, mengganggu tapi kayak nggak bisa diapa-apain lagi T_T Ayah saya jg heran kenapa nggak ditertibkan oleh aparat, tapi ya gitu, udah dianggep biasa, nggak ada yg berani sama pemabok :( Sayang bgt, padahal orang sana kalo gak kena alkohol pada baik-baiiiik bgt loh...&lt;br /&gt;3. Jalanan berbukit-bukit, rasanya nanjak-turunan muluuu. Pernah ngerasa jalanannya makin nanjak terus (nggak turun2), pas liat di samping, ehh udah keliatan jalanan yang di bawah gitu (kayak ngeliat jalanan dari atas &lt;i&gt;flyover&lt;/i&gt;). Tinggi banget, subhanallah memang "&lt;i&gt;flyover&lt;/i&gt;" buatan Allah itu..&lt;br /&gt;4. Bukan tempat yang tepat untuk wisata kuliner, menurut saya loh yah, hehe.&lt;br /&gt;5. Mata kita dimanjakan dengan pemandangan indah berupa hamparan laut yang dekat dengan jalanan kota, plus tampak "taburan" pulau-pulau kecil di laut tersebut :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap, sebenernya masih banyak tapi sulit diungkapkan dengan kata-kata :p&lt;br /&gt;Meski singkat, tapi saya merasa beruntung sudah sempat melihat salah satu kota di pulau bagian timur Indonesia itu. &lt;br /&gt;Satu hal lagi yang ingin saya sampaikan...&lt;br /&gt;Karena kontur yang berbukit-bukit, ketika perjalanan di sana kami sering berada di atas dan dapat melihat jalanan/kota di bawahnya yang tampak keciiil sekali. Subhanallah. Entah bagaimana Kursi Allah, yang bahkan lebih luas dan besar dari pada langit dan bumi ini. Allah Mahabesar, Mahatinggi, Pencipta Segala Keindahan Alam yang dapat kita nikmati di sana :)&lt;br /&gt;Kapan-kapan kita tafakur alam bareng dah ke Jayapura, hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4088137546713606902?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4088137546713606902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4088137546713606902' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4088137546713606902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4088137546713606902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2011/10/mampir-jayapura.html' title='Mampir Jayapura'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-rYOC6Tp3vKw/TqRFmAM3xmI/AAAAAAAAAVc/LozGsbF7FjY/s72-c/header.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-1236669135621968339</id><published>2011-09-12T08:32:00.002+07:00</published><updated>2011-09-12T08:48:56.252+07:00</updated><title type='text'>Jadwal Semester 7.</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--cqxaiAfYZc/Tm1ioifuNpI/AAAAAAAAAQc/ZJMLWO_cn0A/s1600/jadwalSemester7.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 132px;" src="http://4.bp.blogspot.com/--cqxaiAfYZc/Tm1ioifuNpI/AAAAAAAAAQc/ZJMLWO_cn0A/s320/jadwalSemester7.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5651281556013987474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan SKS, tiga mata kuliah.&lt;br /&gt;Senin, Selasa, Rabu.&lt;br /&gt;11.00 - 13.30.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kedengarannya santai kayak di pantai, tapi nggak tau juga nih. Waktu lowongnya ingin dioptimalkan untuk persiapan skripsi (proposal skripsi). Semoga waktu lowongnya benar-benar bisa bermanfaat.&lt;br /&gt;Baiklah, mari buka lembar baru semester ini.&lt;br /&gt;Bismillahirrohmaanirrohiim.&lt;br /&gt;Doakan saya ya! &gt;_&lt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-1236669135621968339?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/1236669135621968339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=1236669135621968339' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1236669135621968339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1236669135621968339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2011/09/jadwal-semester-7.html' title='Jadwal Semester 7.'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--cqxaiAfYZc/Tm1ioifuNpI/AAAAAAAAAQc/ZJMLWO_cn0A/s72-c/jadwalSemester7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-149715373420860251</id><published>2011-07-01T08:58:00.033+07:00</published><updated>2011-07-14T00:25:30.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjalanan'/><title type='text'>My Super Trip : Taiwan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-xjP_ZjnTUt0/Th3OWP4wKHI/AAAAAAAAAQE/E46DnXxgHdc/s1600/awalan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-xjP_ZjnTUt0/Th3OWP4wKHI/AAAAAAAAAQE/E46DnXxgHdc/s320/awalan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628881990900000882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Udah, nggak usah sok kaget baca judulnya.&lt;br /&gt;*baru mulai udah ngajak ribut, hehe, ampun*&lt;br /&gt;Tanggal 9 sampai 13 Juni 2011 lalu, saya dan kedua orang tua saya tercinta bertandang ke negeri Taiwan. Ada yang nggak tau Taiwan? Nggak papa. Taiwan adalah negara di Asia Timur, berupa satu pulau imut. Nggak imut-imut banget sih, masih imutan aku. *minta dijitak* Taiwan juga dikenal sebagai Pulau Formosa (bukan Forum MPK/OSIS Smansa ya, plis). Ada yang tau F4? Jerry Yan, Vic Zhou, Ken Zhu, Vanessa Wu? (eyaampun masi apal ajah sayah). Yang Meteor Garden itu loh. Iya, mereka kan dari Taiwan. Tapi kata kakak saya mereka nggak begitu terkenal di sana. Kasian..&lt;br /&gt;Eh, inih mulai nggak fokus inih.&lt;br /&gt;Balik lagi. Jadi, kakak saya yang kedua menempuh studi di NCYU (National Chia Yi University) diwisuda tanggal 11 Juni. Dengan demikian, kedua orang tua saya ingin hadir dan berkunjung ke sana. Saya sebagai anak yang baik hati dan punya waktu lowong (eh, padahal ninggalin beberapa acara juga sih di depok, hehe, maap) tidak tega melihat kedua orang tua saya pergi berdua saja. Melalui pertimbangan panjang saya pun ikut (halah, padahal emang saya yang ngerengek ikut :p).&lt;br /&gt;Nah, saya yakin 57% pembaca postingan ini penasaran dengan kisah kami di sana. Ikuti ceritanya...&lt;br /&gt;(Tapi mohon tabah karena ini adalah postingan yang sangat panjang, hehe)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya cerita prosesnya dulu ya.&lt;br /&gt;Yap, inilah perjalanan ke luar negeri pertama untuk saya. Walaupun punya paspor dari tahun 2009, tapi masih suci banget tuh paspor sampe akhirnya saya akan berangkat ke Taiwan tahun 2011 ini. Untuk masalah visa ke Taiwan, kita perlu mengurusnya di Gedung Artha Graha (AG) di Jakarta Selatan. Deket Komdak/Polda Metro Jaya. Alhamdulillah kami dipermudah, cepat prosesnya.&lt;br /&gt;Awalnya kami sudah booking pesawat China Airlines, tapi di H-sekian hari, ternyata baru diketahui ada kesalahan nama booking dengan nama paspor ayah saya. Berhubung hal itu tidak dapat diperbaiki dan pesawat China Airlines saat itu full booking, maka kami disarankan abang-abang agen tiket untuk menggunakan Eva Airlines atau yang biasa disebut Eva Air. Baru denger sih, tapi katanya bagus juga.&lt;br /&gt;Di H-1 keberangkatan, saya browsing tentang Eva Air, dan mencari tau tentang makanan pesawat. Oh maiii, saya mendadak panik kalo makanan pesawat nggak halal, berhubung negara yang dituju bukan negara Muslim. Dan dari berbagai sumber di dunia maya, seharusnya kita sudah pesan makanan halal (biasa disebut "Moeslem Meal" atau kode "MO") sejak awal booking. Aaaak. Ada yang bilang cari amannya pilih menu ikan karena ikan tidak dimasak dengan minyak babi. Yaudah.&lt;br /&gt;Jadwal keberangkatan kami pukul 14.15 WIB. Ketika check-in di Bandara Soetta, kami menanyakan kepada mbak-mbak petugas check-in Eva Air, apakah kami masih bisa memesan Halal Food atawa MO. Ternyata eh ternyata, alhamdulillah makanan dari Indonesia semuanya halal, tapi kalau yang dari sana (Taiwan) memang ada kemungkinan tidak halal. Dan oleh mbak-mbak baik hati itu, kami didaftarkan secara online untuk memesan MO di pesawat pulang (Taiwan-Indonesia) nanti. Alhamdulillah, sudah terjamin :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, udah panjang ya jenk?&lt;br /&gt;Okeh, lanjut. Perjalanan pesawat menghabiskan waktu sekitar 5 jam. Uh wow. Tapi nggak tau ya, kok saya nyaman-nyaman aja tuh, dan nggak ada rasa pengang di kuping (itu loh, rasa yg biasanya timbul di kuping saat naik pesawat/kelamaan di bus AC). Pramugari Eva Air ini orang Mandarin semua. *yaiyalah, masa orang Afrika* Mereka kalo jalan buru-buru banget, nggak tau ngapain. Trus kalo ngomong asal pake basa Mandarin aja, lah kita kaga ngatri. Pas nawarin makan misalnya, doi udah ngomong Mandarin panjaaaang, kita bilang, "sorry?" dan dia bilang "fish or chicken?". Dalem ati, "laaah tadi Mandarin-nya panjang deh, ternyata artinya sependek itu? Huehehe".&lt;br /&gt;Ampun bray. Lanjut.&lt;br /&gt;Sampe di Taoyuan Airport (bandara di sono), kami foto2. Haha. Boleh dilirik sebagian foto kami:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ZSw_p3LVUTA/Tg08ZTA4oZI/AAAAAAAAANU/nK7OeJh1JlY/s1600/bandara.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 270px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ZSw_p3LVUTA/Tg08ZTA4oZI/AAAAAAAAANU/nK7OeJh1JlY/s320/bandara.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624217914953998738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di loket imigrasi, ternyata kami terlebih dahulu harus mengisi form imigrasi versi sana. English sih. Yakali Mandarin, buta huruf kami...&lt;br /&gt;Selesai ngisi form, ehh ada rombongan TKI yang ngantri ke petugas imigrasi, padahal tadinya sepi. Orang tua saya yang merasa udah dari tadi di sono merasa tidak adil dan langsung buru-buru ke bagian depan loket. Petugas nyuruh kami ikut antrian, tapi ortu ogah. Saya juga disuruh ke antrian, saya sih mau nurut, tapi kata ortu dgn agak keras, "jgn mau ken, ayo sini". Laaahh bingung saya. Yauda saya lebih nurut ortu, jadi ke depan deh, dan petugas gak bisa ngapa-ngapain, saya dipersilakan ke salah satu loket yang sebenernya utk Citizen, bukan Foreign. Kebetulan loket itu sepi. Yap, keributan tadi diwarnai dengan interaksi petugas pake bahasa Mandarin dan kami pake bahasa Indonesia. Huahahaha, rame dah tuh airport gara-gara kami.&lt;br /&gt;Setelah ketemu kakak saya dan ipar saya, kami meninggalkan Bandara menuju Tainan, tempat apartemen kakak dan ipar saya. Pertama-tama naik bus ini:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FgEO5IkVhEs/Tg0_Ngs0gnI/AAAAAAAAANc/pnIdVpZUFvg/s1600/bus%2B1-x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FgEO5IkVhEs/Tg0_Ngs0gnI/AAAAAAAAANc/pnIdVpZUFvg/s320/bus%2B1-x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624221011004392050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Uwah, oke tuh bus, bersih, nggak sumpek, nyaman. Rencananya kami mau naik HSR (High Speed Railways), tapi ternyata jam segitu (skitar jam 11an malem) udah abis tiketnya/nggak ada kereta lagi. Yauda, kita naik bus lagi, sebelumnya kami nunggu di sini:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-TD58bWJHrGY/Tg1ApJ7Qz5I/AAAAAAAAANs/T9n9p68pE4Y/s1600/nunggu%2Bbus.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 303px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-TD58bWJHrGY/Tg1ApJ7Qz5I/AAAAAAAAANs/T9n9p68pE4Y/s320/nunggu%2Bbus.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624222585438916498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Liat ibu-ibu yang potonya di sebelah kiri bawah? Itu petugas kebersihan, subhanalloh, udah skitar jam 12 malem padahal, masih aja nyapu, dan padahal nggak terlalu kotor tempatnya. Terus yang di sebelah kanan tengah itu, mesin penjual koran otomatis. Iseng aja saya poto, kalo di Indonesia saya baru liat Koran Jakarta yang ada mesin otomatisnya.&lt;br /&gt;Bus kedua, saya lupa tempat tujuannya, busnya kyk gini (nggak ada tampak depan, ga sempet poto):&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-zdwQJmJMAq8/Tg1AWNCwLZI/AAAAAAAAANk/9M-nw6GwfYM/s1600/bus%2B2-x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-zdwQJmJMAq8/Tg1AWNCwLZI/AAAAAAAAANk/9M-nw6GwfYM/s320/bus%2B2-x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624222259858124178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bus itu ternyata tidak sebaik yang kami kira, kami diturunkan di pinggir jalan yang ga jelas itu dimana, katanya sih emang di situ harusnya kami turun dan nyambung bus lagi. Pas turun, langsung disambut taksi. Kakak saya ogah naik taksi, trus pas si abang taksi itu nanya-nanya, kakak saya bilang ke ortu "jangan dijawab". Nggak ngerti kenapa. Doi lagi panik juga kali yak. Trus kakak dan ipar nyari-nyari tau tentang dimana kami bisa dapetin bus sambungan, sementara kami nunggu di tempat itu. Saya deg-degan, udah cuma bertiga sama ortu, malem-malem, di negeri orang pula. Alhamdulillah kakak dan ipar nemuin semacem agen bus gitu, dan kami mulai menyusuri jalan raya ke tempat agen bus itu. Setelah menunggu beberapa menit, bus kami datang. Subhanalloh. Walhamdulillah. Ini bus nyaman bangeeeeet, kursinya 1-1, ada TV di depan kursi masing-masing, ada pemijat otomatis di kursinya, ada selimut, ada air mineral gelas, dan ada stik game. Waaaaaaa, silakan diliat busnya, plus saya yang entah kenapa nggak bisa tidur di dalem perjalanan, hiks:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-XcObkw0qK0M/Tg1DHCcv0vI/AAAAAAAAAN0/MhcPtarFpX0/s1600/bus%2B3.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 257px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-XcObkw0qK0M/Tg1DHCcv0vI/AAAAAAAAAN0/MhcPtarFpX0/s320/bus%2B3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624225297851208434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di bus itu, saya ngetweet. Huahaaa, bisa ngetwit massaaaaa? *iye, norak*&lt;br /&gt;Kurang lebih pukul 03.00 waktu setempat kami tiba di Tainan, kota tempat apartemennya kakak dan ipar saya. Berhubung subuh di sana kurang lebih pukul 04.00, jadi pada kaga tidur. Sekitar pukul 06.00-07.00 baru pada tidur-tidur cantik (?), setelah itu siap-siap jalan-jalan menyusuri kota.&lt;br /&gt;Sebelum kemana-mana, kami ke kantor pos dulu. Ngapain? Ngepos surat? Bukan. Kami (baca: ayah saya) nukerin duit dulu di sana, dari US$ jadi NT atawa $Taiwan. Lalu jalan-jalan, masuk ke dalem mall. Jangan ditanya kami beli apa. Soalnya emang gak beli apa-apa. Huehehe. Mahal-mahal banget bok, goodiebag kecil aja harganya mencapai 500ribu kalo di-convert ke Rupiah. Keluar dari mall, kami ke tempat pusat jajanan di jalan gitu. Beli jus. Slurp! Ini poto-potonya :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-OZqiZaMc3F0/Thz_AJb55GI/AAAAAAAAAN8/rDoGjDslgYk/s1600/tainan.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 248px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-OZqiZaMc3F0/Thz_AJb55GI/AAAAAAAAAN8/rDoGjDslgYk/s320/tainan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628654012304319586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah kembali sebentar ke apartemen, ayah dan ipar saya bersiap sholat jumat, sementara saya, ibu, dan kakak saya jalan-jalan sebentar (plus narsis-narsisan) di sekitar apartemen :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zEdBQQlHA-8/Thz_gPen_kI/AAAAAAAAAOE/Ba6yF8Mc214/s1600/tainan%2B2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 262px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zEdBQQlHA-8/Thz_gPen_kI/AAAAAAAAAOE/Ba6yF8Mc214/s320/tainan%2B2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628654563682156098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sorenya, kami menuju stasiun kereta untuk menuju Chiayi, kota tempat universitas dan asrama kakak saya. Berikut foto stasiun dan di dalam kereta yang...uh wow, keren. Juga foto pemandangan di luar kereta, yang menunjukkan betapa kompleksnya mata pencaharian mereka--dengan jarak yang berdekatan, ada pertanian, perkebunan, dan tidak jauh dari sana ada pabrik-pabrik. Foto :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-T5XcdUkDFB0/Th0AMzFDANI/AAAAAAAAAOM/dY7AIJFHHko/s1600/tainan-chiayi%2Bkereta.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 205px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-T5XcdUkDFB0/Th0AMzFDANI/AAAAAAAAAOM/dY7AIJFHHko/s320/tainan-chiayi%2Bkereta.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628655329152794834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tiba di Chiayi, kakak saya menghubungi seorang supir taksi langganannya, namanya David. Dia supir taksi yang sangat baik hati. Bisa bahasa Indonesia meski hanya untuk bilang "terima kasih", haha. Dan setiap kami masuk ke dalam taksinya (ya, selama di Chiayi kakak saya selalu memanggil David untuk mengantar kami dengan taksinya), dia menyetel video konser Siti Nurhaliza. Biar klop ke-Melayu-annya kali ya... Ini foto-foto kedatangan kami di Chiayi, plus bonus David loh :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-HG5L9B_egeI/Th0Bwvl4p0I/AAAAAAAAAOU/k2ochUKdaXE/s1600/chiayi.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 236px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HG5L9B_egeI/Th0Bwvl4p0I/AAAAAAAAAOU/k2ochUKdaXE/s320/chiayi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628657046203705154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Makanan yang tampak dalam foto itu adalah makanan di warung vegetarian. Di sana, kami boleh ambil sepuasnya, lalu ditimbang, dan kita diharuskan membayar sesuai dengan berat timbangannya. Saya yang kelaparan cukup kalap dalam mengambil makanannya. Waktu dicoba...hiks. Rasanya tak seperti yang saya harapkan. Mungkin memang di sana tidak kaya akan bumbu ya (tidak sekaya bumbu Indonesia). Saya agak enek, tapi saya usahakan semaksimal mungkin ada yang masuk ke dalam perut saya, daripada maag.&lt;br /&gt;Selanjutnya, menuju guest house di NCYU. Ya, guest house itu ada di dalam kampus kakak saya, dan sudah disewa oleh kakak saya. Wah, bagus, kayak hotel. 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, 1 dapur, 1 ruang tv. Di luar room juga ada dapur umum dan mesin cuci koin yang boleh kita gunakan.&lt;br /&gt;Malamnya, kakak dan ipar saya mau ke supermarket. Sayang sekali untuk saya lewatkan. Maka, saya ikut-ikutan tuh. Kami menunggu bus di minimarket 7/11 kampus, dan setelah masuk, saya foto bagian dalam busnya :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gciTmcp8Iw4/Th0EJFAqpOI/AAAAAAAAAOc/mCEGMDW0Ztc/s1600/chiayi%2B-%2Bbus.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 246px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-gciTmcp8Iw4/Th0EJFAqpOI/AAAAAAAAAOc/mCEGMDW0Ztc/s320/chiayi%2B-%2Bbus.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628659663293293794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bus itu tanpa kenek. Kita memasukkan uang/kartu ke dalam salah satu mesin di sana sesuai dengan tujuan kita. Ah saya kaga ngatri dah begituan. Coba-coba yang ngerti, bikin dah di Indonesia.&lt;br /&gt;Belanja di supermarket juga tak lepas dari foto-memfoto. Huehehe. Nama supermarketnya RT Mart. Lucu deh, kereta belanjanya dirantai, nah kalo mau ambil kita masukin uang koin 10 NT ke dalam salah satu bagian di keretanya, sehingga rantainya lepas. Nah 10 NT itu kan masih ada di dalam kereta belanja yang kita gunakan, setelah kita kembalikan lagi dengan rapi di barisannya dan merantainya, bagian yang kita masukin koin itu terbuka, dan bisa kita ambil lagi. Jadi kalo nggak dibalikin dengan rapi, kita kehilangan 10 NT deh. Lucu nggak? Enggak ya? Yaudah. Foto :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-j5-zBhQUZwo/Th0EsMQWTgI/AAAAAAAAAOk/BjAkcl_dfyQ/s1600/RT%2BMart%2Bchiayi.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 280px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-j5-zBhQUZwo/Th0EsMQWTgI/AAAAAAAAAOk/BjAkcl_dfyQ/s320/RT%2BMart%2Bchiayi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628660266533539330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pagi tanggal 11 Juni 2011, kami berjalan-jalan mengitari kompleks kampus. Kampus NCYU ini cukup asri, banyak hutan, gak kalah deh sama UI. Tapi entah kenapa, aura-auranya kok sama kayak waktu saya menginjakkan kaki di kampus UNS (Solo) ya. Mungkin karena suasananya lebih damai daripada kampus di dekat ibu kota. Di pinggir-pinggir jalanan kampus banyak terparkir sepeda milik civitas akademika di sana. Dengan keadaan terkunci, tentunya. Coba dilirik hasil jepretan di sana:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-H5hehJWKkrU/Th2sYaJb6OI/AAAAAAAAAOs/LCq1nqvCgp0/s1600/kampus%2BNCYU.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 218px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-H5hehJWKkrU/Th2sYaJb6OI/AAAAAAAAAOs/LCq1nqvCgp0/s320/kampus%2BNCYU.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628844644618725602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah jalan-jalan pagi, kami bersiap untuk menghadiri acara inti dari kedatangan kami di sana : wisuda kakak. Namanya memang wisuda, pake toga, tapi...di sana wisuda itu pada belum sidang. Huaha. Mungkin karena itu, jadi mereka nggak heboh-heboh banget dalam menghadapi wisuda (misalnya berpakaian seadanya, bahkan ada yang pake sendal jepit. tengok aja foto berikut). Narsis di wisuda:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ala47tiLxN8/Th23oKxgmzI/AAAAAAAAAO0/r6QLpyGIQPw/s1600/wisuda.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 185px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ala47tiLxN8/Th23oKxgmzI/AAAAAAAAAO0/r6QLpyGIQPw/s320/wisuda.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628857009997650738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara wisuda, kami kembali ke guest house. Esok paginya, kami berangkat menuju Taipei. Ya, ibukota Taiwan :)&lt;br /&gt;Kami berangkat naik HSR. Iya, kereta cepet. Perjalanan Chiayi-Taipei yang jika dilalui dengan kendaraan biasa mungkin akan memakan waktu berjam-jam, tapi dengan HSR, hanya dibutuhkan waktu sekitar 1 jam. Ini dia stasiun HSR dan di dalam HSR (duh, keren, kayak pesawat) :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5vZovxodThc/Th243cZELsI/AAAAAAAAAO8/h0iu-DTcl_E/s1600/HSR%2Bchiayi%2B-%2Btaipei.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-5vZovxodThc/Th243cZELsI/AAAAAAAAAO8/h0iu-DTcl_E/s320/HSR%2Bchiayi%2B-%2Btaipei.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628858371936628418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Turun dari HSR, uh wow, stasiunnya (Taipei Railway Station) keren abissss. Ramai tapi tertib dan bersih. Setelah masukin barang ke hotel di dekat sana (Cosmos Hotel), kami lanjut naik MRT (Mass Rapid Transit), kereta bawah tanah yang katanya gak pake masinis tapi pake mesin otomatis. Aaaaa, keren. Meski berdiri, tapi tetap nyaman di dalamnya. Tiketnya berupa koin berwarna biru. Pas mau masuk area menuju MRT, tempelin tu koin di salah satu bagian mesin, dan palang pun akan terbuka untuk kita lewati. Pas mau keluar, masukin tuh koin ke dalam mesin yang tersedia, dan palang akan terbuka untuk kita keluar. Foto menuju, di dalam, dan keluar MRT :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-sV9Ou0zf_UQ/Th26KeCYDJI/AAAAAAAAAPE/Rgy5Rszh9Rw/s1600/MRT-x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-sV9Ou0zf_UQ/Th26KeCYDJI/AAAAAAAAAPE/Rgy5Rszh9Rw/s320/MRT-x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628859798307474578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ngapain kita naik MRT? Jengjengjeng. Jawabannya adalah : menuju tempat wisata. Ihiy. Kami ke Chiang Ka Shek Memorial Hall. Chiang Ka Shek adalah tokoh sejarah Taiwan yang terkenal. Ah, sebenernya saya sok tau sih. Tapi yang pasti beliau adalah orang penting dalam sejarah Taiwan, sampe-sampe dibikinin Memorial Hall-nya. Waktu ke sana, cuaca lagi super terik. Hiks, kasian mama dan bapak :'( Kalo saya sih, di Depok juga sering panas-panasan di kampus. Haha. Ini hasil narsis di luar Chiang Ka Shek :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-kW5v3pcwg2U/Th28TedyMtI/AAAAAAAAAPM/qauKLoyOof8/s1600/chiang%2Bka%2Bshek%2B-%2Bluar.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 249px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-kW5v3pcwg2U/Th28TedyMtI/AAAAAAAAAPM/qauKLoyOof8/s320/chiang%2Bka%2Bshek%2B-%2Bluar.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628862152064512722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ini hasil narsis di dalam. Ah, ada yang merasa pernah liat patung super besar itu? Iya, itu patungnya Chiang Ka Shek. Ada dua tentara yang bertugas menjaga patung itu. Tugasnya menjaga, tapi jadi objek poto-poto. Hihi. Abisnya mereka "beku" alias nggak boleh gerak, jadi lucu aja, bahkan kami goda-godain mereka, berharap mereka ketawa XD Kebetulan pas nyampe di atas ada upacara pergantian tentara yang jaga. Liat aja deh ya fotonya :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VohaUKmJ7m4/Th29uw4R1LI/AAAAAAAAAPU/8ABbEDokPRs/s1600/chiang%2Bka%2Bshek%2B-%2Bdalam.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 287px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-VohaUKmJ7m4/Th29uw4R1LI/AAAAAAAAAPU/8ABbEDokPRs/s320/chiang%2Bka%2Bshek%2B-%2Bdalam.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628863720375571634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah ke Chiang Ka Shek, tebaaaaak kami kemana???&lt;br /&gt;Kami ke TAIPEI GRAND MOSQUE.&lt;br /&gt;*Eit, kok pake kapital semua?? Nggak nyante banget??*&lt;br /&gt;Iya, emang nggak nyante. Di negeri sana kita bakalan rindu sama suara adzan, juga sama saudara-saudara sesama muslim yang tampak dari pakaiannya. Bener deh. Di sana tuh, kami sang keluarga berjilbab--kecuali ayah saya dan ipar saya, yaiyalah--setiap kemana-mana pasti ada yang memandang dengan aneh. Nggak biasa ngeliat orang berjilbab soalnya. Kami sih mencoba "menikmati" sikap mereka. Saya juga sempet becanda ke ortu dan kakak saya, "Coba yuk bilang 'ape lu liat-liat' ke mereka, kan mereka nggak ngerti". Huahaha. Di sana, sholat pun harus bersedia dimana saja. Di bus misalnya. Iya, jangan harap nyari mushola di gedung-gedung kayak di Indonesia, gak bakal ada :|&lt;br /&gt;Nah, setelah perjuangan untuk sampai ke Masjid ini, aaaaaaaaah. Saya terharu, sungguh, tidak berlebihan. Hampir nangis. Di sanalah, tempat para muslim di Taiwan banyak berkumpul. Ada orang Indonesia (banyak loh), India, atau asli Taiwan. Kebetulan itu hari Ahad, dan tiap hari Ahad di masjid itu menyediakan makanan gratis untuk para pengunjungnya. Tebak kami makan apa?? AYAM! BERBUMBU LEZAT! Subhanalloh :')&lt;br /&gt;Oke, mungkin terdengar norak, tapi jika Anda rasakan sendiri, sungguh saat itu benar-benar mengharukan. Di negeri sana boro-boro makan ayam/daging/sejenisnya, karena takut nggak halal. Bumbu juga kayaknya seadanya banget. Eh, di sana disajiin makanan ayam berbumbu lezat. Udah gitu, petugas masjid dengan riang menyambut kami masuk dan memberi jatah makan dengan semangat. Subhanalloh...inikah nikmatnya ukhuwah islamiyah? :')&lt;br /&gt;Foto :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-fopC7IkAYNQ/Th3BBbxX-kI/AAAAAAAAAPc/gb4rER1l9QI/s1600/grand%2Bmosque%2Btaipei.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-fopC7IkAYNQ/Th3BBbxX-kI/AAAAAAAAAPc/gb4rER1l9QI/s320/grand%2Bmosque%2Btaipei.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628867339661867586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan, sholat, dan bersantai di dalam masjid, kami kembali ke hotel untuk merapikan barang ke dalam kamar. Oya, soalnya saat pertama ke hotel kami masih belum bisa masuk kamar, harus nunggu sampe jam 2 siang, jadi awalnya cuma nitip barang dulu.&lt;br /&gt;Sekitar pukul 4 sore, kami berangkat menuju Taipei 101 (baca: Taipei one-o-one). Ada yang tau? Itu, gedung yang kalo nggak salah jadi gedung tertinggi kedua di dunia. Wow. Saya super-excited saat menuju ke sana. Penasaran bok. Setelah sampai, tak lupa kami foto-foto. Ternyata di lantai bawah (lantai 1-5) adalah mall. Dan puncak keindahannya (observatory) dapat dinikmati di lantai 89 dan 88, dengan sebelumnya membeli tiket terlebih dahulu. Huaaaa. Foto saat di bawah (di luar dan di lantai 1-5) :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7lJCExbfaVI/Th3Dbs-kybI/AAAAAAAAAPk/CsA9roaX3wc/s1600/taipei%2B101%2B-%2Bluar%252Clt1%252Clt5.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 274px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-7lJCExbfaVI/Th3Dbs-kybI/AAAAAAAAAPk/CsA9roaX3wc/s320/taipei%2B101%2B-%2Bluar%252Clt1%252Clt5.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628869989980490162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami beli tiket observatory, kami naik lift yang diklaim sebagai lift tercepat di dunia, dengan kecepatan 1010 m per menit. Wauw! Jadi, saat lift mulai bergerak, kuping kita akan terasa agak pengang seperti naik pesawat. Saya nggak begitu ngerti kenapa, ada hubungannya sama tekanan-tekanan gitu ya? Ah, tanya kakak  dan ipar saya aja deh yang anak fisika :|&lt;br /&gt;Waktu yang ditempuh untuk sampai di lantai 89 hanya sekitar 40 detik! Dan sampailah kami pada sesi foto-foto berikutnya, ups, haha, ini foto di lantai 89 :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-XQtotB1R0Ck/Th3Eiz9cD_I/AAAAAAAAAPs/HmRmpB1Shb4/s1600/taipei%2B101%2B-%2Blt89.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 227px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-XQtotB1R0Ck/Th3Eiz9cD_I/AAAAAAAAAPs/HmRmpB1Shb4/s320/taipei%2B101%2B-%2Blt89.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628871211625484274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Eh, foto apa itu yang bulet-bulet? Itu adalah bandul semacam penyeimbang gedung, sebagai antisipasi bencana gempa. Jadi biar gedungnya nggak runtuh saat gempa. KEREN YA! Tapi ternyata, udah ada beberapa gedung di dunia ini yang ada bandul semacam itu. Ayo yang ilmunya di bidang fisika/konstruksi/dll, kapan nih bikin yang kayak gini di Indonesia? :D&lt;br /&gt;Karena keberadaan bandul itu, ada ikon/maskot gedung Taipei 101 yang namanya Damper Baby. Lucu deh. Itu ada juga kok di foto.&lt;br /&gt;Caranya turun dari lantai 89 ke bawah gedung adalah....jengjeng. Turun dulu ke lantai 88. Ngapain? Ah, ternyata di sana banyak hal yang menarik. Salah satunya bisa ngeliat bandul itu lebih dekat. Hehe. Kita ngelewatin lantai yang lucu banget. Jadi kalo tuh lantai nggak diinjek, gambarnya awan-awan gitu. Tapi pas diinjek, keluar gambar perkotaan yang dipotret lewat atas. Selain itu, di lantai 88 ada banyak penjual batu giok, coral, dan sejenisnya. Ada juga batu berwarna ungu, dan mama saya sebagai orang Banjarmasin langsung mengklaim itu adalah kecubung, batu permata yang banyak di Banjar. Hoho. Kata kakak saya, bentuk yang lumayan khas dari Taiwan adalah sayuran kol yang dibuat dari batu permata. Nggak ngerti kenapa. Silakan lihat foto di lantai 88 :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2np9XAA0jXY/Th3HDZpeXxI/AAAAAAAAAP0/JARIc2jrrjE/s1600/taipei%2B101%2B-%2Blt88.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 219px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-2np9XAA0jXY/Th3HDZpeXxI/AAAAAAAAAP0/JARIc2jrrjE/s320/taipei%2B101%2B-%2Blt88.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628873970521366290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari lantai 88 kami menggunakan lift tercepat di dunia itu lagi, hehe, dan sampailah pada lantai 5, lalu sampai bawah, lalu berangkat lagi menyusuri pesona Taipei di malam hari. Lebih tepatnya, cari oleh-oleh. Haha. Kami sempat jajan tahu goreng dan cumi goreng di sana. Yap, sebelum beli, kakak dan ipar saya tentu memastikan kalo itu dimasak pake minyak sayur, bukan minyak babi. Ohh...sulitnya kehidupan kuliner di sana (jadi, bagi Muslim, jangan berharap banyak untuk dapat menikmati wisata kuliner di negeri yang mayoritas non-Muslim). Ini dia foto Taipei malam hari, nggak banyak, soalnya lebih banyak kalap nyari belanjaan, hehe, tapi nggak kalap-kalap banget sih, mahal-mahal bok :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-2xlmgFgweSQ/Th3JRDRctzI/AAAAAAAAAP8/1eukvZsdgTI/s1600/taipei%2Bmalam.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 245px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2xlmgFgweSQ/Th3JRDRctzI/AAAAAAAAAP8/1eukvZsdgTI/s320/taipei%2Bmalam.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628876404056438578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Itu yang tulisan LOVE itu, ada di depan Taipei 101. Lucuuuuk.&lt;br /&gt;Taipei, atau bolehlah kita sebut secara general Taiwan, memang kota warna-warni, jadi nggak hanya pertokoan yang neonboardnya warna-warni, sampe proyek pembangunan gedung/jalan pun lampunya warna-warni.&lt;br /&gt;Esok paginya, tanggal 13 Juni, kami ke Bandara Taoyuan untuk pulang ke Jakarta. Eh salah, Depok. Dengan pesawat Eva-Air tentunya, dan makanan halal yang sepertinya lebih enak daripada makanan standar pesawat itu. Hehe :p &lt;br /&gt;Pesawat pulang ini ada layar di tiap depan bangkunya, yang memuat banyak film juga hiburan lainnya. Sambil mengisi 5 jam perjalanan, saya memilih menonton film Thailand, "Hello Stranger". Eh, nyaris nangis masa. Hwakakakakkk.&lt;br /&gt;Sampai di Depok kira-kira pukul 4 sore, alhamdulillah. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan tak terlupa, bahkan penulisan artikel ini yang jaraknya sebulan dari perjalanannya, masih banyak hal yang tersimpan di ingatan saya. Heuheu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bahwa sesungguhnya bumi Allah itu luas, maka ayo lakukan perjalanan di bumi Allah dan temukan banyak hikmah di dalamnya :D&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;TAIWAN, TOUCH YOUR HEART!&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;(slogan mereka tuh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Katakanlah, "Berjalanlah di bumi, maka perhatikanlah bagaimana (Allah) memulai penciptaan (makhluk), kemudian Allah menjadikan kejadian yang akhir. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu". (QS 29: 20)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Maka tidak pernahkan mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada. (QS 22: 46)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan, alhamdulillah kakak saya sudah resmi Master karena hari ini (13 Juli 2011) ia sudah berhasil menempuh sidang tesisnya. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-149715373420860251?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/149715373420860251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=149715373420860251' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/149715373420860251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/149715373420860251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2011/07/my-super-trip-taiwan.html' title='My Super Trip : Taiwan'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-xjP_ZjnTUt0/Th3OWP4wKHI/AAAAAAAAAQE/E46DnXxgHdc/s72-c/awalan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-6717267787578630783</id><published>2011-05-04T20:55:00.004+07:00</published><updated>2011-05-04T21:25:30.252+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>Jilbab</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_Vc7I4D1gFI/TapHoA5FiFI/AAAAAAAAANI/jiaNMkwFie4/s1600/theatre2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}   catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 174px; height: 186px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-_Vc7I4D1gFI/TapHoA5FiFI/AAAAAAAAANI/jiaNMkwFie4/s320/theatre2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596364239721039954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya sedikit berdebar-debar ketika menuliskan--bahkan ketika baru terbesit ide--postingan ini. Takut salah, takut sok tau, takut diprotes, takut diomelin, takut makin cantik, takut makin banyak penggemar (abaikan 2 ketakutan terakhir). Tapi mari kita sisihkan dulu ketakutan tersebut, daripada dipendam dalam otak bertahun-tahun, nanti jadi batu ginjal (yaudahsih suka-suka saya).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tulisan ini, bukan mengenai hal-hal normatif tentang jilbab. Masalah normatifnya, tanya sama ustadz/ustadzah atau mbak/abangnya atau cari buku referensi atau cari jurnal saja ya. Saya di sini mau berbagi kisah saja, baik dari pengalaman saya sendiri maupun pengalaman saya sendiri (emang mau cerita pengalaman sendiri, hehe). Sebenernya hidup saya--dalam pandangan saya--terasa lancar-lancar saja, lurus-lurus saja, kalopun belok belum sampe parah. Mungkin saya yang kurang banyak memaknai sesuatu sebagai kejadian luar biasa dalam hidup saya. Ah, coba kalo banyak, kan saya bisa bikin biografi, judulnya Melukis Pelanggan, tapi sebelumnya jadi artis dulu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*eh* *maap-maap* *becanda* XD&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikuti kisahnya...&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menggunakan jilbab merupakan cita-cita saya sejak SD. Ketika itu, yang saya tau, perempuan atau lebih tepatnya muslimah, ya harus pake jilbab. Sejak SD saya pikir bahwa menggunakan jilbab adalah suatu pencapaian bagi perempuan. "Suatu saat nanti, kalo udah gede, musti pake jilbab", pikir saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Frase "kalo udah gede" memang relatif, karena tidak ada data kuantifikasi umur yang dimaksud (mabok metode antrop). Waktu itu sih saya mikirnya ya nanti, pas gede, pas udah akil baligh lah. Sempat terpikir untuk mulai menggunakan jilbab pas SMP, tapi pas ngobrol-ngobrol iseng sama kakak, ditanya "beneran udah yakin? nanti ga boleh lepas ya" (intinya kayak gitu deh). Jadi bimbang. Namanya juga anak SD superlabil. Yaudahdeh nanti aja nanti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika masuk SMP, saya "terlupa" dengan keinginan saya menggunakan jilbab. Terbuai dengan kelabilan anak SMP. Ah entahlah, saya tidak punya banyak kenangan manis waktu SMP, terasa datar-datar saja...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah SMA yang penuh kenangannya. SMA yang konon penuh kader, eh salah, penuh nuansa Islami, membuat saya sangat tenang dan damai di dalamnya. Padahal mah ga ada pikiran mau masuk sana tadinya. Pengen SMA di Jakarta. Tapi takdir yang mempertemukan kita. *eh?* Takdir yang menunjukkan jalan ini, untuk sekolah di SMA yang istimewa di segala aspek tersebut. Pada saat itu, karena lingkungannya baik-baik saja, maka saya merasa aman. Terdorong untuk pake jilbab lagi, apalagi banyak acara rohis yang menarik tapi saya jadi "alien" karena ketidakpakaijilbaban saya. Tapi...ada satu dan lain hal yang membuat saya menundanya. Apa? Jika dikatakan belum siap, ah, enggak juga. Setidaknya kan saya sholat dan menjalankan ibadah lainnya, saya juga (merasa) gak 'rusak-rusak' banget. Tapi, yah bisa dikatakan ada permasalahan teknis saja. Dan...terkadang saya merasa tidak nyaman pada beberapa orang yang, ehm, menurut saya, 'basa-basi' untuk mendorong saya pakai jilbab. Jujur malah saya tidak nyaman dengan itu semua, dengan beberapa cara mereka yang terkadang...ah sudahlah. Entah saya salah atau tidak, tapi itu yang memang pernah saya rasakan. *istighfar*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selepas dari SMA, saya kuliah di fakultas/jurusan yang, ehm, luar biasa. Luar biasa berbeda dari SMA, maksudnya. Awal-awal agak eneg liat "pemandangan"nya. Ah, kalimatnya evaluatif sekali ya, tidak deskriptif (mabok metode antrop). Ya, intinya sih, berbeda, lebih 'bebas', contohnya banyak rokok, banyak yang mini-mini, saya juga jadi nggak ngerti batasan laki-perempuan yang dimaknai banyak mahasiswa di sana. Sebulan kuliah, saya memutuskan untuk menggunakan jilbab. Ahh...akhirnya! *bersorak hamdalah*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;---intermezzo---&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiba-tiba saya teringat, sebelum saya pake jilbab, saya sering 'kabur' dari fakultas/jurusan saya ke tempat yang saya anggap lebih 'aman'. Misalnya nggak mau sholat di fakultas, maunya di MUI. Trus ya, perasaan saya (yang mudah-mudahan salah), pandangan beberapa jilbaber itu kok nggak gitu enak ya ke saya. Setelah saya pake jilbab dan seperti biasa ke sana, jadi berasa dipandang beda, misalnya dikasih senyum. Emm, ini sih sekedar pengalaman (perasaan) saya aja ya, cuma cerita. Beberapa kali soalnya. Ya kali aja, bisa dijadiin acuan agar ke depannya para jilbaber tidak memandang yg nggak-enak-in lagi ke arah non-jilbaber. Itu malah bikin nggak respek loh. Maaf ya. Apa jangan-jangan saya pernah gitu juga ya? Kalo iya semoga enggak lagi-lagi deh. *istighfar*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;---lanjut lagi---&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenapa jadi pake jilbab? Karena di sana, eh di sini, eh di situ lah pokoknya, saya tidak mendapatkan 'kenyamanan seperti saat SMA. "Kayaknya sih, kalo nggak membatasi penampilan, lama-lama saya bisa terjerembab (?) juga", itu pikir saya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah pake jilbab, em...rasanya emang nyaman kemana-mana. Jadi termotivasi untuk nambah ibadah lain. Makanya, saya suka nggak ngerti sama orang yang bilang nggak siap pake jilbab karena ngerasa belum kuat iman, belum banyak ibadah, dan sebagainya. Kenyataannya itu berjalan beriringan kok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa tanggapan yang saya ingat ketika saya mulai pake jilbab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Sms: "Niken gimana udah pake jilbab belum?" selanjutnya "Ciee.. Jangan lupa PPJ (Pajak Pake Jilbab) ya", dari sahabat saya yang memang saya kabari sebelumnya kalau dalam waktu dekat saya mau pake jilbab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Omongan: "Wah Niken kok berubah banget? (senyum)", kata teman-baru-kenal-1. Jiah, tau dari mana berubah banget...lagian pas saya nggak pake jilbab juga nggak pernah pake baju aneh-aneh deh. Lucu aja sih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Omongan: "Gue sih kalo pake jilbab mau langsung yang panjang", kata teman-baru-kenal-2. Zzz, saya mencoba meng-amin-i, meski agak panas sih, masalahnya emang di awal kan saya masih belajar pake jilbab, masih 'pendek', jadi omongan itu kesannya kayak nyindir. Nyatanya malah makin ke sini masih belom aja dia pake jilbab, malah makin 'mini'. -_- (*istighfar* maaf ya, bukannya apa-apa, cuma ya kalo ada kemauan itu mbok yo 'mendekati' dulu tho, kalo makin jauh dari bentuk kemauan itu ya makin susah digapai--menurut saya).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Omongan: "Wah Niken pake jilbab...permanen atau temporer nih?", kata teman-tidak-akrab. Ebuse, jahat amat, dikata tato. Ya karena tidak akrab, saya nggak nganggep ini becanda, dan emang tampangnya lagi nggak becanda. Buat pelajaran bareng-bareng aja nih, dia jilbaber dan...sebut saja aktivis. Saya sih, sebagai orang yang ditanya, secara jujur dan polos menyatakan bahwa itu tanggapan yang nggak enak banget didenger. Bikin 'jauh'. Itu juga yang pernah sedikit mempengaruhi saya untuk tidak ingin terlibat banyak kegiatan dengan orang-orang 'sejenis'nya. Saat itu, saya cuma menjawabnya dengan (berusaha keras) tersenyum, meski mungkin senyum kecut. Entahlah. Tapi seinget saya, saya sempat bilang kalo nggak temporer sih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Omongan: "Aku kira kamu bakal pake jilbab waktu SMA lho...", kata teman-yang-baik-hati-dan-manis-rupanya. Wah senangnya. Apalagi ini saya dengar beberapa menit setelah mendengar tanggapan pada poin 3. Haha, sudahlah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama kuliah, saya bahagiaaaa sekali jika melihat ada teman yang mulai pake jilbab juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan...betapa sedihnya saya jika melihat ada yang melepas jilbabnya T_T&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan basa-basi. Bener. Saya sempet nangis juga sebenernya, tapi nggak di hadapan beliau-beliau. Saya merasa tidak berguna. Merasa 'sok-sokan' ikut kegiatan Islami sana-sini, nyatanya orang di dekat saya justru tidak bisa saya 'dekati'. Sebenarnya beliau-beliau itu bukan teman dekat saya, tapi setidaknya selama seminggu bisa berkali-kali ketemu dan sekelas. Itu sempat membuat saya syok, sampai akhirnya saya curhat sama seorang yang sering saya sebut sebagai ustadzah gahul, karena menurut saya dia dapat menjalin hubungan baik pada banyak orang dan siapapun, sehingga saya anggap dia adalah orang yang tepat untuk saya curhatin. Benar saja, saya lebih tenang. Intinya memang susah kalo mau tiba-tiba 'masuk' dan mendekati, jadi ya hal yang paling mungkin saya lakukan, tentu mendoakan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang saya juga sedih, jika melihat teman-teman berjilbab yang rambutnya masih tampak jelas bentuknya di dalam (atau bahkan keluar dari) jilbab tersebut. Alasannya karena rambutnya panjang dan akan patah/rusak jika digulung. Saya sedih. Tidak berlebihan. Menjaga keindahan rambut namun mengorbankan rambut itu untuk tampak dari jilbabnya, menurut saya benar-benar miris. Pernah katanya ada yang disarankan untuk pakai jilbab yang lebih panjang (bukan saya yang menyarankan), tapi takut dibilang 'anak mushola'. MasyaAlloh. Mungkin sebutan 'anak mall', 'anak gaul', 'anak alay' lebih membanggakan kah? -_-&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagipula, saya rasa, tidak ada yang salah kok jika disebut 'anak mushola'. Malahan saya dan teman-teman sepertinya tidak pernah merasa disebut 'anak mushola', tetap dipanggil sesuai nama dan dihargai sebagai manusia. Astaghfirulloh, apa mungkin sikap orang yang mereka sebut 'anak mushola', mungkin juga saya, telah dianggap tidak baik, menyinggung, atau tidak mengenakkan terhadap mereka? Ya Alloh, jika itu benar (meski tetap, semoga salah), semoga nantinya saya dan yang lain tidak mengulangi hal tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa lagi ya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(ett udah panjang ini bang)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Iya, panjang juga ya. Hehe. Maaf maaf. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya akhiri saja curhatan panjang ini. Kalo ada yang menyinggung atau tidak bermanfaat, saya sungguh-sungguh minta maaf. Saya hanya ingin membagi cerita, pengalaman, dan perasaan saya saja seputar jilbab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terima kasih untuk yang membaca semua, yang baca sebagian juga makasih, yang nggak baca juga..mm..makasih deh. :D&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-6717267787578630783?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/6717267787578630783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=6717267787578630783' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/6717267787578630783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/6717267787578630783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2011/05/jilbab.html' title='Jilbab'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_Vc7I4D1gFI/TapHoA5FiFI/AAAAAAAAANI/jiaNMkwFie4/s72-c/theatre2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4688724467047509080</id><published>2011-02-04T17:14:00.007+07:00</published><updated>2011-02-06T13:51:29.392+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>Teremban</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TUvRmlWU28I/AAAAAAAAANA/8MD_eP4VvLE/s1600/02x.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TUvRmlWU28I/AAAAAAAAANA/8MD_eP4VvLE/s320/02x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569775824964737986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;Kok fotonya dikotak-kotakin nggak jelas gitu?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;Ya emang mau menyamarkan tokoh dan kelompok.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;Huahahahaha.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;*ditimpuk kaleng minuman*&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah sekiiian lamaa tidak menulis postingan di blog ini, akhirnya saya kembali. Kali ini, yang akan saya tulis akan jauh berbeda dengan tema yang sebelumnya terpikirkan oleh saya. Beberapa waktu lalu, saya sempat terpikir untuk menulis tentang jurusan saya yang saya rasa semakin menggairahkan, kemudian kota Banjarmasin beserta adat perkawinan di sana, lalu kota Solo dengan beragam makanannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lah sayah kaga sempet-sempet ngeblog. Sekarang, pas sayah sempet, udah kaga mood nulis begituan. Lahh pegimane ini mpok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang akan saya tulis kali ini? Mungkin abstrak dan membosankan karena ini murni curhatan. Jadi...ah udah deh baca aja susah banget sih.&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini tentang sesuatu yang tidak pernah saya kira sebelumnya akan saya emban. Bahkan sebelumnya saya jadikan itu sebagai candaan dalam rangka &lt;i&gt;ngecengin&lt;/i&gt; orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai pada suatu malam yang menghasilkan keputusan bahwa sayalah yang menempatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hal yang menurut saya luar biasa karena itu terjadi di tengah-tengah pikiran dan perasaan saya yang sedang berkecamuk kacau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ehm, agak hiperbol.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir-akhir ini pikiran dan perasaan saya memang di puncak kelabilan. Misal: sekarang ngakak, sejam kemudian diem, dua jam kemudian nangis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi kayaknya sih saya masih waras. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masalah yang ada di keluarga, meski bukan mengenai sesuatu yang sangat mempengaruhi hidup saya, tapi cukup menguras pikiran dan perasaan. Begitu pula dilema saya mengenai suatu komuniti yang sebenarnya sudah dari tahun lalu saya ikuti. Ya, meski sudah dari tahun lalu, tapi saya baru beberapa waktu lalu selama satu minggu intens mengikuti "hajatan"-nya serta baru membaca "cerita"-nya. Ah, sulit untuk dijelaskan tapi yang pasti saya merasakan beberapa mudharat dari komuniti ini. Tapi mungkin juga saya yang su'udzon. Astaghfirullah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi ketika saya bertemu dengan sahabat-sahabat di luar sana, saya akan kembali ceria dan bersemangat. Termasuk dengan kelompok ini, kelompok tempat saya teremban.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tau artinya teremban kan? Kata dasar 'emban'. Awalan 'ter-' yang berfungsi membentuk kata kerja pasif. Bisa juga berfungsi untuk menggambarkan keadaan tiba-tiba.&lt;br /&gt;*daftar jadi tentor bahasa indonesia*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lepas dari benar atau tidaknya kata itu secara bahasa dan ejaan yang disempurnakan, saya asumsikan semua mengerti yang saya maksud. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski tidak pernah terpikir sebelumnya, dan bahkan baru sebentar saja saya dicelupkan di sana, tapi saya yakin bisa menghadapinya. Di sana saya punya dia, dia, dia, dia,....dan Dia. Sahabat-sahabat yang senantiasa akan membantu, mengingatkan, dan membimbing. Tentu saja, saya (baca: kami) juga punya Dia, Tuhan Semesta Alam, Allah Subhanahuwata'ala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, tidak ada alasan untuk tidak siap. Saya kan tidak sendirian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Toh, cuma untuk tiga bulan. Huahahahahaha, moga bener ya tiga bulaaan ajaaa. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;:p&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekian tulisan (baca: curhatan) saya versi galau dan labil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari akhiri dengan quote dari sahabat saya: &lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;"If Allah brings you to it, He will bring you through it"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga apapun yang akan kita jalani senantiasa membawa kebaikan, berkah, dan manfaat!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aaamiiiin! :)&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4688724467047509080?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4688724467047509080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4688724467047509080' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4688724467047509080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4688724467047509080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2011/02/teremban.html' title='Teremban'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TUvRmlWU28I/AAAAAAAAANA/8MD_eP4VvLE/s72-c/02x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-944554991328484160</id><published>2010-11-09T10:23:00.003+07:00</published><updated>2010-11-09T10:28:07.806+07:00</updated><title type='text'>Dua Muka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNi_SifKqmI/AAAAAAAAAMI/mILPGhQShvs/s1600/Picture1x.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 147px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNi_SifKqmI/AAAAAAAAAMI/mILPGhQShvs/s320/Picture1x.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537386067068103266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;"Duaaa cintaaaa~~ dalam satuuuu haaaatiii~~"&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lah, itu mah lagunya Calvin Jeremy. Beda sama judulnya!&lt;br /&gt;zzzzz *ganti channel*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua Muka.&lt;br /&gt;Apa yang terlintas di benak Anda saat membaca frasa itu?&lt;br /&gt;Intelijen? Detektif? Spiderman? Superman? Unyil-Usro? Upin-Ipin? Spongebob? Dora? Bernard? Yoyo-Cici? (nggak boleh, yoyo-cici hanya milikku! *posesif*)&lt;br /&gt;Terserah Anda. Yang penting jangan sampai terlintas wajah saya.&lt;br /&gt;Nanti nggak bisa tidur 7 hari 7 malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kisah tentang apa yang sebelumnya saya rasakan lumrah ada dalam &lt;u&gt;tiap&lt;/u&gt; diri seseorang, kemudian tiba-tiba saya khawatir bahwa hal ini &lt;u&gt;bukanlah&lt;/u&gt; suatu yang lumrah, kemudian saya kembali merasa bahwa ini &lt;u&gt;banyak&lt;/u&gt; terdapat dalam diri seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa maksud dari "dua muka" ini?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut gambarannya:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(saya menggunakan tokoh 'saya' sebagai contoh saja. kalo tokohnya 'kita' nanti pada protes. kalo tokohnya 'kamu' lebih diprotes lagi. kalo tokohnya 'bang tohir anaknya haji nasir yang rumahnya di gang mushola deket lampu merah' kepanjangan.)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Di dalam lingkungan, keadaan, dan partner yang satu, saya adalah anak yang pendiam, bicara seperlunya, tidak suka tersenyum apalagi tertawa. Namun di dalam lingkungan, keadaan, dan partner yang lain, saya adalah anak yang iseng, jail, konyol, senang tertawa.&lt;br /&gt;Beda. Muka dua. Dua muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah merasakan seperti itu?&lt;br /&gt;Kalau saya, mungkin lebih dari pernah, tapi benar-benar telah menjadi pribadi saya.&lt;br /&gt;Kepribadian ganda?&lt;br /&gt;Entahlah, tapi saya terlalu takut untuk menyebut seperti itu. Terdengar ilmiah sekali. Saya lebih senang menyebutnya "dua muka" atau "muka dua". Lebih terdengar sastra, kan? Seperti judul teater ("Dasamuka"). Ah, saya memang penyair hebat. *ditimpuk sepatu*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, saya rasa ini memang biasa. Semua orang mengalaminya. Kepada siapa dia berinteraksi, akan menuntunnya dalam bersikap. Interaksi dengan kawan sepermainan dan interaksi dengan pejabat negara tentu akan berbeda. Jangankan perbedaan yang sejauh itu, interaksi dengan kawan yang setiap hari bertemu dan dengan kawan yang setahun sekali bertemu tentu juga berbeda.&lt;br /&gt;Menurut saya.&lt;br /&gt;Iya, itu menurut saya, awalnya.&lt;br /&gt;Tapi setelah melihat berbagai karakter orang di lingkungan yang begitu heterogen.....ahh, nampaknya ada yang tidak seperti itu. Ada orang yang bisa "bermuka sama" ketika menghadapi berbagai macam orang.&lt;br /&gt;Loh? Jangan-jangan, muka dua itu bukan hal yang harusnya ada di tiap orang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-kelamaan saya jadi khawatir, ini adalah suatu kesalahan.&lt;br /&gt;Atau lebih tepatnya, kelemahan karakter. Yang terdapat kesalahan penyikapan di dalamnya. Ahhh apa ini??&lt;br /&gt;Maksud saya, saya mulai berpikir bahwa sebenarnya tiap orang tidaklah dan tidak harus punya dua muka.&lt;br /&gt;"Apa adanya". Terlintas, frasa tersebut membuat saya merenung dan merinding. Apa orang yang bermuka dua itu tidak apa adanya? Apa selama ini saya tidak menunjukkan ke-apa-adanya-an? Apa muka dua itu salah?? Apa itu berarti selama ini saya salah bersikap???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu. Hm, sepertinya saya bisa membela diri dengan melihat model orang di sekitar saya. Sepertinya, kasus dua muka ini sebenarnya banyak dimiliki oleh orang. Manusiawi. Ya, setidaknya itu menurut saya.&lt;br /&gt;Bukan hanya saya yang bersikap seperti itu, tapi orang lain juga ada (banyak) yang seperti itu. Pasti ada banyak orang yang bersikap elegan saat berhadapan dengan petinggi (apa saja) atau sedang memimpin rapat. Tapi setelah bertemu dengan teman-teman karibnya, sikap-sikap yang berlainan sisi dengan ke-elegan-an akan muncul.&lt;br /&gt;Saya tidak berani untuk menyebutnya sebagai "sikap asli", karena setelah saya pikir-pikir.....kedua "muka" ini, bisa jadi adalah sikap yang memang asli dari seseorang. Kedua muka atau kedua sikap tersebut, memang sikap yang dirasa paling nyaman untuk ditunjukkan pada kondisi yang berbeda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi?&lt;br /&gt;Saya tidak menyalahkan orang yang bermuka dua, karena saya pun merasa seperti itu. Apa ada yang merasa pernah dirugikan karena dua muka itu? Atau apa ada yang merasa tidak pernah sama sekali bermuka dua? Tolong dibagi ceritanya.&lt;br /&gt;Saya pun tidak menyalahkan orang yang tidak bermuka dua. Apa ada yang merasa pernah dirugikan dengan muka satu ini? Tolong dibagi juga ceritanya.&lt;br /&gt;Baik dua muka, tiga muka, ataupun satu muka, menurut saya tidak salah selama itu tidak merugikan orang. Justru menyesuaikan sikap dengan keadaan tertentu itu lebih baik! Err, masih menurut saya, lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Mungkin semua orang dapat menjadi temanku, tapi hanya sebagian kecil, bahkan mungkin hanya satu-dua orang, yang mampu menjadi sahabat karibku.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;[lagi-lagi, kalimat di atas adalah "menurut saya". galau abis ya -_-]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-944554991328484160?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/944554991328484160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=944554991328484160' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/944554991328484160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/944554991328484160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2010/11/dua-muka.html' title='Dua Muka'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNi_SifKqmI/AAAAAAAAAMI/mILPGhQShvs/s72-c/Picture1x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-3837983809605057686</id><published>2010-08-12T06:24:00.005+07:00</published><updated>2010-08-12T07:38:17.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><title type='text'>Kalian Kan Udah Dewasa, Dek!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TGNAb1DkGFI/AAAAAAAAALw/ed6zlFyiNJs/s1600/yoci2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 243px; height: 172px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TGNAb1DkGFI/AAAAAAAAALw/ed6zlFyiNJs/s320/yoci2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504314016419551314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mumpung lagi masa penerimaan ataupun orientasi mahasiswa baru nih, postingan saya bakal beraroma ospek.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kok judulnya nantangin gitu?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ahh.&lt;br /&gt;Pura-pura gak tau deh.&lt;br /&gt;Itu kan kata-kata yang sering kita denger kalo lagi ospek, apalagi ospek mahasiswa baru.&lt;br /&gt;Atau jangan-jangan, itu kata-kata yang sering Anda ucapkan??&lt;br /&gt;Hayooo ngakuuuu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Terus masalahnya di mana??&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Di hatimu.&lt;br /&gt;Enggak denk.&lt;br /&gt;Di sini lho. Di 'Selengkapnya'. Klik dah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nih, contoh kasusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada deretan peraturan ketat di ospek. Kita ambil contoh: harus hadir dalam semua rangkaian acara. Semua rangkaian acara, baik yang agak berguna, yang tidak berguna, yang agak menyiksa, ataupun yang menyiksa. Nah, misalnya ada junior atau anak baru yang merasa ada acara yang tidak penting, tidak ia sukai atau bahkan dirasa tidak berguna sama sekali. Si junior atau anak baru itu pun tidak menghadiri acara tersebut. Terus sang kakak senior dengan (sok) gagah dan (sok) galak, mendatangi sambil menegur/mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Kamu kan udah dewasa dek! Harusnya kamu nggak usah disuruh-suruh lagi dong untuk datang ke acara itu! Harusnya kamu nggak perlu dikasihtau lagi kan tentang peraturan itu!"&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya stop sampai di situ ya. Udah ada yang ngerasa ganjil? Atau ngerasa genap? Atau ngerasa prima? Atau ngerasa desimal? (dikata bilangan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah lho.&lt;br /&gt;Di awal si senior bilang kalo si junior udah dewasa.&lt;br /&gt;Tapi selanjutnya dia bilang "&lt;i&gt;nggak usah disuruh-suruh&lt;/i&gt;" dan "&lt;i&gt;nggak perlu dikasihtau lagi&lt;/i&gt;" yang berarti mau nggak mau, suka nggak suka, si junior harus menuruti apa kata senior. Menuruti peraturan yang disusun oleh para senior sambil bercanda, tertawa, dan makan kacang atom. Peraturan yang disusun oleh manusia biasa yang nggak jauh beda usianya dari junior, cuma emang sih, dia (senior) lebih duluan hidup di dunia ini, atau bisa lebih tepatnya, lebih duluan sekolah/kuliah di tempat itu.&lt;br /&gt;Si junior dipaksa oleh senior.&lt;br /&gt;Lah, katanya udah dewasa?&lt;br /&gt;Harusnya si junior juga berhak dong milih jalan hidupnya sendiri, milih apa yang dia rasa baik atau enggak buat dia. Harusnya kalo udah dewasa nggak boleh dijadiin kebo dicucuk idungnya lagi dong.&lt;br /&gt;Sekali lagi, justru karena udah dewasa, jadi dia berhak memilih dan mengetahui apa yang baik atau buruk buat dia. Jangan dipaksa. Indonesia udah nyaris 65 tahun merdeka nih bung! Mau generasi anak cucu kita dijadiin "objek kolonial" terus?!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ah panas panas.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya. Gitu lho kak. Gitu lho dek. Gitu lho bro. Gitu lho sist. Gitu lho preeen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, maaf ya untuk sang senior. Tapi cuma mau meluruskan, hati-hati kalo mau pake kata-kata kayak gitu. Makanya, bikin acara yang berguna dan menarik aja, jadi kan tanpa disuruh si junior bakalan rajin dateng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke. Udahan dulu ya. Iya, emang mau bilang gitu doang kok. Be careful ya, para senior dan junior.&lt;br /&gt;Peace, Love, and Begajul.&lt;br /&gt;Eh, Peace, Love, and Gaul! :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS 31: 18)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-3837983809605057686?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/3837983809605057686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=3837983809605057686' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3837983809605057686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3837983809605057686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2010/08/kalian-kan-udah-dewasa-dek.html' title='Kalian Kan Udah Dewasa, Dek!'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TGNAb1DkGFI/AAAAAAAAALw/ed6zlFyiNJs/s72-c/yoci2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-385402444537508593</id><published>2010-07-31T22:18:00.003+07:00</published><updated>2010-07-31T22:33:39.845+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>Pilihan Kata, Memang Sebuah Pilihan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TFRB7vXdpUI/AAAAAAAAALo/_cNbExURftQ/s1600/cute-monkey-girl.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 201px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TFRB7vXdpUI/AAAAAAAAALo/_cNbExURftQ/s320/cute-monkey-girl.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500093539509183810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya hidup, selalu dalam pilihan. Preferensi. Mana yang disuka. Mana yang dipercaya. Mana yang dipilih.&lt;br /&gt;Begitu pula dengan kata-kata yang kita gunakan dalam pergaulan sehari-hari, hal itu tak lepas dari pilihan. Tentang kata apa yang kita gunakan sebagai kata ganti orang pertama dan kedua, tentang kepada siapa kita menggunakan kata-kata itu. Ya, semua tentang pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstraksi di atas mungkin memang benar-benar abstrak, atau dalam bahasa rakyat: &lt;i&gt;mbulet&lt;/i&gt;. Oleh karena itu, penjelasan selanjutnya akan saya bahas lebih riil, berdasarkan kisah nyata hidup saya, yang merasa punya kendala pergaulan dalam menyebut kata ganti orang pertama dan kedua, yaitu berupa &lt;i&gt;gak bisa ngeluarin kata gue-lo dalam ngobrol&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdengar konyol?&lt;br /&gt;Maaf, tapi ini nyata.&lt;br /&gt;Mungkin ini semua karena hidup saya yang dulu nomaden.&lt;br /&gt;Agaknya saya sendiri bosan untuk menceritakannya.&lt;br /&gt;Sedikit saja ya. Gapapa ya. Maap ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi gini. Tiap saya mau pindah tempat tinggal plus sekolah di luar kota, modal utama saya adalah bahasa pemersatu, yaitu Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan Bahasa Indonesia, maka kita dapat terhubung dengan seluruh bangsa Indonesia (padahal pindah kotanya gak jauh-jauh juga sih, hehe).&lt;br /&gt;Nahh, pas nyampe Depok, tepatnya saat masuk SMP, saya lihat teman-teman saya. Saya perhatikan mereka, dengan tatapan norak-ndeso. Huahahaha. Maksudnya, saya takjub dalam hati, "oh... di Depok itu pake gue-lo ya??". Saya tahu 'gue-lo' itu dari sinetron di TV, dan setahu saya pula, itu kata-katanya orang Jakarta. Iya ya, kan Depok deket Jakarta, walaupun masih di Propinsi Jawa Barat.&lt;br /&gt;Inilah awal keputusan saya untuk tetap mempertahankan ke-'aku-kamu'-an yang dari dulu saya gunakan. Inilah pilihan kata saya. Toh, masih kecil kan (baru lulus SD), apalagi SD saya dari luar kota. Jadi saya pikir pilihan kata 'aku-kamu' ini tidak terlalu buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat hampir lepas SMP, saya sudah merancang masa depan, "nanti SMA mau pake 'gue-lo' ah". Cita-cita yang mulia bukan???&lt;br /&gt;Tapi cita-cita itu tak tercapai. Saat masuk SMA, tetep aje yang keluar 'aku-kamu'. Mau nyobain 'gue-lo' tapi gak bisa. Yasudahlah, toh saya masih bisa diterima. Dan saya sama sekali tidak keberatan jika teman saya ber-'gue-lo'-an dengan saya. Sekali lagi saya pikir bahwa pilihan kata yang saya gunakan ini tidak salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas SMA, dan saat saya sudah tahu akan berkuliah di fakultas dan jurusan apa, saya jadi berpikir lagi, "mungkin di sana adalah saatnya saya konversi kata jadi 'gue-lo'". Kenapa? Karena saya sudah membayangkan lingkungan saya di sana yang mayoritas....... mmm, padanan kata apa ya yang tepat melengkapi titik-titik tersebut? Ah, sebut saja g4oeL.&lt;br /&gt;Tapi nyatanya, lagi-lagi tidak kesampaian. Tetap saja yang keluar 'aku-kamu'. Atau 'saya'. Kok susah ya? Ya sudahlah, sudah nasip. Ada beberapa yang pake 'aku-kamu' juga kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari berganti, sampai akhirnya saya merasa telah merepotkan beberapa orang.&lt;br /&gt;Kok?&lt;br /&gt;Iya lah. Misalnya ada orang yang sehari-hari pake 'gue-lo'. Trus saya pake 'aku-kamu' buat ngobrol sama orang itu. Beberapa sih biasa aja dengan perbedaan itu (tetap melanjutkan perbedaan itu). Beberapa menyesuaikan pake 'aku-kamu' dan terlihat biasa saja. Beberapa lagi, berusaha pake 'aku-kamu' (atau sejenisnya) tapi tampak ganjil karena biasanya pake 'gue-lo'. Suasana obrolan pun agak terlihat ganjil.&lt;br /&gt;Apalagi kalo ngomong sama laki-laki. Di kota ini kan ber-'aku-kamu' dengan lawan jenis bisa menimbulkan pitnah bin kaga enak satu sama laen. Yah, walaupun, sekarang saya sudah merasa biasa saja kalau menggunakan kata 'aku-kamu' dengan beberapa laki-laki. Iya, laki-laki yang tidak saya anggap sebagai laki-laki sungguhan. Wuahahaha. Ampuni saya, para tuan-tuan. Canda deeeeng :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik serius.&lt;br /&gt;Itulah.&lt;br /&gt;Saya gak bisa menyesuaikan. Selalu orang lain yang menyesuaikan. Maafkan diriku. *meratap*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi. Kembali ke atas. Lagi-lagi, ini adalah pilihan. Preferensi. Saya terbiasa dan memilih untuk menggunakan 'aku-kamu'. Orang lain juga berhak memilih kata apapun dalam komunikasi sehari-hari, yang penting tidak menyakiti orang yang diajak bicara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu?&lt;br /&gt;Entahlah, saya rasa postingan kali ini agak anti-klimaks jika disudahi sampai di sini. Tapi memang hanya ini yang ingin saya sampaikan. Bahwasanya saya terkadang merasa bersalah dengan pilihan kata yang saya gunakan. Bahwasanya saya sempat punya keinginan untuk konversi kata. Bahwasanya saya sekarang merasa tidak mungkin untuk konversi kata tersebut. Bahwasanya saya ingin dimengerti. *halah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, sebagai penutup, selamat berhati-hati dengan pilihan kata yang Anda gunakan! :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-385402444537508593?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/385402444537508593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=385402444537508593' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/385402444537508593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/385402444537508593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2010/07/pilihan-kata-memang-sebuah-pilihan.html' title='Pilihan Kata, Memang Sebuah Pilihan'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TFRB7vXdpUI/AAAAAAAAALo/_cNbExURftQ/s72-c/cute-monkey-girl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-8757923414636505367</id><published>2010-05-30T16:51:00.008+07:00</published><updated>2010-06-22T12:44:54.357+07:00</updated><title type='text'>Cicak, Biawak, dan Kecoa(k)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TAJulqan3II/AAAAAAAAAKw/qWx542Z4z-A/s1600/yoyocici52bk3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 128px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TAJulqan3II/AAAAAAAAAKw/qWx542Z4z-A/s320/yoyocici52bk3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5477061690156113026" /&gt;&lt;/a&gt;Apaaaa?????&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terakhir postingan tanggal 21 Februari 2010??&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*suarapiringgelaspecahdankacajendelaretak*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mohon maaf sodara-sodari tersayang, saya agak menelantarkan blog ini dalam beberapa bulan. Alasannya cukup simpel dan songong: &lt;i&gt;nggak ada waktu&lt;/i&gt;.  Alasan lain, banyak hal yang mengalihkan dunia saya, sampai-sampai melupakan blog tercinta ini. Misalnya: tugas kuliah, amanah organisasi/kepanitiaan, terbuai dengan jejaring sosial yang lain, dan hilangnya hape. Yang terakhir memang baru-baru saja kejadiannya, tapi perlu Anda ketahui bahwa di dalam hape saya yang hilang itu ada foto yg sebenarnya sangat ingin saya posting di sini dan berhubungan dengan postingan kali ini, namun belum sempat ditransfer ke komputer.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cukup basa-basinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai judul kali ini, mungkin aneh, setelah lama tidak mengisi blog ini, tiba-tiba sang pemilik blog ingin menulis tentang tiga binatang yang saya yakin memiliki fans dan pembencinya masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan, bukan karena saya adalah titisan ketiga binatang ini. Saya bukan siluman atau temannya Sun Go Kong. Jangan berfikiran seperti itu. Saya mohon. Percaya pada saya. Saya mohooooooon! *dudukbersimpuh*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga binatang ini, adalah binatang yang menarik untuk dibahas karakternya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebetulan saya punya pengalaman empiris bersama ketiga binatang ini di rumah saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, kami berempat sangat akrab. Kami sering jalan-jalan atau makan malam bersama. Ahh tidak, tidak. Yang barusan bercanda kok. Gak lucu ya? Yaudahsih sepele.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka bertiga; cicak, biawak, dan kecoa(k); adalah binatang yang pernah saya amati perilakunya di rumah saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wokeh, masuk ke pembahasan karakter ketiga binatang itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Cicak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abu-abu, kecil, memanjang, melata, di dinding, diam-diam merayap. Kira-kira itu yang menggambarkan binatang ini. Ada yang belum pernah lihat cicak? Kasihan sekali.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hhh, saya bingung kenapa ada manusia yang takut dengan binatang ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia tuh ya jenk, penakut buanget. Takut sama manusia. Takut sama gerakan manusia. Coba deh, waktu si cicak melintas di depan kita, atau ada di hadapan kita, kasih gerakan keciiil saja, misalnya menghentakkan kaki pelan. Pasti dia akan kabur, bersembunyi, berbalik arah dengan cepat. Penakut 'kan?? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aneh, kenapa waktu ribut-ribut KPK vs Polri, para pembela KPK menyebut KPK sebagai cicak yang berani lawan buaya (Polri). Padahal cicak itu binatang yang sangat penakut. Hm, tidak bermaksud apa-apa. Tapi mbok yo kalo ngasi perumpamaan tu yang tepat gitu lho. Coba cari bukti empirik dulu sebelum beri perumpamaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ehm, setidaknya, ini cicak di rumah saya lho. Kalau di tempat lain tidak demikian, mohon konfirmasi :p&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Biawak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada yang belum pernah lihat biawak? Gapapa. Kamu masih mending daripada yang nggak pernah liat cicak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biawak ini binatang panjang dan melata. Mukanya kayak ular. Badannya kayak buaya. Hiiiii seremmmmm! Beneran serem lho. Apalagi biawak yang pernah "berkunjung" ke rumah saya. Entah dari mana. Mungkin dari sungai? Ah entahlah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan bayangkan biawak yang lucu dan imut, seperti di TV-TV. Pokoknya yang ini menyeramkan!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, si biawak ini, tipe panikan, dan kalau sudah panik, bakal merusak benda-benda di sekitarnya. Saat mau ditangkap dia seperti berada dalam 2 pilihan: menantang atau kabur. Kelihatannya dia tahu kalau manusia sebenarnya takut sama dia. Tapi dia juga tahu orang yang mau menangkapnya bisa mencelakakannya. Oh, sungguh dilematis hidupnya. Dan di saat dilema tersebut, ia panik, dan bergeliat ke sana ke mari. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Singkat cerita, ia tertangkap dan diamankan. Alhamdulillah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Kecoa(k)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya mungkin ada yang bertanya, kenapa saya beri huruf 'k' dalam kurung di akhir kata 'kecoa'. Hal itu semata-mata hanya untuk menyamakan rima antara ketiga binatang tersebut. Cicak, biawak, dan kecoak. Khas penyair kan? Tapi setau saya, kecoa tidak berakhiran 'k'. Oleh karena itu, saya yang memaksakan diri untuk jadi penyair, menggunakan huruf 'k' dalam kurung di akhir kata 'kecoa' demi kesamaan rima.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Binatang ini gambarannya kecil, cokelat, punya antena. Sekali pites juga mati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Eh, tapi kami bersahabat lho. Maksudnya, tidak saling menyakiti. Maksudnya lagi, saya agak males memburu kecoa(k). Biarlah dia hidup bebas di dunia ini. Pernah waktu saya dan kakak saya lagi ngobrol, ada kecoa(k) melintas. Dengan santai, saya: "mbak, ada kecoa(k) tuh". Kakak saya: "yaudahlah". Lalu kami tertawa bersama. Bahagianya. -_-&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Eh eh tapi katanya kecoa(k) bawa penyakit ya? Hm, tapi kasian tauk kalo dibunuh. *mataberkacakaca*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kecoa(k) memang kecil, tapi dia bukan penakut. Dia pemberani, gigih, dan penuh waspada. Wah, tipe aku bangets. Ah tidak, saya bukan pecinta spesies binatang. Saya masih demen manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau ada gerakan manusia, kecoa(k) diam, tampak menyusun strategi bertahan hidup. Bukan langsung kabur. Nah, kalau sedang diburu, dengan sekuat tenaga dia akan lari menyelamatkan diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun sering kali akhirnya....dia tertangkap dan mati jua.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yap, cukup sekian penjelasan karakter ketiga binatang yang pernah "berkunjung" ke rumah saya. Saya, Anda, kita semua, karakternya seperti binatang yang mana? Tinggal pilih. Kalau saya sih, tetap manusia. Hehe.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Btw, saya senang. Sudah lama tidak menulis panjang dengan rileks seperti ini. Ah bahagianya. Aku cinta blogging. Tapi ada yang baca gak ya? Smoga ada. Dan smoga ada yang komentar. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;&lt;span style="vertical-align: baseline; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border- color:initial;"&gt;&lt;em  style="vertical-align: baseline; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border- color:initial;"&gt;&lt;span style="vertical-align: baseline; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border- line-height: 18px; color:initial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. (Q.S. 17: 70)&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-8757923414636505367?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/8757923414636505367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=8757923414636505367' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/8757923414636505367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/8757923414636505367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2010/05/cicak-biawak-dan-kecoak.html' title='Cicak, Biawak, dan Kecoa(k)'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TAJulqan3II/AAAAAAAAAKw/qWx542Z4z-A/s72-c/yoyocici52bk3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-3544002734224056197</id><published>2010-02-21T08:53:00.008+07:00</published><updated>2010-06-22T15:06:21.845+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel muslim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><title type='text'>Bersyukur Atas Apa yang Tidak Dimiliki</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/S4CpUS0sM-I/AAAAAAAAAKA/o67XD7bJmjg/s1600-h/yoyoshow111.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/S4CpUS0sM-I/AAAAAAAAAKA/o67XD7bJmjg/s320/yoyoshow111.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440534515978875874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Eh? Ga salah tuh judul?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak ada yang salah dengan judul di atas.&lt;br /&gt;Kalau kita sering dengar kalimat "bersyukurlah atas apa yang sudah kita miliki", tapi tidak ada salahnya untuk mengganti kata "sudah" dalam kalimat itu dengan kata "tidak".&lt;br /&gt;Nggak percaya?&lt;br /&gt;Coba dibuktikan!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta... tidak selamanya menjadi jaminan kebahagiaan. Untuk orang yang tidak memiliki harta berlebih sementara di sekitarnya banyak yang jauh lebih mentereng hartanya, bagaimana kalau mengucap seperti ini:&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alhamdulillah saya tidak dilahirkan dalam keluarga konglomerat atau pejabat kaya raya, kalau iya mungkin saya akan jadi super sombong dan sama sekali tidak disukai teman.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alhamdulillah saya tidak punya BB, kalau iya mungkin saya akan lebih boros dari sekarang.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fisik... apalagi. Kenapa kita harus mengubah ini-itu untuk permak fisik? Atau kenapa harus iri dengan kelebihan yang dimiliki orang lain? Padahal kita bisa berpikir:&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alhamdulillah saya tidak punya wajah secantik lunamaya, kalau iya mungkin saya akan memilih masuk dunia modelling dan tidak terpikir untuk pakai jilbab.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alhamdulillah saya tidak punya suara seindah xxx (&lt;/i&gt;ga punya ide mau nulis siapa&lt;i&gt;), kalau iya mungkin saya akan sulit untuk punya waktu luang (&lt;/i&gt;konser mulu&lt;i&gt;) dan privasi (&lt;/i&gt;digosipin&lt;i&gt;)&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu dan urusan santai... tidak selamanya membuat pikiran jernih. Kesibukan justru bisa menghindarkan diri dari obrolan gosip binti ghibah. Coba deh berpikir seperti ini:&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alhamdulillah saya tidak punya waktu dan urusan sesantai teman-teman saya, kalau iya mungkin saya akan terjebak dalam obrolan gosip kacangan satu sama lain.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;(spesial buat ini, berpikir seperti ini telah membuat saya benar-benar bersyukur. walaupun pikiran puyeng dan wajah muram, tapi dalam hati bersorak bahagia :D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendamping... haha, masih kecil juga udah sok-sokan "hare gene masih jomblo?". Konyol. Udah tau banyak mudharatnya, pake dibanggain lagi. Nah mungkin untuk yang berkecil hati karena senantiasa 'sendiri', ini bisa direnungkan:&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alhamdulillah saya tidak punya pacar, kalau iya mungkin saya akan terlibat dalam pertengkaran-pertengkaran masalah remeh-temeh dan sepele.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;(tentang ini, secara pribadi saya sangat risih jika mendengar cerita orang yang bertengkar dengan pacarnya hanya karena masalah yang.....ahhh luar biasa sepele! benar-benar membuat saya bahagia karena tidak memilikinya :D)&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alhamdulillah saya tidak punya penggemar, kalau iya mungkin saya akan sering menerima sms/telepon menjijikkan, --dan secara otomatis akan ada juga yang 'nyantol' (kembali pada pernyataan di atas).&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya...&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alhamdulillah saya adalah saya, bukan dia.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah senangnya telah menulis ini.&lt;br /&gt;Sesuatu yang belakangan ini mewarnai dan membahagiakan hidup saya: bersyukur atas apa yang tidak dimiliki.&lt;br /&gt;Sesuatu yang mengiringi senyum saya sepanjang hari, meski senyum itu kadang ditahan dalam hati (&lt;i&gt;kalo senyum mulu dikata orang gila nanti&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;Iringi hidup dengan syukur, atas apa yang ada dan tidak ada dalam hidup kita :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Mbak Whitney Houston : &lt;i&gt;"...learning to love yourself, it is the greatest love of all..."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;nb: di dalam pernyataan-pernyataan di atas saya menggunakan kata "mungkin", jadi saya tidak mengatakan hal itu adalah mutlak "jika X terjadi maka Y pasti akan terjadi". Maka jangan ada yang tersinggung, kalau ada maafkan saya :D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color: rgb(0, 0, 0);  font-style: italic; font-size:16px;"&gt;"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya Azab-Ku sangat pedih'." (Q.S. 14: 7)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-3544002734224056197?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/3544002734224056197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=3544002734224056197' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3544002734224056197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3544002734224056197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2010/02/bersyukur-atas-apa-yang-tidak-dimiliki.html' title='Bersyukur Atas Apa yang Tidak Dimiliki'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/S4CpUS0sM-I/AAAAAAAAAKA/o67XD7bJmjg/s72-c/yoyoshow111.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-3940838927214567596</id><published>2010-01-21T08:12:00.006+07:00</published><updated>2010-01-21T11:19:36.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel muslim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><title type='text'>Takut Sama Kata "Haram"?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/S1fPrLSOJYI/AAAAAAAAAJ4/QD96bJ3sjzg/s1600-h/10UAU118-11-lp.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 225px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/S1fPrLSOJYI/AAAAAAAAAJ4/QD96bJ3sjzg/s320/10UAU118-11-lp.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429036216488961410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belakangan ini, sedang ribut dibahas mengenai pengharaman rebonding dan foto pre-wedding oleh MUI. Para pengguna, dan terutama penyedia jasa ini seperti kebakaran jenggot mendengarnya. Pantas saja penyedia jasa tidak menyetujuinya, karena "periuk nasi"-nya diisi oleh penggunaan jasa ini (salon atau studio foto). Pengguna jasa ini juga pantas protes, karena merasa ekspresi kreativitasnya dibatasi. Tapi mirisnya, tanggapan kontra ini banyak disampaikan dengan cara yang sarkastik binti sinistik. Terutama media penyampaian dunia maya yang dengan bebasnya orang menghujat MUI dengan kata-kata "ada-ada saja", "aneh", "iseng", bahkan "tol*l", dan banyak lagi yang tidak sanggup saya sebutkan meskipun bisa diberi tanda (*).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanggapan tidak setuju yang terkadang 'kotor' ini, pantaskah diucapkan oleh seorang muslim?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut &lt;a href="http://www.tvone.co.id/berita/view/31637/2010/01/16/rebonding_dan_prewedding_diharamkan/"&gt;sumber&lt;/a&gt;, pengharaman rebonding dilakukan, karena memodifikasi rambut dianggap mengandung unsur tasyabbuh bil fussaq atau menyerupai orang-orang fasik. Selain rebonding, forum itu (MUI-red) juga mengharamkan modifikasi rambut dengan gaya punk dan rasta. Sedangkan foto pra nikah atau pre-wedding diharamkan mendekatkan pria dan wanita yang bukan muhrim. "Bagi calon mempelai, hukumnya haram jika terdapat ikhtilat (percampuran laki-laki dan perempuan), kholwat(berduaan) dan kasyful aurat (membuka aurat),"kata putusan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah lho.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika dipikir ulang, apa yang diusahakan oleh MUI ini sebenarnya tidak lain tidak bukan hanya bertujuan menegakkan amar ma'ruf nahi munkar. Menyeru pada kebaikan, menjauhi hal yang buruk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi kan Indonesia tidak hanya mengakui agama Islam??&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke. Tapi menurut Guiness Book of Record, Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. &lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: normal; "&gt;Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia. Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan negara asal jamaah haji terbesar di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: normal; "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hayoo, gak malu sama data Guiness Book of Record?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya rasa, MUI hanya ingin mengarahkan kita menjadi insan yang berakhlak mulia dan khususnya bagi muslim, agar muslim Indonesia menjalankan syari'at Islam dengan benar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi kan bisa membatasi kreativitas orang lain?? Bisa merugikan orang lain (penyedia jasa)??&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tunggu tunggu. Nyantai coy. Sudah tahu info lengkap tentang berita pengharaman ini? Terakhir saya dengar, sebenarnya rebonding dan foto pre-wedding tidak haram asal sesuai dengan batas-batas tertentu. Bahkan orang dari MUI (maaf saya lupa namanya), di acara "Apa Kabar Indonesia Pagi" TVOne tanggal 20 Januari 2010, menyarankan lebih baik menggunakan kalimat "halal namun dalam batas tertentu". Saya setuju dengan hal itu, jadi tidak terdengar sebagai hal yang menakutkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Batasnya apa? Sepengetahuan saya, untuk rebonding, diperbolehkan untuk wanita yang sudah menikah. Hm, masih kontroversial mungkin. Tapi bagaimana kalau kita berpikir positif seperti ini: kalau rambut wanita sudah indah dan dapat "dinikmati" oleh setiap mata yang memandangnya, akan timbul kekhawatiran terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya pelecehan. Maka, ada baiknya kita menghindarinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, sepertinya ada aktor yang perlu diberi perhatian juga dalam masalah ini: Iklan shampoo. Lagian siapa suruh iklan shampoo sering menampilkan rambut yang indah itu sama dengan rambut lurus?? Ini kan jadi mindset yang agak kurang berfaedah bagi setiap insan yang menontonnya. Karena menurut saya, tak selamanya mendung itu kelabu, tak selamanya rambut tidak lurus itu tidak indah, dan tak selamanya jilbab mengurangi keindahan wanita :D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan untuk foto pre-wedding, sependengaran saya, boleh asal pakaiannya menutup aurat, tidak transparan, dan tidak ketat. Juga, calon mempelai tidak boleh saling bersentuhan. Saya yakin fotografer profesional mampu mengarahkan gaya yang sesuai dengan batas ini, maka tidak usah takut kehabisan isi "periuk nasi".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke, sampai di sini mungkin Anda akan menganggap saya sebagai antek MUI.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan, bukan. Tenang saja. Saya masih mahasiswa dan tidak punya hubungan darah dengan orang MUI.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya rasa MUI juga seharusnya dapat menyampaikan hal itu dengan lebih lembut. Bukan langsung dengan kata "haram" yang seolah-olah menjadi 'ketidakbolehan mutlak' yang mengancam dan menakutkan. Padahal, pada kenyataannya ada 'kebolehan dalam batas tertentu' yang bisa disebut "halal asalkan...".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka menurut saya, jika MUI ingin membahas haram-mengharam ini lagi, sebaiknya tidak menggunakan pola deduktif (umum ke khusus) lagi. Selama ini saya merasa isu pengharaman itu urutannya seperti ini: ada kabar pengharaman dari MUI dengan penyampaian "xyz itu haram", kemudian kontroversial, kemudian baru ada pembahasan yang lebih 'bijaksana'.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin bisa dicoba dengan pola induktif (khusus ke umum), dimana masalah dibahas terlebih dahulu, mengenai baik-buruk dan dampaknya, dibahas dalam forum yang dapat melibatkan masyarakat luas (tidak tertutup MUI saja), kemudian baru diputuskan mengenai 'boleh atau tidaknya'.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedikit (tapi agak panjang :p) dari kisah hidup saya pribadi tentang rebonding ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejujurnya saya juga pernah melakukan pelurusan rambut meski bukan rebonding (smoothing). Itu dulu, saat saya masih di jaman 'jahil', alias masih belum pakai jilbab, alias di masa-masa paling indah, masa-masa di sekolah :p&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mau tau alasannya? Iseng. Ampun deh. Sebelumnya, saya tidak pernah terpikir untuk meluruskan rambut. Malah saya sering berpikir bahwa rambut yang diluruskan dengan cara itu terlihat aneh dan jadi tidak seindah biasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alasannya karena saya ingin mengubah sedikit penampilan. Akhirnya dalam waktu beberapa hari, saya putuskan untuk coba smoothing. Dan benar saja, saya malah agak menyesal waktu itu, bukan hanya tidak cocok (karena terlalu lurus), tapi juga karena biayanya yang agak lumayan kalau untuk makan 50 mangkok bakso. Huft, dasar jaman 'jahil'.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi biar saya simpan saja penyesalan itu di dalam peti, yang lalu biarlah berlalu. Yang penting alhamdulillah saya sudah pakai jilbab, jadi orang tidak perlu tahu apa yang saya lakukan dengan rambut saya (kesannya ada penyiksaan terhadap rambut :p).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan semenjak saya pakai jilbab, saya tidak mungkin ke salon umum yang biasa saya datangi (beuh ketauan sering nyalon -_-), maka saya ke salon muslimah. Saya baru sadar kalau di salon muslimah memang tidak ada jasa pelurusan rambut atau pengeritingan rambut. Tapi salon tersebut sangat laku binti ramai kok. Kan masih ada puluhan jasa lain yang bisa kita nikmati di salon.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itulah, menurut saya, penyedia jasa rebonding alias salon tidak usah terlalu risau dengan keputusan MUI. Setahu saya belum ada "salon khusus rebonding" kan? Setiap salon pasti ada banyak hal yang bisa mereka tangani dan memang dibutuhkan masyarakat. Sekali lagi, ke salon tidak hanya untuk rebonding kan, Saudariku tercinta?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konklusinya, Saudara/Saudari tidak usah terlalu takut dengan kata 'haram' yang dikeluarkan MUI, apalagi menentang dengan hujatan kasar. Semua ada batas boleh-tidaknya dan semua ada manfaatnya. Aturan dibuat untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, bukan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, sebaliknya, dengan segala rasa hormat, saya sampaikan bahwa pihak MUI juga mestinya lebih lembut lagi dalam penyampaian. Bedah dulu masalahnya supaya jelas, baru beri pernyataan akhir.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jayalah Terus Indonesiaku !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik" (Q.S. 3: 110)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-3940838927214567596?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/3940838927214567596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=3940838927214567596' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3940838927214567596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3940838927214567596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2010/01/takut-sama-kata-haram.html' title='Takut Sama Kata &quot;Haram&quot;?'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/S1fPrLSOJYI/AAAAAAAAAJ4/QD96bJ3sjzg/s72-c/10UAU118-11-lp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4878078377901382776</id><published>2009-12-27T08:18:00.005+07:00</published><updated>2010-06-22T15:19:44.096+07:00</updated><title type='text'>Mimpi Buruk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SzbH2dJ1E9I/AAAAAAAAAJw/YRhvz4jHHDs/s1600-h/yawn3.jpg" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 249px; height: 235px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SzbH2dJ1E9I/AAAAAAAAAJw/YRhvz4jHHDs/s320/yawn3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419738939939689426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia yang setiap hari menggerayangi pikiranku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia yang hampir setiap hari mengganggu tidur malamku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia yang tidak peduli dengan maag dan migrain-ku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia yang membuatku hidup tak tenang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dialah mimpi burukku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia......&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;TUGAS-TUGAS DI SEMESTER TIGA !&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baik. Duduk manis, dan dengarkan curhatku.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tugas akhir memang diberikan 4 minggu atau 3 minggu atau 2 minggu sebelum dikumpulkan (atau mungkin 2 bulan? "agak" jarang sepertinya).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biasanya dikumpulkan pada saat Ujian Akhir Semester berlangsung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi lihatlah perjalanan panjang ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen A matkul 1 memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen B matkul 2 memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen C/D matkul 3 memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen E matkul 4 memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen F matkul 5 memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen G matkul 6 memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen H matkul 7 memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen I matkul 8 memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berlangsung seperti itu, hingga mendekati akhir semester *_*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi bagaimana saya tidak menjadi seorang deadliner?????&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke, LEBAY.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika keadaannya sedikit saya perhalus lagi, misalnya ada 3 atau lebih dosen yang tidak memberikan tugas untuk minggu depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi ada kuis suatu matkul yang menyita perhatian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, ada sesuatu yang lebih mengalihkan perhatian, ketimbang deretan tugas-tugas lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belum lagi ditambah amanah organisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu, menjelang Ujian Akhir Semester.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tugas akhir menumpuk. Bahkan, matkul 3 yang dosennya ada 2 (C dan D), memberikan tugas akhir yang berbeda (alias ada dua tugas akhir untuk satu matkul). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Materi UAS juga menumpuk, belum lagi "nombokkin" materi yang sama sekali tidak dimengerti walaupun sudah dijelaskan di perkuliahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atau "nombokkin" materi yang memang belum pernah diterangkan di perkuliahan, tapi disinyalir akan keluar sebagai materi UAS.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang sebaiknya kita lakukan untuk menghadapi hal itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pakailah pelampung, baju penyelam, sepatu katak, tabung oksigen, lalu terjun ke Samudera Atlantik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;-_-&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat itu memang saat paling kritis dari saat yang selalu saja kritis di semester tiga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setidaknya, bagi saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi saya yang terlampau bodoh mengatur waktu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi saya yang sempat tidak percaya bahwa di dunia ini ada manajemen waktu bagi mahasiswa 24 SKS.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang, semua sudah selesai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, selesai, dan semua terselesaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi hasilnya? Jangan ditanya. Berpikir untuk membayangkannya saja tidak sanggup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;~emang belum keluar sih&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua "mimpi buruk" itu sudah tersapu derasnya aliran arung jeram.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah terbawa oleh lajunya wahana halilintar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah terputar oleh pusingnya wahana ombang-ombang, rajawali, dan burung tempur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah di"pijat-refleksi" oleh kursi di simulator 4 dimensi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan sudah diayun oleh para kuda di turangga-rangga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MERDEKAAAAAAAAAAA !&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nightmare is going.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Holiday is coming.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;19th is waiting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;~halah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Happy holiday, happy anniversary for my mom and my dad !&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;:)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*curahan hati seorang depresi akibat semester tiga, maaf lahir batin jika membaca ini membuang waktu Anda*&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;"Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" (Q.S. 94:6)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4878078377901382776?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4878078377901382776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4878078377901382776' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4878078377901382776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4878078377901382776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/12/mimpi-buruk.html' title='Mimpi Buruk'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SzbH2dJ1E9I/AAAAAAAAAJw/YRhvz4jHHDs/s72-c/yawn3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-1328952066659200106</id><published>2009-11-27T21:27:00.003+07:00</published><updated>2009-11-28T06:13:26.501+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>Menjembatani Semangat</title><content type='html'>&lt;object width="445" height="364"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/H8ZuKF3dxCY&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/H8ZuKF3dxCY&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="445" height="364"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tonton video di atas?&lt;br /&gt;Kalau belum silakan ditonton dulu.&lt;br /&gt;Kalau sudah silakan lanjut membaca.&lt;br /&gt;Kalau tidak mau lanjutkan baca, silakan tutup halaman ini -_-'&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika sebelumnya postingan saya menunjukkan keterpurukan dan kesedihan, postingan kali ini akan menjembatani saya untuk mulai kembali menulis dengan semangat 2009/2010.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Nick Vujicic, orang yang jadi "tokoh utama" dalam video di atas itu nyata ada.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tanpa tangan, tanpa kaki, tapi dengan berbagai kemampuan dan keinginan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;LUAR BIASA !&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bagaimana dengan Nick-en Puspitaningrum?? &lt;i&gt;(halah, nick-en?)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Betapa tidak pantasnya dia tenggelam dalam keterpurukan dan terus meratapinya, sementara di luar sana masih banyak yang lebih kuat untuk berjuang dalam menghadapi hidupnya yang lebih berat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nick Vujicic: "&lt;i&gt;If I fail, I try again, and again, and again&lt;/i&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;If you fail, are you going to try again?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Malu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Beneran, saya malu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Buat apa terpuruk?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bahkan saya belum cukup haul (&lt;i&gt;jiah emang mau zakat&lt;/i&gt;) untuk disebut gagal.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hanya baru melewati kerikil-kerikil dalam perjalanan menuju &lt;i&gt;"finish"&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Are you going to finish strong?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jadi, untuk menuju kesuksesan itu...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Let'&lt;/i&gt;&lt;i&gt;s thankful for what we have, not bitter for what we don't have!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ok, saya sudahi saja postingan bernuansa cinta laura ini--sesuatu yang sangat jarang terjadi dalam postingan saya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang penting, semangaaaat!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;The human spirit can handle much more than we can realize! &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(wah Niken Laura Kiehl dateng lagi)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (Q.S 2:214)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-1328952066659200106?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/1328952066659200106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=1328952066659200106' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1328952066659200106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1328952066659200106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/11/sudah-tonton-video-di-atas-kalau-belum.html' title='Menjembatani Semangat'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-8403304927494861305</id><published>2009-11-14T21:34:00.004+07:00</published><updated>2009-11-14T22:40:57.750+07:00</updated><title type='text'>Aku dan Mereka (Setengah Fiksi)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sv7H8lG8JSI/AAAAAAAAAJk/jYKB4sRq7yU/s1600-h/yoyocici-disp160xy.jpg" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sv7H8lG8JSI/AAAAAAAAAJk/jYKB4sRq7yU/s320/yoyocici-disp160xy.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403976446458471714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini hanya setetes peluh dari selangkah perjalanan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru satu titik yang ku torehkan, dan masih harus ku tarik hingga menjadi garis tak berujung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun peluh ini menggangguku, menghalangiku dengan terlalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angin ini pula yang telah padamkan kobar api semangat yang dulu tersulut besar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku masih ingat cemooh mereka yang dulu tak pernah menjadi urusanku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku juga masih ingat tawa mereka saat susahku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ah... itu juga bukan urusanku, dulu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum aku sendiri yang mendatangkan geram itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka tak berubah, akulah yang berubah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka tetap saja merendahkanku, dari dulu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan aku semakin marah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun semakin ku rasakan amarahku, semakin lemah jiwaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang telah aku lakukan untuk membela diriku?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hanya mengeluh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu pun dalam hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amarah itu meledak, hanya dalam hati, dan hanya aku yang merasakan sakitnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana tidak, jiwaku semakin lemah sementara tak ada satu pun yang mampu dan mau menguatkannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku benci dengan keyakinanku saat aku bilang semua ini dapat ku atasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku benci dengan kesombonganku saat aku percaya bahwa aku bisa bertahan tanpa dukungan orang-orang itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, kini hanya ada "aku" dan "mereka".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah dikotomi yang tak akan pernah menjadi "kami".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;"...sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (Q.S. 2: 153)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF6666;"&gt;niken © &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-8403304927494861305?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/8403304927494861305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=8403304927494861305' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/8403304927494861305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/8403304927494861305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/11/aku-dan-mereka-setengah-fiksi.html' title='Aku dan Mereka (Setengah Fiksi)'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sv7H8lG8JSI/AAAAAAAAAJk/jYKB4sRq7yU/s72-c/yoyocici-disp160xy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4032695359435707542</id><published>2009-09-08T12:58:00.010+07:00</published><updated>2010-06-22T15:40:37.676+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>Keguncangan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SqX1I0ycL6I/AAAAAAAAAJc/9E8Viufk1iA/s1600-h/yoyocici-disp153.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; DISPLAY: block; HEIGHT: 200px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378974861921890210" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SqX1I0ycL6I/AAAAAAAAAJc/9E8Viufk1iA/s320/yoyocici-disp153.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 2 September 2009.&lt;br /&gt;Siang itu sekitar pukul 14.30-15.00 WIB, suasana kelas seperti biasanya. Dosen menjelaskan Satuan Acara Perkuliahan. Beberapa mahasiswa mendengarkannya dengan seksama. Sebagian besar mahasiswa yang lain, dengan berat hati, mulai dilanda kantuk yang teramat sangat, dan mungkin sudah ada yang terbang bersama mimpinya. Saya, sebagai mahasiswa yang termasuk dalam “sebagian besar mahasiswa yang lain”, berusaha melawan kantuk dengan menulis puluhan kata “niken” dan menggambar sesosok orang—walaupun sebenarnya gambar itu justru mirip hantu film horor Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saya merasa lantai kelas bergetar. Oh, ada yang berlarian di koridor, pikir saya. Tapi ternyata semua teman-teman saya merasakan getaran yang sama (&lt;em&gt;kok agak jijik ya kalimat barusan&lt;/em&gt;). Ada yang berkata, “Gempa ya?”. Semua terdiam, berusaha merasakan getaran dengan khidmat. Tapi getaran itu malah semakin kencang. Dan para mahasiswa pun langsung berlari keluar kelas, meninggalkan dosen yang belum sempat berkata apa-apa (&lt;em&gt;hehe, maaf mas, panik&lt;/em&gt;). Bagaimana tidak, kelas kami saat itu berada di lantai 5. Bayangan mengenai gedung ambruk langsung menggerayangi pikiran sebagian dari kami. Di tangga pun sudah penuh orang untuk turun, jadi perjalanan untuk sampai di bawah agak terhambat. Begitu sampai di bawah, semua sudah lega. Saya juga lega, di samping rasa kantuk saya yang mendadak benar-benar hilang. Apa mungkin ini semacam bel untuk membangunkan para mahasiswa pengantuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, kejadian itu adalah gempa sungguhan. Pusat gempanya di Tasikmalaya, dengan kekuatan 7,3 SR. Waduh, suasana di kampus saya saja sudah sebegitu heboh, bagaimana di pusatnya ya? Lewat berita televisi, memang menyedihkan melihat saudara setanah air kita yang menjadi korban gempa. Semoga mereka mendapat ketabahan dan kesembuhan. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pengalaman pertama saya merasakan getaran gempa (&lt;em&gt;kalo getaran hati sih sering, haha&lt;/em&gt;). Saat itu juga, kelas langsung dibubarkan, atau lebih tepatnya membubarkan diri. Jadi agak trauma kuliah di lantai 5. Tapi mungkin lebih trauma lagi orang-orang yang saat itu berada di gedung lantai 20 ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian curpen (curhat pendek) dari saya, maaf beritanya agak basi, baru sempet posting karena kecapekan kuliah 24 SKS dan kegiatan-kegiatan lainnya. Oiya, masa hari ini saya jadwalnya 1 matkul doang, eh dosennya kagak dateng. Tau gitu ga usah ke kampus dah, mana lagi agak demam gini T_T (&lt;em&gt;sekalian curhat beneran, nanggung :p&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya, ‘Mengapa bumi (jadi begini)?’ Pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya.” (Q.S. 99: 1-5)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4032695359435707542?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4032695359435707542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4032695359435707542' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4032695359435707542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4032695359435707542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/09/keguncangan.html' title='Keguncangan'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SqX1I0ycL6I/AAAAAAAAAJc/9E8Viufk1iA/s72-c/yoyocici-disp153.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-6293229966739274770</id><published>2009-08-17T10:01:00.012+07:00</published><updated>2010-06-23T17:40:32.099+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edukasi'/><title type='text'>Pemuda di 64 tahun Kemerdekaan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SojspO-lcqI/AAAAAAAAAJU/ZtKivoayUos/s1600-h/merdeka.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; DISPLAY: block; HEIGHT: 200px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370802748778705570" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SojspO-lcqI/AAAAAAAAAJU/ZtKivoayUos/s320/merdeka.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;"Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannnya. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;Jakarta, tanggal 17 bulan 8 tahun '45&lt;br /&gt;Atas nama bangsa Indonesia,&lt;br /&gt;Soekarno - Hatta&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Naskah di atas, 64 tahun yang lalu, menjadi sebuah perubahan bagi bangsa Indonesia. Sebuah pernyataan lepasnya belenggu kolonial dari bangsa kita, yang menyiksa, yang menindas, yang bertindak sewenang-wenang. Sebuah pernyataan bahwa bangsa kita mampu untuk berdiri sendiri tanpa bayang-bayang kekuasaan pemerintah lain.&lt;br /&gt;Dalam 64 tahun kemerdekaan Indonesia, apa yang telah pemuda lakukan untuk Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya tiba-tiba berkeinginan untuk menuliskan hal ini setelah melihat tayangan "John Pantau" edisi Merdeka di TransTV, tanggal 16 Agustus 2009. Judulnya kurang lebih sama seperti judul &lt;em&gt;postingan&lt;/em&gt; saya kali ini. Dan isinya adalah pemantauan terhadap :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1. Pelajar SMA yang terlambat masuk sekolah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terlambat masuk ke sekolah mungkin menjadi hal yang biasa untuk beberapa siswa. Saya juga pernah mengalaminya wwaktu SMA (bahkan dua hari berturut-turut T_T). Hm, tapi untuk membuktikan kepada negeri bahwa kita adalah generasi muda yang siap mempertahankan kemerdekaan, tanamkan sikap disiplin dalam diri kita.&lt;br /&gt;Kalau teman-teman yang lain bisa disiplin dengan tepat waktu, kenapa kita tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;2. Pelajar SMP yang mengendarai motor di jalan raya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini tentunya bukan hal yang membanggakan, karena mengendarai kendaraaan tanpa SIM merupakan pelanggaran. Apalagi pengendara tersebut tidak punya SIM karena belum cukup umur. Pelajar SMP yang umumnya berusia 12-14 tahun, tidak mungkin bisa membuat SIM. Tapi ada juga beberapa pelajar SMP yang membuat SIM &lt;em&gt;"nembak"&lt;/em&gt; yang memalsukan tahun kelahirannya, contohnya dalam tayangan tersebut adalah pelajar kelahiran tahun 1994 dipalsukan menjadi 1990.&lt;br /&gt;Wahai pelajar kecil, berbesar-hatilah untuk naik kendaraan umum jika umur kalian memang belum diperbolehkan untuk mengendarai kendaraan, karena besar hati dan lapang dada adalah salah satu semangat pemuda terbaik bangsa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;3. Pelajar SMP yang berpacaran di taman kota siang hari&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang melihat tayangan ini, sepakat jika saya katakan ini sangat menjijikkan?? Sepertinya tidak berlebihan saya katakan seperti itu. Dengan kamera tersembunyi, tayangan ini merekam dua pasang muda-mudi cilik yang tengah asyik berpacaran layaknya orang dewasa (hmh, padahal orang dewasa pun seharusnya jangan seperti itu--sebelum "halal"). Mereka duduk berdekatan, berpegangan tangan, dan berciuman. Ergh!! (tidak, sedikitpun saya tidak iri terhadap mereka! -_-) Mereka masih pelajar SMP kelas 2 dan 3 yang usianya sekitar 13 tahun, dan mungkin tinggi badannya belum mencapai 150 cm.&lt;br /&gt;Hai bocah-bocah cilik, tak usahlah kalian tertarik untuk mengikuti gaya hidup non-manfaat yang kalian lihat di media. Jadilah diri kalian sendiri, tak usah ikuti hawa nafsu yang membawa kalian pada kemudharatan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;4. Pelajar SD yang merokok&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ahh, hampir tak kuasa saya menontonnya. Dua anak SD, yang satu berusia 8 tahun (kelas 3) dan yang lain berusia 11 tahun (kelas 6), sedang menikmati sebatang rokok. Benar-benar rokok, yang mengeluarkan asap, bukan coklat atau permen yang berbentuk rokok!!! Menurut info, mereka mulai merokok dari usia 6 dan 7 tahun. Hah, umurnya hanya sedikit lebih tua dari Shinchan yang berusia 5 tahun dan nakalnya minta ampun, tapi Shinchan tidak pernah diceritakan sedang merokok -_-&lt;br /&gt;Ketahuilah anakku (&lt;em&gt;sejak kapan jadi anak situ?!?!&lt;/em&gt;), rokok itu benda yang dipenuhi racun berbahaya untuk tubuhmu dan orang-orang di sekitarmu. Apa kalian mau, belum bisa mencapai cita-cita untuk membangun negeri ini, tapi sudah sakit-sakitan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miris, luar biasa miris jika kita melihat tayangan-tayangan tersebut.&lt;br /&gt;Semangat proklamasi yang dikobarkan para proklamator dan pejuang kemerdekaan Indonesia dulu, kini tidak lebih sebagai sebuah wacana dalam buku Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolah-sekolah yang harus dihapalkan siswa ketika hendak ulangan.&lt;br /&gt;Tidak lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukanlah generasi terbaik bangsa ini dan saya bukanlah hamba terbaik dari Allah SWT.&lt;br /&gt;Tapi saya, Anda, dan segenap sahabat kita, adalah pemuda yang tentunya tidak ingin melihat bangsa ini kian terpuruk.&lt;br /&gt;Karena bangsa ini, tidak membutuhkan generasi parasit yang hanya mau menumpang hidup di Indonesia!&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BANGKIT INDONESIA !&lt;br /&gt;BANGKIT PEMUDA INDONESIA !&lt;br /&gt;BANGKIT RAKYAT INDONESIA !&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikuti bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaga atas perintah Allah. &lt;strong&gt;Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaaan yang ada pada diri mereka sendiri.&lt;/strong&gt; Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (Q.S. 13:11)&lt;br /&gt;Oia, ada link video yang pas banget buat pemuda Indonesia :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://indonesiaunite.com/music/"&gt;http://indonesiaunite.com/music/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cekidot !&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-6293229966739274770?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/6293229966739274770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=6293229966739274770' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/6293229966739274770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/6293229966739274770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/08/pemuda-di-64-tahun-kemerdekaan.html' title='Pemuda di 64 tahun Kemerdekaan'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SojspO-lcqI/AAAAAAAAAJU/ZtKivoayUos/s72-c/merdeka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-5083829986299061904</id><published>2009-08-14T20:51:00.008+07:00</published><updated>2010-06-23T17:47:44.742+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review film'/><title type='text'>Merantau (Review Film)</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SoYQTUNTdiI/AAAAAAAAAJM/NyPymqWAQ6A/s1600-h/MerantauPoster+copy.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 140px; DISPLAY: block; HEIGHT: 200px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369997529713964578" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SoYQTUNTdiI/AAAAAAAAAJM/NyPymqWAQ6A/s200/MerantauPoster+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Di Minangkabau, Sumatra Barat, Merantau adalah tradisi yang harus dijalankan setiap anak laki-laki. Yuda (&lt;strong&gt;Iko Uwais&lt;/strong&gt;), pesilat Harimau handal, dalam persiapan akhir untuk memulai perantauannya. Ia harus meninggalkan keluarganya, ibu tercinta, Wulan (&lt;strong&gt;Christine Hakim&lt;/strong&gt;), dan udanya, Yayan (&lt;strong&gt;Donny Alamsyah&lt;/strong&gt;), kenyamanan dan keindahan kampung halamannya, dan membuat nama untuk dirinya di keserabutan kota Jakarta. Nasib mempertemukan Yuda dengan yatim piatu Adit (&lt;strong&gt;Yusuf Aulia&lt;/strong&gt;) dan kakaknya, Astri (&lt;strong&gt;Sisca Jessica&lt;/strong&gt;), yang akan menjadi korban organisasi ilegal human trafficking. Organinsasi yang memperlakukan manusia seperti barang ini dipimpin seorang Eropa berhati batu, Ratger (Mads Koudal) dan tangan kanannya Luc (Laurent Buson). Ketika terluka dalam perkelahian antara Johni (&lt;strong&gt;Alex Abbad&lt;/strong&gt;), para tukang pukulnya dan Yuda, Ratger bersikeras mencari Astri, atau "barangnya", yang berhasil diselamatkan dan ingin pembalasan berdarah setimpal. Perkenalan Yuda dengan kota serabutan ini seperti api yang menyulut ketika situasi memaksanya untuk melarikan diri bersama Astri dan Adit dari kejaran mucikari dan preman-preman yang menguasai malam, menggerayangi setiap jalanan, dan mengejar setiap langkah mereka.&lt;br /&gt;(sumber : &lt;a href="http://www.21cineplex.com/merantau,movie,2120.htm"&gt;http://www.21cineplex.com/merantau,movie,2120.htm&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Cerita di atas merupakan sinopsis dari film Merantau, yang telah dan sedang diputar di bioskop-bioskop kesayangan Anda.&lt;br /&gt;Dan bagaimana kesan saya terhadap film tersebut?&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Gak pentiiing...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ah jangan jahat gitu, ini kan blog saya, suka-suka saya dong, baca "Selengkapnya" yah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama : &lt;strong&gt;KEREN ABIS!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya semua film yang saya ulas di blog ini saya puji demikian ya.&lt;br /&gt;Kenyataan sih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak alasan untuk saya nyatakan seperti itu.&lt;br /&gt;Aktor/aktris, latar tempat, latar suara, dan latar suasana; elemen-elemen tersebut terancang apik dalam film ini.&lt;br /&gt;Dibuka dengan adegan (latihan) silat oleh Yuda yang luar biasa, membuat segala perhatian teralih ke layar.&lt;br /&gt;Pemeran Yuda (Iko Uwais) bukan sembarang pendatang baru, tapi memang orang yang benar-benar ahli silat, dan aktingnya tidak mengecewakan. Juga Eric (kenalan Yuda dalam perjalanan ke Jakarta--entah siapa nama aslinya), yang adegan silatnya cukup membuat penonton (baca: saya) terpukau.&lt;br /&gt;Sisca Jessica pemeran Astri, walaupun selama ini saya menganggap ia biasa saja, tapi perannya di film ini membuat saya cukup kagum padanya. Pemeran si kecil Adit juga tidak bisa diremehkan--setidaknya bagi saya.&lt;br /&gt;Christine Hakim... haaa, sudah tidak usah diragukan lagi. Pemeran ibu dari Yuda dan Yayan di film ini tidak muncul banyak, namun setiap beliau muncul... aktingnya mengalihkan duniaku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hal yang membuat saya takjub dengan film garapan Gareth Evans ini : ada &lt;em&gt;subtitle &lt;/em&gt;Bahasa Inggris!&lt;br /&gt;Oh, ternyata film ini akan diputar di beberapa negara, juga telah hadir di &lt;em&gt;Hongkong Filmart&lt;/em&gt; pada bulan Maret 2009 lalu, serta menghadiri undangan untuk pemutaran screening 3 scene trailer dan promo di &lt;em&gt;Cannes Film Festival Market&lt;/em&gt;, Perancis pada 13-15 Mei 2009, penutup di &lt;em&gt;13th Puchon International Fantastic Film Festival&lt;/em&gt;, dan film pembuka &lt;em&gt;3rd Jogja NETPAC Asian Film Festival&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Whuaaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menonton film ini, suasananya mengingatkan saya pada film-film Jackie Chan. Tapi di lain bagian, saya malah merasa sedang menonton film Hollywood. Dua bulenya itu lho, waktu mereka sedang ngobrol berdua di apartemen, dan &lt;em&gt;subtitle&lt;/em&gt;-nya berubah jadi Bahasa Indonesia, membuat seperti menonton film Hollywood saja. Tapi tetap, adegan awal film ini "Indonesia banget" (pake bahasa Minang lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada juga yang kurang saya suka dari film ini...&lt;br /&gt;- Pemeran Eli, wanita yang disukai Yuda, yang muncul di awal-awal, tidak ada ceritanya lagi setelah satu adegan itu. Hmm, agak ganjil menurut saya. Apa kabarnya ya?&lt;br /&gt;- Banyak kata-kata "bangs**", "anj***", "ta*", dan lain sebagainya yang diulang-ulang. Yah, mungkin suasana adegannya memang mendukung untuk mengucapkan kata-kata itu, tapi bagi saya... ahh kasihan kan anak-anak yang menonton film itu kalau menirunya.&lt;br /&gt;- Saya agak bingung dengan hubungan dua bule yang menjadi bos &lt;em&gt;human trafficking&lt;/em&gt; di sana. Apakah teman, atau saudara, atau homo? Entah memang tidak jelas atau saya yang lemot mikirnya ya?&lt;br /&gt;- &lt;em&gt;Subtitle&lt;/em&gt;-nya kadang berbeda dengan yang diucapkan asli. Hm, mungkin bahasa Indonesia lebih beragam perbendaharaan kata-katanya, sehingga agak mengganjal ketika dialog film itu diubah ke Bahasa Inggris. Tapi, ada juga beberapa kalimat yang tidak diartikan, contohnya dialog Ibu Yuda yang kurang lebih seperti ini, "semoga Allah melindungimu". Apa mungkin dalam &lt;em&gt;subtitle&lt;/em&gt;-nya memang sengaja dikurangi unsur agamanya ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, secara keseluruhan saya tetap kagum pada film ini.&lt;br /&gt;Menghadirkan silat yang keras namun bukan untuk kejahatan.&lt;br /&gt;Menampilkan bangsa Indonesia sebagai pahlawan bagi nasib sesamanya (biasanya kan di film Hollywood orang Barat yang jadi pahlawan, bahkan pahlawan bagi dunia).&lt;br /&gt;Ceritanya sadis tapi masuk akal.&lt;br /&gt;Akhir film yang saya nantikan: &lt;em&gt;sad ending&lt;/em&gt;! (gak mau ngasih tau ah, biar pada nonton dulu :D).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, film ini membuat saya semakin kagum pada perfilman Indonesia!&lt;br /&gt;Musnahkan film-film Indonesia yang minim makna seperti hantu-hantu bergentayangan dan adegan-adegan erotis!&lt;br /&gt;Tunjukkan ke-Indonesia-an kita yang sesungguhnya!&lt;br /&gt;Maju terus Indonesia!!!&lt;br /&gt;(kok jadi heboh sendiri gini :D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana" (Q.S. 9:71)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-5083829986299061904?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/5083829986299061904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=5083829986299061904' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/5083829986299061904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/5083829986299061904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/08/merantau-review-film.html' title='Merantau (Review Film)'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SoYQTUNTdiI/AAAAAAAAAJM/NyPymqWAQ6A/s72-c/MerantauPoster+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-3285061934187951016</id><published>2009-08-03T13:11:00.006+07:00</published><updated>2009-08-03T14:31:43.931+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>TL: Pohon Langit</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Tiada kali barang sedetik&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Nikmat Ilahi dari hatiku&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Alam terpandang segala cantik&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Meiramakan jiwa deru rinderu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Tiada sunyi barang sesaat&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Nikmat Ilahi melingkungi daku&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Alam keliling nampakkan gairah&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Dalam bernajat menembang lagu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Oh Tuhan, penuh sudah jiwaku dengan nikmat-Mu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Berilah daku ilham yang dapat menuntun daku&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Dalam menerima nikmat-Mu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal yang harus diluruskan untuk pertama kali : &lt;u&gt;Syair di atas bukan karya saya!&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(siapa juga yang nuduh??)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Syair yang sebenarnya punya nada di atas adalah karya Kak Adri, pelatih Teater Langit. Musiknya ditata oleh Kak Alus yang juga salah satu pelatih Teater Langit dan tahun lalu mengharumkan nama Teater Langit dengan meraih penghargaan sebagai Penata Musik Terbaik di Festival Teater SLTA Se-Jabodetabek ke-18 (&lt;em&gt;cieee...&lt;/em&gt;).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tahun ini pun Teater Langit (TL) mengikuti Festival Teater SLTA (FTS) ke-19, dan syair di atas menjadi salah satu lagu di dalam lakon berjudul "Pohon Langit" yang telah dipentaskan pada tanggal 30 Juli 2009.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berikut adalah sinopsis ceritanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Pohon Langit" berkisah tentang pohon yang diperebutkan oleh penduduk negeri Smarathama dan Karimuntani. Kedua negeri tersebut bersikukuh bahwa Pohon Langit adalah milik negerinya, dan mengklaim bahwa kepercayaan dan buku suci milik merekalah yang paling benar dan tidak boleh ada kepercayaan dan buku sici lain. Akhirnya, perebutan itu hanya menyisakan penderitaan bagi kedua negeri. Perang yang telah menjatuhkan banyak korban, ditambah dengan bencana alam yang terjadi di sana, membuat mereka kehilangan keluarganya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berikut adalah curhat colongannya. &lt;em&gt;(yang males baca lanjut ke paragraf berikutnya!)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai alumni, saya hanya bisa membantu sekadarnya, dan bahkan sekitar 2 minggu sebelum pementasan saya baru bisa ikut membantu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Emang ngapain aja baru H-2minggu bantuin??&lt;/em&gt; Yee, jangan ngomel-ngomel dong, saya kan juga ngurus diri saya yang ikut "ujian" walaupun...hiks... Mana abis ujian pake sakit segala lagi! Tapi emang tau diri tuh sakit, datengnya pas selesai ujian.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Emang situ bisa bantu apa??&lt;/em&gt; Eit, jangan salah! Walaupun memang saya lebih banyak plonga-plongo (hehe..), tapi kan memang ada pekerjaaan yang mereka (pemain TL) sulit mengerjakannya karena harus menjaga kesehatan demi mencapai pementasan yang sukses. Yah, yang paling riil saya kerjakan sih membantu artistik, seperti bikin batu, bikin tameng, dan bikin huruf-huruf. Pekerjaan saya yang lain adalah menghibur mereka yang di sana (&lt;em&gt;emang tempat pengungsian??&lt;/em&gt;). Hehe.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yah begitulah sodara-sodara, sepertinya mereka memang kurang SDM dalam pengerjaan hal-hal di luar permainan teater. Jadi saya dan teman-teman alumni lain pun (ana, fani, julpa, nisa, kintan, fifo) masih berguna tenaganya di bidang artistik dalam H-seminggu pementasan. Bahkan H-1 saat saya dkk pulang pukul 22.00, saya masih bikin huruf-huruf sampai pukul 03.00 di rumah (&lt;em&gt;curhat banget &lt;/em&gt;T_T).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fiuuh, bahkan 3 hari berturut-turut sebelum pementasan, saya dkk pulang malam (sekitar pukul 21.00-22.00 WIB) dari smansa. Mana gak ada yang searah lagi pulangnya. Hiks, atuuuut... (tapi sok-sok berani sih, daripada nggak pulang).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pementasan pun berjalan dengan (alhamdulillah) lancar, walaupun memang ada kekurangan di beberapa bagian. Di akhiri dengan isak tangis haru para pemain seusai pementasan (&lt;em&gt;wah jadi teringat 2 tahun lalu, saya dkk yang nangis kayak gitu, hoho&lt;/em&gt;). Walaupun saat evaluasi banyak kritik dari juri, insya Allah kritik itu bisa membangun TL. Para penonton pun sepertinya cukup puas, terlihat dari beberapa penonton yang menitikkan air mata saat menonton (&lt;em&gt;bukan kelilipan kan?&lt;/em&gt;). Semangaaaaaaaaaaat!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selamat buat Kak Adri (sutradara+penulis naskah), Kak Yoga (penata gerak teater), Kak Jojon (penata artistik), Mas Ari (penata gerak tari), Kak Deka (penata cahaya), dan semua pemain TL (sebagai perwakilan karena kebanyakan: Aul, Lia, dkk) atas pementasan teater kemarin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga TL kali ini tetap dapat penghargaan dan masuk berbagai nominasi, amiiin! :)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan hikmah dari lakon "Pohon Langit" ini sepertinya cukup terangkum dalam ayat berikut:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Dan perangilah di Jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas" (Q.S. 2: 190)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-3285061934187951016?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/3285061934187951016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=3285061934187951016' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3285061934187951016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/3285061934187951016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/08/tl-pohon-langit.html' title='TL: Pohon Langit'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-5485743095374568544</id><published>2009-07-21T20:02:00.000+07:00</published><updated>2009-07-25T10:18:51.594+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjalanan'/><title type='text'>Laporan Selayang Pandang: Lombok</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Smp4Ovi0mCI/AAAAAAAAAI8/sbg8sTdytFs/s1600-h/10UAc312-18-lp.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 148px; DISPLAY: block; HEIGHT: 192px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362230501014018082" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Smp4Ovi0mCI/AAAAAAAAAI8/sbg8sTdytFs/s320/10UAc312-18-lp.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Pada tanggal 18 sampai 21 Juli lalu, saya dan kedua orang tua saya singgah ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bukan untuk liburan, karena kedua kakak saya tidak ikut serta dalam perjalanan tersebut (&lt;em&gt;kasian yah&lt;/em&gt;). Kami ke Lombok untuk menghadiri rangkaian pernikahan sepupu saya di sana. Hm, lumayan juga jadi keluarga perantau, bisa singgah ke macam-macam tempat :p (&lt;em&gt;kalo bukan karena ada acara, jangan harapkan saya diajak liburan ke sana&lt;/em&gt; T_T).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lalu, apa kesan yang saya dapat dari perjalanan tersebut? Silakan baca selengkapnya di laporan selayang pandang dari saya ini :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Sepi Sunyi Senyap&lt;br /&gt;Di luar dugaan saya, ternyata Lombok ini sangat sepi, baik jalanan maupun tempat-tempat makan, baik di kota Mataram maupun daerah Senggigi tempat kami menginap. Sepertinya penduduk/pendatang di sana lebih senang di dalam rumah/hotel. Menurut sumber yang terpercaya, hampir semua hotel di sekitar pantai Senggigi penuh (pada saat itu). Tapi tetap saja sepi di jalanan. Mungkin, di tempat wisata lain, yang tidak kami kunjungi, lebih ramai. Atau, mungkin saja baru ramai di tengah malam, karena memang banyak diskotik di sana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Ayam Taliwang dan Pelecing Kangkung&lt;br /&gt;Kedua makanan khas ini punya rasa yang pedas menggigit. Eh, tapi tergantung rumah makannya juga, ada yang pedes banget, ada yang biasa aja. Ayam taliwang adalah ayam kampung yang dibakar dan disajikan dengan "kuah" semacam gulai. Sedangkan pelecing kangkung, isinya kangkung &lt;em&gt;(yaiyalah),&lt;/em&gt; kacang panjang, kacang tanah, dan kelapa parut (&lt;em&gt;yang kayak di urap itu lho&lt;/em&gt;). Dijamin bisa bikin "nyam nyam" dan "huh hah huh hah" &lt;em&gt;(kepedesan).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Minim Polusi Udara&lt;br /&gt;Boro-boro polusi, mobil saja jarang melintas. Lumayan, libur dari pengapnya Depok :p&lt;br /&gt;Bicara tentang mobil, mungkin karena saking jarangnya mobil yang melintas, banyak mobil yang jalannya di tengah-tengah jalan (di garis pembatas), padahal jalannya dua arah. Waduh -_-'&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Panaaas-Dingiiin&lt;br /&gt;Siang hari memang cukup panas, namun di waktu sore dan malam hari udaranya sangat dingin. Atau perasaan saya saja yang jarang merasakan kedinginan di Depok tercinta ini?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Narmada&lt;br /&gt;Nama "Narmada" sering sekali menjadi "merek" di Lombok ini. Mulai dari nama taman, gedung, maupun air kemasan. Sayangnya, saya tidak tahu arti Narmada ini. Ada yang bisa membantu?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Pantai Senggigi dan Taman Narmada&lt;br /&gt;Hanya dua tempat wisata ini yang kami kunjungi saat di Lombok. Pantai Senggigi, yang kebetulan berada di belakang hotel tempat kami menginap, kami kunjungi tanggal 19 Juli pagi hari sekitar pukul 07.00 WITA. Wah, masih sepi, serasa pantai milik bertiga, hehe. Menurut kami, tidak ada keistimewaan tertentu dari pantai ini, namun tetap saja saya pikir pantai itu selalu indah :)&lt;br /&gt;Taman Narmada adalah tempat wisata sejarah, yang katanya peninggalan kerajaan di Bali yang menjajah Lombok/NTB (&lt;em&gt;Karangasem bukan ya? Duh lupa...). &lt;/em&gt;Ketika baru masuk, kami ditawari pemandu di sana untuk ke mata air yang katanya bisa membuat orang awet muda. Kata orang tua saya, "Wah, sudah terlanjur tua tuh". Haha.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. Kerajinan Khas&lt;br /&gt;Di sini, kerajinan yang khas adalah kayu (sepertinya rotan) yang dihias dengan potongan kerang. Cara membuatnya, ukir kayu berbentuk cetakan (biasanya segitiga), lalu masukkan potongan kerang ke dalam cetakan segitiga tersebut (&lt;em&gt;gak jelas ya? maap kemampuan verbal saya kurang &lt;/em&gt;T_T). Pokoknya keren, semua hiasan dikerjakan oleh tangan, tanpa mesin, sekalipun pembuatan kursi/meja yang besar!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;8. Bahasa yang Asing&lt;br /&gt;Sepertinya baru sekarang saya ke tempat yang benar-benar tidak saya mengerti bahasanya. Saya sama sekali tidak paham obrolan orang di sana dengan bahasa daerahnya. Semoga saja saya tidak sedang dijadikan bahan obrolan mereka ya... (ge-er mode: ON).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sudahi saja laporan selayang pandang ini, maaf jika kurang memuaskan, saya pun kurang puas berada di sana, hanya sebentar dan mengunjungi sedikit tempat T_T&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berikut adalah foto yang didapat selama di sana:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 268px; DISPLAY: block; HEIGHT: 256px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362222972441112482" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SmpxYhbKr6I/AAAAAAAAAIU/o57OpDYLFxo/s320/Picture1.jpg" /&gt;[di Bandara Selaparang (Lombok) dan Hotel Sheraton Senggigi saat baru tiba (&lt;em&gt;disambut pake bunga-bunga gitu, haha)&lt;/em&gt;]&lt;br /&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 276px; DISPLAY: block; HEIGHT: 291px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362223451743535074" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Smpx0a9xP-I/AAAAAAAAAIc/ISMkhDk_ofM/s320/Picture2.jpg" /&gt;[di Pantai Senggigi pagi hari, serasa milik bertiga tuh pantai, haha] &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 233px; DISPLAY: block; HEIGHT: 272px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362225211942619586" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Smpza4N7ycI/AAAAAAAAAIk/Yc7rNptcDMg/s320/Picture3.jpg" /&gt;[di Taman Narmada, foto yang di pojok kanan bawah itu plang "Bale Petirtan", tempat air yang &lt;u&gt;katanya&lt;/u&gt; bisa bikin awet muda]&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 203px; DISPLAY: block; HEIGHT: 233px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362226507935460610" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Smp0mUKtLQI/AAAAAAAAAIs/h4nIum81ckg/s320/Picture4.jpg" /&gt;[di Ratna Artshop, tempat pembuatan dan toko kerajinan khas Lombok, foto di kanan atas itu adalah peti yang dihiasi kerang dan uang kepeng Cina &lt;u&gt;asli&lt;/u&gt;]&lt;/p&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 243px; DISPLAY: block; HEIGHT: 217px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362227566760358082" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Smp1j8mO8MI/AAAAAAAAAI0/pW0n6fPmi8Q/s320/Picture5.jpg" /&gt;[Ini tujuan utama kami: menghadiri rangkaian pernikahan sodara. Mulai dari Mapacing (adat Bugis gitu), akad nikah, sampe resepsi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dan akhirnya, meminjam slogan TMII : &lt;em&gt;&lt;strong&gt;"Aku tahu, aku kenal, aku cinta".&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Yap, mari kita cintai Indonesia dengan mengetahui dan mengenalnya, dengan segala keberagamannya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dan meminjam pesan pemerintah dalam suatu plang yang saya lihat di sana : &lt;em&gt;"Mari Utamakan Bahasa Indonesia".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;[Hehe. Beneran lho ada plang kayak gini. Di Banjarmasin juga ada]&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"...Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal..." (Q.S 49:13)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-5485743095374568544?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/5485743095374568544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=5485743095374568544' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/5485743095374568544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/5485743095374568544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/07/laporan-selayang-pandang-lombok.html' title='Laporan Selayang Pandang: Lombok'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Smp4Ovi0mCI/AAAAAAAAAI8/sbg8sTdytFs/s72-c/10UAc312-18-lp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-5804072147816027444</id><published>2009-07-13T02:16:00.000+07:00</published><updated>2009-07-13T08:05:08.684+07:00</updated><title type='text'>Nilai Minus Sinetron</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SlqGZrmwR0I/AAAAAAAAAIE/isKDwwmrpsI/s1600-h/yoyocici_sam2.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 143px; DISPLAY: block; HEIGHT: 100px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357742482470750018" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SlqGZrmwR0I/AAAAAAAAAIE/isKDwwmrpsI/s400/yoyocici_sam2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Sinetron, seperti yang pernah saya ulas dalam artikel &lt;a href="http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/03/infotainment-dan-sinetron-hiburan.html"&gt;ini&lt;/a&gt;, sekarang ini telah menjamur di berbagai stasiun televisi Indonesia. Saya juga telah menyebutkan sekilas mengenai bahayanya sinetron dalam artikel tersebut.&lt;br /&gt;Lalu, mengapa kali ini saya menulis artikel dengan tema yang sama? &lt;div align="justify"&gt;Pertama, sebelumnya saya merasa kurang puas dalam mengupas apa yang saya tahu dan saya nilai dari sinetron. Alasan lain, saya miris dengan segala alur cerita dan aktor/aktrisnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Subjektif memang, ketika melulu membicarakan sisi negatif sinetron. Namun inilah yang terjadi, nilai minus yang senantiasa ditampilkan oleh sinetron Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk yang pertama, saya akan membahas alur cerita sinetron kebanyakan.&lt;br /&gt;Intrik, konspirasi, kelicikan, iri dengki; sepertinya telah lazim menghiasi cerita dalam sinetron. Kalimat semacam, &lt;em&gt;"Akan saya habisi dia!"&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;"Dia akan kubuat menderita seumur hidup!",&lt;/em&gt; dan dilanjutkan dengan tawa terkekeh-kekeh, tidak asing lagi bagi kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sinetron M-U-M (&lt;em&gt;judul disamarkan&lt;/em&gt;) misalnya, demi mendapat kedudukan dan saham perusahaan, seseorang menyusun berbagai strategi, termasuk membunuh, untuk menjatuhkan si tokoh utama yang punya kuasa dalam perusahaan tersebut. Masih dalam sinetron yang sama, seorang wanita digambarkan sanggup menghalalkan segala cara demi mendapatkan cinta seorang lelaki yang telah beristri, bahkan berusaha menggugurkan kandungan istri si lelaki pujaan. Lagi-lagi dalam sinetron yang sama, seorang lelaki yang punya 2 anak dari 2 wanita berbeda, dengan mudahnya menukar bayi 2 wanita tersebut (yang "kebetulan" melahirkan di waktu yang sama -_-).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Betapa banyaknya ide "brilian" tentang kebusukan yang ditampilkan di sinetron.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Belum lagi hamil di luar nikah yang dianggap biasa dalam cerita sinetron, termasuk M-U-M. Walaupun pengakuan si orang hamil itu hampir selalu ditanggapi oleh rasa kaget dengan kata "APAAA...???!!?" dan latar suara gelas pecah, tetap saja itu menjadi cerita yang biasa-biasa saja di telinga kita. Coba renungkan, apa iya perilaku zinnah bisa dianggap biasa oleh kita?&lt;br /&gt;Juga mengenai pemalsuan surat-surat penting, yang sering melibatkan kepolisian atau tenaga medis, misalnya pemalsuan hasil penyidikan perkara atau hasil pemeriksaan darah. Tidakkah itu mencoreng nama baik instansi publik yang Indonesia miliki?! Apabila orang asing menonton sinetron kita, terbuka kemungkinan bahwa mereka akan menganggap pelayanan publik Indonesia sudah sangat bobrok dan tidak bisa dipercaya. Mungkin tidak hanya orang asing, kita sendiri pun dapat memiliki anggapan seperti itu akibat gambaran buruk dari sinetron.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, "berterimakasih"-lah kepada cerita sinetron yang telah memberi "dakwah" kejahatan kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selanjutnya, saya akan membahas aktor/aktris yang mengisi layar kaca Anda dalam sinetron.&lt;br /&gt;Dapat dikatakan sangat banyak, jika tidak ingin dikatakan &lt;u&gt;terlalu&lt;/u&gt; banyak. Dari yang &lt;u&gt;junior&lt;/u&gt; sampai yang &lt;u&gt;sangat junior&lt;/u&gt;. Dari yang &lt;u&gt;muda&lt;/u&gt; sampai yang &lt;u&gt;sangat muda&lt;/u&gt;.&lt;br /&gt;Ya, tidak dapat dipungkiri, aktor/aktris senior yang jaminan mutu telah jarang muncul di sinetron. Justru sekarang sedang marak, tokoh orang tua diperankan remaja usia 20-30an dan tokoh dewasa diperankan anak bocah -_-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya kembali mengambil contoh di sinetron M-U-M, yang saya tahu salah seorang aktrisnya baru berusia &lt;strong&gt;15&lt;/strong&gt; tahun, sedangkan di sinetron ia memerankan tokoh berusia 23 tahun, telah menikah, punya anak, dan mengelola perusahaan ayahnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Atau sinetron C-F, salah satu aktrisnya baru berusia &lt;strong&gt;17&lt;/strong&gt; tahun dan harus memerankan tokoh berusia sekitar 25 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akting mereka bagus? Bagi saya, tidak terlalu bagus, apabila tidak ingin disebut &lt;u&gt;negasi dari bagus.&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain wajah mereka yang masih terlihat imut-imut untuk menjadi seorang ibu rumah tangga, bagaimanapun juga mereka adalah ABG/remaja/pelajar yang terlalu dini untuk menghadapi masalah berat yang sering ditampilkan di sinetron.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak hanya masalah usia yang seperti kata Camelia Malik dalam lagu Rekayasa Cinta, &lt;em&gt;"banyak bocah disulapnya dewasa..."&lt;/em&gt;, terkadang akting para pemain sinetron itu hanya sekedar membacakan naskah dan menggerakkan anggota tubuh. Ekspresi? Ya, tapi tidak dari hati.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai selingan, saya jadi ingat ujar pelatih teater saya, &lt;em&gt;"Sesuatu yang dari hati, pasti akan menyentuh hati".&lt;/em&gt; Ouu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Oke, kembali ke topik.&lt;br /&gt;Saya pernah melihat akting salah satu aktris di sinetron T-C, dan saya pun merasa mual.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sepertinya jika kita cegat orang di jalanan, dan menyuruh orang itu berakting seperti aktris tadi, mungkin tak ada bedanya ia dan aktris tadi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah orang baik harus mendesah-desah saat berbicara?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan kenapa ketika akting menangis, matanya tetap bersih? Sepertinya perlu tambahan di bagian &lt;em&gt;credits&lt;/em&gt;, "Terima kasih kepada : Obat Tetes Mata Ins*o"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ahh, saya ini memang cuma remaja usia delapan belas tahun yang belum ahli di bidang apa-apa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang kerjanya cuma mengiyakan, mengerjakan, dan mengkritik, tapi belum bisa membuat perubahan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi saya juga punya harapan, akan bermunculan sinetron Indonesia yang mengutamakan moral namun tetap ringan dan berlatar kehidupan sehari-hari. Tengok saja sinetron-sinetron garapan Deddy Mizwar (&lt;em&gt;Lorong Waktu, Para Pencari Tuhan&lt;/em&gt;) yang menceritakan kehidupan sehari-hari, tapi justru menyentuh tiap sisi kehidupan kita yang terkadang bermasalah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga saja pembaca mengamini kalimat saya barusan. Ya, saya tidak menghendaki dihentikannya persinetronan Indonesia, tapi saya berharap dengan munculnya banyak sinetron bermutu, dapat menenggelamkan sinetron yang isinya "dakwah" kebusukan manusia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebelum saya akhiri, mungkin pembaca ada yang berpikir, &lt;em&gt;"Nih penulis sok-sok ngehina sinetron tapi kok tau banyak cerita dan aktor/aktris sinetron?? Berarti demen nonton juga??".&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya hanya sering terjebak dan terpaksa menonton, apa daya di rumah saya pada nonton ginian T_T. Lagi pula, jika saya tidak pernah menonton (menolak mentah-mentah) sinetron, saya tidak mungkin bisa menulis artikel ini dengan contoh-contoh di atas. Ya tho? &lt;em&gt;(ngeles mode: on)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sudahi artikel ini, mohon maaf apabila ada pihak yang tidak berkenan; saya hanya menyampaikan pendapat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung" (QS. 3: 104)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-5804072147816027444?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/5804072147816027444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=5804072147816027444' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/5804072147816027444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/5804072147816027444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/07/nilai-minus-sinetron.html' title='Nilai Minus Sinetron'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SlqGZrmwR0I/AAAAAAAAAIE/isKDwwmrpsI/s72-c/yoyocici_sam2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-7608528510144456287</id><published>2009-06-25T17:11:00.000+07:00</published><updated>2009-07-02T23:16:56.008+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edukasi'/><title type='text'>Lulus dengan Bocoran, Bangga?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SkzMsd7EpNI/AAAAAAAAAH8/tUFSEBQrTl4/s1600-h/test2.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 115px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353879121355384018" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SkzMsd7EpNI/AAAAAAAAAH8/tUFSEBQrTl4/s320/test2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin kabar kelulusan pelajar SMA ataupun SMP di Indonesia tahun ini sudah cukup lama berlalu. Namun, rasa senang dan bangga atas kelulusan para pelajar masih dapat dirasakan, begitu pula dengan rasa sedih yang dialami oleh pelajar yang dinyatakan tidak lulus.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ujian Nasional kini menjadi momok menakutkan bagi (sebagian) pelajar Indonesia. Dengan standar kelulusan yang selalu ditingkatkan setiap tahun, membuat pelajar kian resah akan kemampuannya untuk mencapai standar tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam menghadapi ujian tersebut, ada yang mempersiapkannya dengan mengikuti berbagai bimbingan belajar, membuat kelompok belajar bersama teman-temannya, atau &lt;em&gt;sibuk mencari bocoran (kunci jawaban) Ujian Nasional&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk frasa yang saya cetak miring, ada yang merasa ganjil?&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga saja pembaca setuju dengan pendapat saya : "Mencari bocoran ujian merupakan tindakan (amat sangat) &lt;strong&gt;memalukan&lt;/strong&gt;".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengapa saya katakan seperti itu?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Para Pencari Bocoran (selanjutnya disebut PPB--istilah yang saya buat sendiri) adalah orang-orang yang &lt;strong&gt;menyerah sebelum berusaha&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PPB adalah kumpulan orang yang menyatakan bahwa dirinya sendiri itu bodoh, tidak yakin, tidak mampu, dan tidak mau berusaha. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masih belum setuju?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika seseorang memutuskan untuk masuk ke dalam komunitas PPB, berarti orang tersebut merasa tidak sanggup berusaha mencapai nilai standar dengan sistem belajarnya. Atau, bisa jadi orang tersebut malas untuk berusaha.&lt;br /&gt;Malas dan berputus asa, apakah itu bukan hal yang buruk?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jujur, saya tidak dapat membayangkan apa yang ada dalam perasaan orang yang lulus dengan bocoran. Banggakah? Menyesalkah? Merasa bersalahkah? Yang pasti, saya hanya kasihan dengannya, menyerah kok sebelum berusaha.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di sisi lain, saya ikut sedih apabila mendengar siswa-siswi yang tidak lulus Ujian Nasional. Mungkin mereka termasuk orang-orang yang telah berusaha namun belum berhasil. Semoga saja, mereka bukan orang-orang yang mendapat bocoran kunci jawaban ujian yang salah -_-&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi yang belum beruntung tersebut, BERSEMANGATLAH!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini bukan akhir dari segalanya.&lt;br /&gt;Dan dalam pandangan saya, jika memang orang-orang yang belum beruntung itu masih mau berusaha dan berkarya lebih baik lagi, niscaya ia dapat menyandang gelar "sukses" di kemudian hari, menumbangkan orang-orang yang lulus dengan bocoran.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyak kontroversi seputar Ujian Nasional.&lt;br /&gt;Banyak yang berpendapat, "&lt;em&gt;Capek-capek belajar 3 taun, kelulusan cuma ditentuin dari ujian selama 3 (atau 5) hari&lt;/em&gt;".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan menurut saya, para anggota PPB telah menghancurkan 3 tahun masa belajarnya di sekolah dengan selembar kertas bocoran. Sayangnya, mereka sering kali tidak menyadarinya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Jadi, 3 tahun belajarmu itu tidak lebih dari harga selembar bocoran ujian toh??&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kasihan anak itu, sepertinya ia perlu disantuni.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saran saya, lebih baik jangan melulu menyalahkan pemerintah dan mengeluh minta ini-itu. Perbaiki dulu diri kita, maka kita akan mampu menghadapi tantangan apapun dan dari siapapun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika menteri yang punya kuasa itu sudah menentukan adanya UN dan ketentuan tersebut tidak/belum direvisi, sebagai pelajar sebaiknya Anda mempersiapkan dengan baik (belajar dan berdoa).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya tidak menyatakan sebagai orang yang pro ataupun kontra terhadap Ujian Nasional, namun yang saya kedepankan dalam tulisan ini hanya mengenai bagaimana pelajar sebaiknya menghadapi Ujian Nasional.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hadapi dengan gagah, tanpa bocoran, hanya dengan modal belajar, berlatih, dan berdoa; niscaya Anda akan lebih bangga dengan hasil yang Anda dapatkan!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Jadi, ada yang masih mau lulus dengan bocoran???&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"...Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung." (Q.S. 16:116)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Wajib atas kalian untuk jujur, sebab jujur itu akan membawa kebaikan, dan kebaikan akan menunjukkan jalan ke surga, begitu pula seseorang senantiasa jujur dan memperhatikan kejujuran, sehingga akan termaktub di sisi Allah atas kejujurannya. Sebaliknya, janganlah berdusta, sebab dusta akan mengarah pada kejahatan, dan kejahatan akan membawa ke neraka, seseorang yang senantiasa berdusta, dan memperhatikan kedustaannya, sehingga tercatat di sisi Allah sebagai pendusta" (HR. Bukhari-Muslim dari Ibnu Mas'ud)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-7608528510144456287?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/7608528510144456287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=7608528510144456287' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/7608528510144456287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/7608528510144456287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/06/lulus-dengan-bocoran-bangga.html' title='Lulus dengan Bocoran, Bangga?'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SkzMsd7EpNI/AAAAAAAAAH8/tUFSEBQrTl4/s72-c/test2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-603773260021963951</id><published>2009-05-30T22:01:00.003+07:00</published><updated>2010-06-24T08:38:54.688+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel muslim'/><title type='text'>Menjadi Cantik Dambaan Surga</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SiFOH8jYHSI/AAAAAAAAAHs/rYqPrW6TUJY/s1600-h/10UF031B-20-lp.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341636531458678050" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 181px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SiFOH8jYHSI/AAAAAAAAAHs/rYqPrW6TUJY/s320/10UF031B-20-lp.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Big is beautiful. Small is beautiful.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wah wah, ada apa dengan “kecantikan”? Mengapa artinya berbeda-beda?&lt;br /&gt;Memang ada perbedaan persepsi mengenai makna “cantik” ini. Cantik dianggap segalanya bagi kaum wanita. Begitu pula dengan muslimah. &lt;em&gt;Lho kok?&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Muslimah (&lt;em&gt;bukan judul sinetron&lt;/em&gt;) juga dituntut untuk menjadi cantik karena hanya muslimah cantik yang berhak masuk surga. Tentunya, ada persepsi tersendiri mengenai makna kata “cantik” bagi muslimah. Lalu, bagaimana cara menjadi cantik dalam Islam?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Menjaga Panca Indera&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Muslimah yang cantik harus mampu menjaga mata, hidung, telinga, kulit, dan lidahnya. Tidak hanya secara fisik, namun lebih dalam lagi, yaitu menjaganya agar tidak disalahgunakan. Misalnya menjaga lidah untuk tidak ghibah (gosip) dan menjaga pandangan (mata) dari hal-hal yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Mengendalikan Syahwat Perut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengendalikan hawa nafsu untuk makan atau minum yang berlebihan, tentunya akan menjadikan muslimah semakin cantik. Dapat dibantu dengan memperbanyak puasa.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Meletakkan Tangan di Atas&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bukan, bukan meletakkan tangan di atas kepala orang apalagi di atas genteng. Maksudnya adalah sedekah. Jika ada harta yang lebih, akan lebih bermakna apabila menyisakannya untuk sedekah. Dan yang paling mudah dan murah, sedekahlah dengan senyum :)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Memelihara Kaki&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Terkadang, kaki dimanfaatkan untuk melangkah ke tempat-tempat yang tidak baik, dan orang-orang itu termasuk orang yang merugi karena Allah SWT tidak menyukainya. Oleh karena itu, pergilah dengan tujuan yang baik dan pasti.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Mencintai Diri Sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan mencintai diri sendiri, muslimah akan tampak lebih cantik. Caranya, dengan menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Menjaga kesehatan tidak hanya secara fisik, tapi juga mental. Jika emosi sedang melanda, coba berwudhu untuk menenangkan diri.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Mempercantik Hati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Eits, bukan berarti harus ke salon dan meminta &lt;em&gt;capster&lt;/em&gt; untuk meng-creambath hati kita. Karena salonnya ada di dalam diri sendiri. Percantik hati dengan pandai mengatur rasa amarah, menguatkan iman dengan melaksanakan kewajiban dan sunnah (misal sholat dan puasa), berhijab, memupuk rasa ikhlas, amar ma’ruf nahi munkar, dan berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Menjaga Perilaku (Akhlaqul Karimah)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Berbuat baik tentunya akan membuahkan kebaikan pula bagi diri sendiri. Ada banyak contoh akhlaqul karimah, contohnya berbakti kepada orang tua, ramah, dan tidak sombong.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;[Dikutip dari kajian “IMuT” (Inginnya Muslimah Tau) SALAM UI tanggal 28 Mei 2009 pukul 16.00 WIB di Ruang Multimedia FH UI—ditulis dengan penyampaian ala saya :p]&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sudah cantikkah kita? Bagi saya pribadi, saya merasa masih sangat jauh mencapai keseluruhan ciri kecantikan itu. Tapi, tidak ada kata terlambat untuk orang-orang yang mau berusaha kan? ^_^&lt;br /&gt;Ternyata menjadi muslimah cantik tidak semudah pergi ke salon atau spa. Mungkin rasa iri terhadap orang yang lebih cantik kerap kali datang, tapi dengan mempercantik diri ala Islam ini, maka rasa iri itu akan terkikis sedikit lebih sedikit.&lt;br /&gt;Kebahagiaan dalam mencapai “kecantikan sejati” dalam Islam merupakan hal yang lebih dari segala-galanya dan yakinlah bahwa hadiah dari itu semua adalah “Kunci Pintu Masuk Surga”!Meski sulit (terutama bagi saya yang masih agak awam tentang pengetahuan kemuslimahan), semoga kita termasuk di dalamnya, amiin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung’”. (Q.S. 24:31)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-603773260021963951?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/603773260021963951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=603773260021963951' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/603773260021963951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/603773260021963951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/05/big-is-beautiful.html' title='Menjadi Cantik Dambaan Surga'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SiFOH8jYHSI/AAAAAAAAAHs/rYqPrW6TUJY/s72-c/10UF031B-20-lp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4871898011924311188</id><published>2009-05-25T21:19:00.003+07:00</published><updated>2010-06-24T08:45:25.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>Dialog Satu Diri</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339775232489613362" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 164px; CURSOR: hand; HEIGHT: 152px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/ShqxSFj46DI/AAAAAAAAAHk/BP9-uvf1dDk/s320/yoyocici-disp167.jpg" border="0" /&gt;Apa jadinya bila otak dan hati dalam satu diri mampu berdialog dan dialog itu didengar oleh si empunya? Simak saja naskah &lt;strike&gt;non&lt;/strike&gt;fiksi karangan saya ini. Sebelumnya maaf, ini adalah karangan saya, alias suka-suka saya, jadi tidak ada jaminan Anda dapat dengan mudah mengerti maksudnya. Mungkin akan ada pikiran “apaan nih, gajebo banget, ga jelas bgt, ga penting bgt, dan ga lain-lain bgt....”.&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;(lha wong karangan saya, terserah saya dong. Hehehe :D)&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Inilah “Dialog Satu Diri”...&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*jreeeenggg*&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Otak&lt;/strong&gt; : "Hei, aku butuh konsentrasi!!!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Nona Hati&lt;/strong&gt; : “Silakan saja berkonsentrasi. Jangan bentak aku! Memang apa salahku??”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Otak&lt;/strong&gt; : “Kau telah mengganggu konsentrasiku.” &lt;strong&gt;Nona Hati&lt;/strong&gt; : “Apa?! Justru aku sengaja mengosongkan ‘isi’ku agar kau tak terganggu.” &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Otak&lt;/strong&gt; : “Tapi kekosonganmu itu membuatku semakin resah...” &lt;strong&gt;Nona Hati&lt;/strong&gt; : “Sudahlah, jangan banyak alasan. Kau ini terlalu sering dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak penting. Sekarang waktunya kau fokus pada hal penting dalam hidupmu yang sebentar lagi akan kau lalui.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Otak&lt;/strong&gt; : “Tapi...............”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Hati&lt;/strong&gt; : “Betapa tidak bergunanya segala keluhanmu. Percayalah!” &lt;strong&gt;Nona Religi&lt;/strong&gt; : “Wahai sahabatku, apa yang sedang kalian ributkan?”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Hati&lt;/strong&gt; : “Dia menuduhku sebagai sebab dari rasa tidak konsentrasi yang ia derita.” &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Religi&lt;/strong&gt; : “Benar itu?”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Otak&lt;/strong&gt; : “Mm, sebenarnya aku pun tak tahu kenapa ini terjadi. Aku hanya butuh ketenangan agar apa yang akan kuhadapi nanti berbuah sukses...” &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Religi&lt;/strong&gt; : “Dan kau tak mendapat ketenangan itu? Sahabatku, sesungguhnya kebahagiaan itu adalah tergantung bagaimana pikiranmu mengaturnya dari awal. Bukan karena seberapa indah atau seberapa sulit hal yang akan kau lalui, tapi tergantung bagaimana kau menilainya. Memang kebahagiaan itu dihasilkan oleh Nona Hati, namun kau juga punya kontribusi yang tak kalah besar untuk mengatur timbulnya rasa bahagia. ” &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Hati&lt;/strong&gt; : “Nona Otak, aku minta maaf jika secara tidak sadar telah mengganggumu. Namun sungguh, aku menginginkan hasil terbaik dari jerih payahmu dalam menghadapi ‘persoalan’ itu nanti. Karena kesuksesanmu juga membawa dampak baik untukku...” &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Religi&lt;/strong&gt; : “Benar, kesuksesanmu adalah kesuksesan dan kebahagiaan kita semua. Dan aku akan membantumu dengan melakukan pendekatan kepada Allah SWT. Apabila kita dekat dengan Allah, maka pertolongan-Nya akan semakin dekat dengan kita.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nona Otak&lt;/strong&gt; : “Terima kasih sahabatku. Aku sadar bahwa tugas ini tak hanya bebanku, dan aku punya kalian yang senantiasa membantuku...” &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nyonya Niken&lt;/strong&gt; : “Woi, dramanya udah selese blom??? Udahan aja ya, bingung nih apa kelanjutannya! Yang penting, kalian semua harus terintegrasi dengan baik dalam diri saya agar saya berhasil dalam melakukan suatu hal penting di hidup saya yang sebentar lagi akan saya jalani nanti... Gak usah pada ribet mikirin yang gak penting lah... Tapi juga jangan sampe dalam takabur ngehadapin hal itu... Okeh? SEMANGAT!!!”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(Semua Nona)&lt;/strong&gt; : “Siap Nyaaaaaaaaah...!” &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;niken©&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tujuan saya menulis ini semata-mata untuk menghibur diri sendiri. Anda tidak terhibur? Salah sendiri baca sampai habis. Hehe. Tapi, saya harap ada manfaatnya bagi pembaca, karena ada sedikit kutipan dari kisah yang diceritakan beberapa kali di RAS FM 95,5 (lho kok jadi promosi?!). Terimakasih telah membaca!&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya &lt;strong&gt;dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan&lt;/strong&gt;. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (Q.S. 7: 56)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4871898011924311188?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4871898011924311188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4871898011924311188' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4871898011924311188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4871898011924311188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/05/dialog-satu-diri.html' title='Dialog Satu Diri'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/ShqxSFj46DI/AAAAAAAAAHk/BP9-uvf1dDk/s72-c/yoyocici-disp167.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4430280717192461854</id><published>2009-05-10T21:15:00.003+07:00</published><updated>2010-06-24T08:50:04.575+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjalanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>A Trip To South Kalimantan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgb6ITLhXRI/AAAAAAAAAHc/Y1JHOFyBc-k/s1600-h/yoyoshow46.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334225829161426194" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgb6ITLhXRI/AAAAAAAAAHc/Y1JHOFyBc-k/s320/yoyoshow46.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dulu, ada satu hal yang agak sulit untuk saya jawab. Yaitu pertanyaan, “Asli dari mana?” atau “Orang mana?”. Jadi begini saudara-saudara. Saya lahir di Sampit, Kalimantan Tengah. Tapi saya bukan asli dari sana, hanya ayah saya sedang tugas dinas di sana pada saat ibu saya melahirkan saya (&lt;em&gt;ada berapa kata ’saya’ di kalimat ini?&lt;/em&gt;). Ibu saya memang orang Kalimantan, tepatnya di Banjarmasin (Kalimantan Selatan), sedangkan ayah saya orang Jawa (Solo). Pada saat usia saya 5 bulan, ayah saya dipindahtugaskan di Jawa Tengah. Dan selanjutnya tugas dinas ayah saya berpindah-pindah di Pulau Jawa. Saya pun menjelma menjadi orang yang tidak tahu-menahu tentang tanah kelahiran saya sendiri, Kalimantan, baik mengenai lingkungan maupun budayanya. Oleh karena itu, saya cukup malu jika menjawab pertanyaan sulit di atas dengan kata “Kalimantan”. Dan jika menjawab “Jawa”, saya tidak lahir di Jawa. Tapi sekarang, saya rasa pertanyaan tersebut tidak harus dijawab dengan satu kata, tapi bisa dua kata, yaitu “Jawa-Kalimantan”.&lt;br /&gt;Setelah 18 tahun dan menjadi gadis anggun nan mempesona (&lt;em&gt;silakan muntah, saya udah duluan&lt;/em&gt;), saya baru menginjakkan kaki kembali di Pulau Kalimantan. Tanggal 7 Mei 2009 sampai 9 Mei 2009, saya melakukan perjalanan ke Banjarmasin bersama ibu saya. Jika ditanya untuk apa, agak bingung juga untuk dijelaskan. Lebih baik, simak cerita saya (plus foto) berikut ini... (Ini merupakan &lt;em&gt;postingan&lt;/em&gt; yang cukup panjang. Siapkan diri untuk membaca!)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kamis, 7 Mei 2009, pukul 15.25 WIB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah tergopoh-gopoh karena nyaris terlambat &lt;em&gt;check-in&lt;/em&gt; di Bandara Soekarno-Hatta, akhirnya kami (saya dan ibu saya) lepas landas dengan pesawat “Singa Udara” (terjemahkan sendiri apa merek pesawatnya). Pukul 18.00 WITA sampai di Bandara Syamsudin Noor (Banjarmasin), dengan perbedaan waktu kurang lebih 1 jam dengan wilayah Indonesia Barat. Ternyata kami sudah dijemput oleh para saudara (tante dan sepupu) di sana. Satu jam kemudian, kami sampai di rumah yang baru dibangun. Ya, acara malam itu adalah peresmian rumah baru, sebagai tempat peristirahatan bagi siapa saja (saudara) yang datang ke sana. Malam itu sangat semarak dengan marawis dari anak-anak panti asuhan dan makanan yang melimpah ^_^&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jum’at, 8 Mei 2009&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan pertama hari ini, kami singgah ke warnet milik saudara sepupu saya. Siangnya, kami ke tempat pemakaman umum Karang Paci untuk ziarah ke kuburan nenek saya yang meninggal 1 tahun lalu dan kuburan paman saya yang meninggal 20 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Setelah itu, kami ke kuburan seorang wali yang tersohor di sana, KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari (&lt;em&gt;maaf kalau salah nulis nama&lt;/em&gt;) atau Guru Hijai atau Abah Guru. Wali ini benar-benar memberi pengaruh besar bagi kehidupan Muslim di Banjar, dan konon belum ada ustadz yang dapat menandingi indahnya ceramah beliau, sekalipun penceramah yang biasa tampil di TV (itu pendapat ibu saya). Sayang sekali, beliau sudah tiada dan saya belum pernah melihatnya secara langsung. Namun beliau tetap dikenang oleh Muslim di Banjar, dan hampir setiap tempat (rumah atau toko) memasang foto beliau. Ibarat artis, beliau punya banyak “&lt;em&gt;fans&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;Meski ditutup kain tipis, saya sempat melihat jelas kuburan beliau yang berada di tengah kuburan gurunya dan adiknya. Benar-benar indah! Dilapisi marmer, di atasnya terdapat batu-batuan bulat berwarna putih bersih (saya belum pernah lihat batu seindah itu) dan kain lipatan berwarna kuning. Menurut info yang saya dapat (dari tante saya), kain kuning itu dari orang yang bernazar, dan jika nazarnya tercapai, maka ia akan menaruh kain di atas kuburan Abah Guru. Jadi, tidak ada arti tertentu, apalagi yang mendekati syirik.&lt;br /&gt;Di sana juga terdapat masjid yang cukup megah, yang dibangun dari dana pribadi Abah Guru sendiri, ini foto di dalam masjidnya :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbkIOauZqI/AAAAAAAAAF0/mzkUFcBvXIc/s1600-h/08052009(2).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334201638627206818" style="WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbkIOauZqI/AAAAAAAAAF0/mzkUFcBvXIc/s200/08052009(2).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya juga sempat melihat bagian depan rumah Abah Guru, berikut fotonya yang membuat saya mupeng :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbkgYArYMI/AAAAAAAAAF8/Jrx7Hsoy3qY/s1600-h/08052009(028).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334202053519171778" style="WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbkgYArYMI/AAAAAAAAAF8/Jrx7Hsoy3qY/s200/08052009(028).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beranjak dari sana, kami menuju rumah-rumah saudara yang berada di Banjarmasin dan Martapura sampai malam. Kami baru sampai rumah kembali sekitar pukul 00.00 WITA.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 9 Mei 2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Saatnya berkemas-kemas pulang! Sebelum pulang, kami sempat makan Soto Banjar di Warung Bang Amat yang pernah dikunjungi Pak Bondan Winarno dan ia berkata“&lt;em&gt;mak nyus!&lt;/em&gt;”. Ini dia menu spesialnya (Soto Banjar) :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbldhrzfJI/AAAAAAAAAGE/LHnW3mv9dmo/s1600-h/09052009(020).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334203104087997586" style="WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbldhrzfJI/AAAAAAAAAGE/LHnW3mv9dmo/s200/09052009(020).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan ini pemandangan dari warung itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgbl6s2aK8I/AAAAAAAAAGM/loz3yMYmHz0/s1600-h/09052009(016).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334203605301472194" style="WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgbl6s2aK8I/AAAAAAAAAGM/loz3yMYmHz0/s200/09052009(016).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, tancap gas ke Bandara Syamsudin Noor dan lepas landas bersama “Singa Udara” pukul 14.30 WITA, sampai di 15.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang penasaran dengan rumah yang saya tinggali di sana? &lt;em&gt;Enggaaaak&lt;/em&gt;. Jangan gitu dong, penasaran aja deh (T_T). Nih fotonya (pemandangan depan, bagian depan rumah, dan pemandangan belakang):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgboZa_PUxI/AAAAAAAAAGs/loFYuNJoHUA/s1600-h/blog1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334206332105872146" style="WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 173px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgboZa_PUxI/AAAAAAAAAGs/loFYuNJoHUA/s400/blog1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut juga terdapat hasil jepretan saya selama di perjalanan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbpqsCtQLI/AAAAAAAAAG0/T2XgyJDw7z4/s1600-h/09052009(031).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334207728253223090" style="WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 165px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbpqsCtQLI/AAAAAAAAAG0/T2XgyJDw7z4/s320/09052009(031).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;[Bagian depan Taman Flora (Pohon Kasturi) dan Fauna (Bakantan) Kalimantan Selatan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgbp9dzGaLI/AAAAAAAAAG8/kpmrh0PHlg4/s1600-h/09052009(026).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334208050847180978" style="WIDTH: 306px; CURSOR: hand; HEIGHT: 195px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgbp9dzGaLI/AAAAAAAAAG8/kpmrh0PHlg4/s320/09052009(026).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;["Kehidupan" Sungai]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgbqeu5c1_I/AAAAAAAAAHE/0GxzcvmzP1s/s1600-h/08052009(014)x.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334208622372902898" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 162px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgbqeu5c1_I/AAAAAAAAAHE/0GxzcvmzP1s/s320/08052009(014)x.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;[Gerbang Universitas Lambung Mangkurat]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbrQOuSAYI/AAAAAAAAAHM/VVNRMOWqPIs/s1600-h/10052009(001).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334209472729579906" style="WIDTH: 198px; CURSOR: hand; HEIGHT: 137px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbrQOuSAYI/AAAAAAAAAHM/VVNRMOWqPIs/s320/10052009(001).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Wadai (bahasa Banjar: kue) khas Banjar : Bingka. Enak buangettt!]&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbrvMe3tCI/AAAAAAAAAHU/hSTUheSw8NU/s1600-h/09052009(009).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334210004704015394" style="WIDTH: 258px; CURSOR: hand; HEIGHT: 187px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SgbrvMe3tCI/AAAAAAAAAHU/hSTUheSw8NU/s320/09052009(009).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;[Jauh dari kebisingan kota dan padatnya penduduk]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata, Kalimantan yang "sekilas" saya lihat memberi kesan yang jauh berbeda dari Pulau Jawa (terutama Depok sebagai tempat saya tinggal). Hijaunya daun (&lt;em&gt;let's sing : "suaraa dengarkanlah akuu" &lt;/em&gt;:D) mewarnai nyaris keseluruhan daratannya. Tidak terlalu banyak bangunan, apalagi mall. Mall di sana hanya satu, yaitu Duta Mall. Meski tidak mengunjungi tempat wisata, saya sudah cukup puas dengan melihat jalanan di sana yang masih hijau, di samping bercengkrama dengan saudara dan berwisata ziarah.&lt;br /&gt;Hmm, saya harap Kalimantan dapat berkembang dan maju sebagai aset alam Indonesia, namun keaslian alamnya tetap dapat dinikmati. Benar-benar disayangkan apabila kita merusak alam yang sangat indah di sana.&lt;br /&gt;Selain itu, Bahasa Banjar sebagai budayanya pun merupakan hal menarik yang belum terlalu terangkat oleh Indonesia &lt;em&gt;(belum banyak yang tahu Bahasa Banjar, kan?). &lt;/em&gt;Silakan cari tahu bagi yang berminat mempelajarinya!&lt;br /&gt;Dan...saya berharap bisa ke sana lagi lain waktu, dengan kelestarian alam dan budaya yang tetap terjaga di sana ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya Rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik"&lt;/i&gt; (Q.S 7:56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit tambahan, di pesawat “Singa Udara” itu terdapat doa-doa dalam perjalanan lho, salah satunya :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“...dengan menyebut nama Allah di waktu &lt;u&gt;berlayar dan berlabuhnya&lt;/u&gt;. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” &lt;/i&gt;(Q.S 11:41)&lt;br /&gt;Yang digarisbawahi, di buku doa itu tertulis : &lt;u&gt;&lt;em&gt;mendaratnya (pesawat ini)&lt;/em&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4430280717192461854?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4430280717192461854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4430280717192461854' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4430280717192461854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4430280717192461854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/05/dulu-ada-satu-hal-yang-agak-sulit-untuk.html' title='A Trip To South Kalimantan'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sgb6ITLhXRI/AAAAAAAAAHc/Y1JHOFyBc-k/s72-c/yoyoshow46.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-1998887872766536179</id><published>2009-04-23T23:06:00.000+07:00</published><updated>2009-04-26T07:58:18.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review film'/><title type='text'>Wakil Rakyat (Review Film)</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SfCWQtJ6TgI/AAAAAAAAAFU/ddv90kQfpao/s1600-h/411x.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 231px; DISPLAY: block; HEIGHT: 207px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327923572922535426" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SfCWQtJ6TgI/AAAAAAAAAFU/ddv90kQfpao/s320/411x.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bosan dengan janji-janji? (Pilih saya!) ~&lt;em&gt;kayak slogan salah satu caleg, hhe&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Wajah Pemilu 2009 memang tidak lepas dari spanduk, baliho, stiker,poster, kalender, plester, dan senter (dua benda yg disebutkan terakhir memang tidak ada korelasinya) para calon legislatif dari berbagai partai. Semua mengumbar janji, doa, dan senyum paling manis yang pernah dimilikinya. Tak lupa sosialisasi mengenai cara pemilihan yang &lt;em&gt;dicontreng&lt;/em&gt; bukan &lt;em&gt;dicoblos&lt;/em&gt;. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Mungkin bagi pembaca sekalian, topik ini sudah basi dan berkerak, mengingat Pemilu Legislatif 2009 telah usai. Namun, yang ingin saya angkat dalam tulisan ini adalah ulasan mengenai film karya Monti Tiwa yang berjudul Wakil Rakyat (maaf jika terlalu lama rentang waktu menonton dengan mem-&lt;em&gt;posting&lt;/em&gt;, berhubung saya baru menontonnya tanggal 10 April 2009 dan juga sibuk berkutat dengan tugas dan kepanitiaan belakangan ini).&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Diperankan oleh Tora Sudiro (Bagyo), Revalina S. Temat (Ani), Vincent (Jereng), dan beberapa pemain Srimulat seperti Tarzan (Wibowo)—film ini menurut saya &lt;em&gt;tidak jelek&lt;/em&gt;. Ya, bagi saya yang tidak pernah membuat naskah film, main film, atau menyutradarai film, Wakil Rakyat merupakan tontonan segar dan ringan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ringan? Tema yang terlintas dari judulnya memang tentang politik, namun bagi saya ada satu hal politis nan sosiologis yang menarik dalam film ini: &lt;strong&gt;mendukung&lt;/strong&gt; kepentingan orang banyak atau &lt;strong&gt;mencari dukungan&lt;/strong&gt; dari orang demi kepentingannya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dalam film ini, diceritakan dua partai besar yang sedang “menebar pesona” kepada rakyat. PPTH (Partai Perjuangan Tiada Henti) dan PSK (Partai S.. K.. // &lt;em&gt;maaf saya lupa kepanjangannya&lt;/em&gt;). Bagyo, sarjana S1 yang bekerja sebagai sekuriti di suatu gedung (dan kemudian dipecat), menolong seorang artis yang sedang naik daun (Atika) dalam aksi perampokan. Hal ini membuat Bagyo terkenal sebagai “pahlawan” yang punya banyak penggemar. PPTH melihatnya sebagai suatu kesempatan untuk mendulang suara di pemilu apabila PPTH mengajak Bagyo menjadi salah satu caleg dari partainya.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ketika diminta, jelas Bagyo menolak karena tidak mengerti tentang politik. Tapi Wibowo, petinggi PPTH mengatakan bahwa caleg itu tidak perlu mengerti politik... Dan Bagyo pun tergiur dengan posisi itu. Namun keadaan ini membuat hubungan Bagyo dan pacarnya, Ani, semakin renggang karena orangtua Ani adalah pendukung fanatik PSK (musuh PPTH). Ani juga merasa Bagyo mengalami &lt;em&gt;star syndrome&lt;/em&gt; karena ketenarannya. Padahal, Bagyo tidak pernah melupakan Ani walaupun sudah menjadi orang terkenal.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bagyo pun diutus untuk berkampanye di daerah terpencil di Yogyakarta. Ia mendapat tempat kampanye di sana karena ada caleg lain yang iri padanya sehingga menyuap asisten Wibowo agar Bagyo ditempatkan di daerah terpencil. Di sana, Bagyo belajar mengenai banyak hal tentang kehidupan. Salah satunya, ketika ia harus memperkenalkan diri sebagai caleg dalam rangkaian kampanye PPTH di Sleman (Yogya), ia melihat seorang wanita yang sedang kesakitan karena akan melahirkan, namun tak ada seorang pun yang menolongnya. Jiwa sosial Bagyo tumbuh, maka ia dan anak buahnya (Jereng) berusaha untuk menolong wanita itu hingga tidak sempat datang pada kampanye PPTH. Bagyo dinilai mempermalukan partai, lalu dikeluarkan dari daftar caleg PPTH.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hal itu malah membuat Bagyo lebih bahagia, karena selain dapat menyambung cintanya lagi bersama Ani, masyarakat di daerah terpencil Yogya yang ia pernah singgahi itu memberi ucapan terima kasih kepada Bagyo atas kebersamaan dan bantuan yang telah ia berikan kepada desa itu lewat siaran televisi.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lepas dari sinopsis, mari sedikit membahas hal penting di sana. Ketika Bagyo lebih memilih menolong orang yang kesusahan daripada berkampanye untuk kepentingan partainya (pada film ini, partai cenderung mementingkan kepentingan kelompoknya saja, bukan kepentingan rakyat), hal itu menunjukkan keikhlasan untuk mendukung kepentingan rakyat, dan mengesampingkan usaha politis untuk didukung rakyat. Rakyat kini mendambakan kontribusi wakilnya di legislatif, bukan sekedar "angin surga" dari mereka.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sekian review filmnya. Sekali lagi, bagi saya film ini memiliki ide yang sangat segar, di tengah kejenuhan akan maraknya film horor Indonesia yang bernuansa erotis. Namun, beberapa adegan terasa "hilang", di mana suatu adegan terasa meloncat ke adegan lainnya dengan kurang mulus sehingga menimbulkan pertanyaan bagi penonton, &lt;em&gt;"lho, jadi si X gimana nasibnya?"&lt;/em&gt;. Tapi saya tetap salut pada setiap film Indonesia yang tidak mengusung hal biasa dan menjenuhkan dalam perfilman Indonesia. Dua jempol untuk Monti Tiwa!&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pesan layanan masyarakat :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Jangan lupa untuk memilih (lagi) di pemilu presiden!&lt;br /&gt;Ayo, berikan suara kita kepada orang yang berhak menerimanya!&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align="justify"&gt;“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. 4: 58)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-1998887872766536179?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/1998887872766536179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=1998887872766536179' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1998887872766536179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1998887872766536179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/04/wakil-rakyat-review-film.html' title='Wakil Rakyat (Review Film)'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SfCWQtJ6TgI/AAAAAAAAAFU/ddv90kQfpao/s72-c/411x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-8388758731402987458</id><published>2009-04-05T08:20:00.001+07:00</published><updated>2010-06-24T08:55:59.358+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CEDS UI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='acara'/><title type='text'>IT Division of CEDS UI Proudly Present :</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SeFxvtRprzI/AAAAAAAAAEs/kI91aqw2W8Q/s1600-h/baliho-fin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 287px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SeFxvtRprzI/AAAAAAAAAEs/kI91aqw2W8Q/s400/baliho-fin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323661298950057778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CEDS UI&lt;/strong&gt; (Center for Entrepreneurship Development and Studies Universitas Indonesia) dengan bangga mempersembahkan sebuah seminar kewirausahaan di bidang IT: &lt;strong&gt;TECHNOBUSINESS 2nd VERSION&lt;/strong&gt; dengan tema “&lt;strong&gt;Berwirausaha di Dunia Maya, Lapangan Kerja yang Tak Terbatas&lt;/strong&gt;” yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 15 April 2009 di Auditorium Pusat Studi Jepang UI pukul 08.30-16.00 WIB. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar ini dibagi menjadi dua sesi dengan Keynote Speech Ketua Umum HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Bapak &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;ERWIN AKSA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Sesi pertama bertema “&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Internet Marketing&lt;/em&gt; sebagai Terobosan Pemasaran Produk&lt;/strong&gt;” dan sesi kedua bertema “&lt;strong&gt;Meraup Dolar dari Situs dan Blog&lt;/strong&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar ini akan menampilkan pembicara &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;DANY OEY&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; (Pemilik Komunitas Virtual KasKus), &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;ROMI SATRIO WAHONO&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; (Pendiri &lt;a href="http://www.ilmukomputer.com/"&gt;ilmukomputer.com&lt;/a&gt;), &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;BUDIPUTRA &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;(CEO Asia Blogging Network), &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;HENDI ADELIN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; (Owner Toko Online indo.co.id), &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;PROF. T. BASARUDDIN, M.Sc, PhD&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;* (Dekan Fasilkom UI), dan &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;GITA GAYATRI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; (Dosen Marketing FE UI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga tiket masuk untuk umum adalah Rp 15.000 dan untuk mahasiswa UI (dengan menunjukkan KTM) &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;GRATIS&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registrasi peserta dapat dilakukan melalui SMS ke nomor 085780828325 dengan format :&lt;br /&gt;(nama lengkap)_(fakultas)_(nomor handphone yang dapat dihubungi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut, hubungi :&lt;br /&gt;- Wildan (081359400333)&lt;br /&gt;- Bayu (085780828325)&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://ceds.ui.ac.id/"&gt;ceds.ui.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x_x&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-8388758731402987458?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/8388758731402987458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=8388758731402987458' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/8388758731402987458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/8388758731402987458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/04/it-division-of-ceds-ui-proudly-present.html' title='IT Division of CEDS UI Proudly Present :'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SeFxvtRprzI/AAAAAAAAAEs/kI91aqw2W8Q/s72-c/baliho-fin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-6649112476600443266</id><published>2009-03-20T08:00:00.001+07:00</published><updated>2010-06-29T18:28:55.344+07:00</updated><title type='text'>N I K E N O L O G Y</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/ScLy1Jpu6RI/AAAAAAAAAEM/pZwKI-wlTTQ/s1600-h/yocishow29.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315077505188555026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/ScLy1Jpu6RI/AAAAAAAAAEM/pZwKI-wlTTQ/s320/yocishow29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;em&gt;Alhamdulillah udah selesai UTS...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul postingan kali ini mungkin asing bagi Anda.&lt;br /&gt;Nikenology.&lt;br /&gt;Jika kita telaah secara harfiah, &lt;strong&gt;Logos&lt;/strong&gt; berarti ilmu (bahasa Yunani); &lt;strong&gt;Niken&lt;/strong&gt; berarti nama seorang gadis cantik dan baik hati &lt;em&gt;(sejak kapan??).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jadi, nikenology adalah ilmu yang mempelajari tentang Niken.&lt;br /&gt;*iya iya saya tahu itu norak*&lt;br /&gt;Ini bukan mata kuliah baru dan akan diujikan dalam UTS atau UAS.&lt;br /&gt;Ini hanya istilah "suka-suka saya" dan memang sedang saya masyarakatkan dengan menjadikannya nama flashdisk, bluetooth, dan perangkat lain milik saya.&lt;br /&gt;Melihat animo masyarakat yang penasaran dengan ilmu semacam ini, maka saya akan menyajikannya di blog dalam bentuk &lt;strong&gt;"10 Fakta tentang Niken"&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap, sebenarnya ini adalah sebuah Pekerjaan Rumah (PR) dari &lt;a href="http://akatsukihariini.blogspot.com/"&gt;Kak Fajar&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Iseng banget ya, pake nyuruh-nyuruh nulis 10 fakta tentang saya.&lt;br /&gt;Pengen tauuu aja.&lt;br /&gt;Kenapa gak diteliti aja sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Oke, cukup. Karena ini adalah 10 Fakta Tentang Niken, bukan tentang Kak Fajar, hentikan membicarakannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mulai saja ya, inilah 10 fakta tentang saya (menurut saya) :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;...jenjreeengg...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Belum pernah ngomong pake “gue-lo”.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ada yang pernah dengar saya ngomong gitu? Mungkin saya sedang menirukan omongan orang lain. Kemungkinan lain, telinga Anda yang bermasalah. Segera ke klinik THT!&lt;br /&gt;Sekitar 7 tahun (sejak kelas 1 SMP- tahun 2002) saya tinggal di Depok yang “bahasa daerah”-nya ‘gue-lo’. Tapi kok sampai sekarang saya belum sanggup pakai kata-kata itu ya? Saya cuma pake “aku”, “saya”, “kamu”, atau menghindari kata ganti orang pertama dan kedua. Padahal, di kampus saya banyak orang dari daerah yang baru sampai Depok sudah bercuap-cuap ‘gue-lo’. Kok bisa ya?? (serius, saya bingung beneran!).&lt;br /&gt;Tapi saya juga menemui banyak orang yang masih mau menggunakan bahasa daerahnya/tidak langsung menggunakan ‘gue-lo’. Hebat ya (kayak saya, hhe ^.^). Meskipun demikian, saya sama sekali tidak mempermasalahkan jika ada orang yang bicara dengan saya menggunakan ‘gue-lo’. Udah biasa kok, tenang aja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Boros.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya memang tidak bakat mengatur uang. Apalagi ditambah hobi saya jalan-jalan sendirian, makin hilang kendali beli ini-itu (kalo jalan sama orang lain kan malu beli macem-macem, jadi itulah sedihnya jalan sendirian). Saat hampir berhasil untuk berhemat,, adaaa saja yang menggagalkannya (tiba-tiba harus beli sesuatu yang penting, misalnya buku. Atau harus bayar sesuatu dengan paksaan, misalnya 60ribu untuk hal yang tidak penting -_-).&lt;br /&gt;Tapi untunglah, saya masih sanggup berhemat kalau keadaan keuangan sedang sekarat :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Love at first sight.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yak, ini pertama kalinya (&lt;em&gt;emang pernah yang kedua?&lt;/em&gt;) saya jatuh cinta pada pandangan pertama. Sama siapa hayoo? Si lucu YOYO-CICI! Pertama liat mereka di salah satu situs download themes HP gratisan, dan langsung download themes mereka sebanyak-banyaknya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Kapasitas memori HP dimanfaatkan untuk menyimpan foto!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kalo ada yang tanya, “Punya lagu apa aja di HP?”. Saya bisa jawab, “Gak ada lagu tuh. Adanya fotoku. Mau?”. Hueheee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Phobia orang alay.&lt;/b&gt;Baju dan celana junkies warna item. Rantai-rantai tiada guna. Tindikan penuh di muka. Poni lempar menutupi mata. Aduuuuuuh, apa bagusnya sih?! Bikin serem aja. Kalau bertemu dengan yang seperti itu, lebih baik saya memutar jalan yang lebih jauh untuk menghindarinya. Pernah suatu saat, saya jalan sendiri, berpapasan dengan gerombolan alay-ers. Entah kenapa, tiba-tiba pengen nangis. Padahal mereka gak ngapa-ngapain. Inikah yang namanya phobia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Anti-nyontek waktu ujian.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nyebelin gak sih, kalo kita udah belajar mati-matian, berusaha sekuat tenaga, eh ada yang nanya ama kita. Masalahnya, saya kan gak yakin juga ama jawaban saya! Hhe. Bukan, bukan itu. Masalah sesungguhnya, apa sih esensi dari ujian? Menguji kemampuan kan? Kalau nyontek, kemampuan kita gak teruji dong!&lt;br /&gt;Sedikit cerita, semasa SD saya hidup nomaden di daerah-daerah yang anggap saja kurang terjamah aroma kota (pada saat itu). Tapi murid di sana gak saling nyontek, lho! Jangan harap ada yang mau jawab pertanyaan kita waktu ujian. Bahkan, buat ngerjain PR di sekolah aja gak berani. Walaupun PR itu diperiksa jam 10.00, dan ingat ada PR jam 07.00, rasanya maluuu bgt kalo mau ngerjain di sekolah. Sekali PR tetap PR, Pekerjaan Rumah.&lt;br /&gt;Nah, lama-lama saya pindah juga ke tempat yang “agak” kota. Saya ngerjain PR mati-matian di rumah (PRnya susah), pas nyampe sekolah... Lah kok banyak yang lagi ngerjain PRnya?? Nyontek pula! Pertama sih &lt;em&gt;culture shock&lt;/em&gt;, tapi lama-lama jadi kebiasaan juga, hhe (tapi sebisa mungkin ngerjain sendiri). Tapi kalo masalah ujian,, nyontek?! Alhamdulillah, masih bisa menghindarinya sampai sekarang.&lt;br /&gt;Oiya saya jadi mikir, jangan-jangan tingkat nilai anak sekolah di daerah tidak setinggi di kota akibat anak-anak daerah tidak punya “strategi” untuk berbuat curang? Hm, entahlah, karena sekarang saya sudah lama tidak merasakan lagi keadaan pendidikan di daerah, tidak tahu perkembangan yang sebenarnya di sana...&lt;br /&gt;Lagipula, gak semua orang kota (atau "agak" kota) mau berbuat curang, kok...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Kalo udah lama kenal baru keliatan belangnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bosen juga denger orang ngomong, "ternyata niken gokil juga ya!" (&lt;em&gt;untung belum masuk RSJ&lt;/em&gt;) atau "diam-diam menghanyutkan!" (&lt;em&gt;sungai kalee&lt;/em&gt;) atau "dasar anak teater!" &lt;em&gt;(kenapa teater yang disalahin?!).&lt;/em&gt; Yap, saat masuk suatu komunitas baru, saya pasti akan jadi &lt;em&gt;miss silent&lt;/em&gt;. Lama-lama kekonyolan demi kekonyolan pun terlihat dari sikap saya. Biasalah, calon observer sejati harus mempelajari keadaan sekitar sebelum benar-benar terlibat dalam suatu komunitas (&lt;em&gt;apa siii?&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Paling demen jalan-jalan bareng keluarga.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Walaupun udah 18 tahun lebih beberapa bulan, tapi saya masih merasa kalau jalan bareng keluarga itu hal yang paling menyenangkan. Kalo hari libur, ayah saya bilang, “Ken, kamu mau ikut nggak?”. Niken menjawab, “Mauuuu...”. Beberapa menit (atau jam) kemudian... Niken berkata, “Emang mau kemana pah?”. &lt;em&gt;Gubrak.&lt;/em&gt; Intinya, mau diajak kemana pun ikut aja ahh... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;9. Jarang bilang makanan gak enak &lt;/b&gt;(kecuali kalo ada perbandingan 2 rasa dengan 1 jenis yang sama).&lt;br /&gt;Kalo ada orang yang nggak suka tomat, nggak doyan buah, nggak demen sayur... kok saya gak pernah anti pada suatu makanan tertentu ya? Nggak ada satu makanan pun yang saya labeli “gak mau makan seumur idup”. Udah nggak punya &lt;em&gt;sense of taste&lt;/em&gt; kali ya. Yang penting makan (&lt;em&gt;dasar rakus!&lt;/em&gt;). Tapi bagi saya menguntungkan kok, jadi jarang buang makanan. Hho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10. Bangga dan lebih PD dengan jilbab.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hm, kalo yang ini susah ngegambarinnya. Cobain sendiri deh (khusus buat wanita!). Pokoknya luar biasa! Benar-benar merasa terlindung, apalagi untuk saya yang hobi jalan sendirian. Akhirnya, cita-cita dari SD ini—menggunakan jilbab—baru bisa terwujud di usia 17 tahun (setelah mengalami pahit-getir kehidupan). ^.^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup?&lt;br /&gt;Sebenarnya bagi saya belum.&lt;br /&gt;Masih banyak ruang lingkup Nikenology.&lt;br /&gt;Untuk yang masih penasaran, silakan teliti dan kembangkan sendiri!&lt;br /&gt;:P&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-6649112476600443266?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/6649112476600443266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=6649112476600443266' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/6649112476600443266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/6649112476600443266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/03/nikenology.html' title='N I K E N O L O G Y'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/ScLy1Jpu6RI/AAAAAAAAAEM/pZwKI-wlTTQ/s72-c/yocishow29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-1091093440895080554</id><published>2009-03-11T20:13:00.001+07:00</published><updated>2010-06-24T09:01:01.983+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Infotainment dan Sinetron = Hiburan (?)</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311920483663668066" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 220px; height: 201px; text-align: center;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sbe7iT_k42I/AAAAAAAAAD8/GophqCifxfU/s320/120wallpage400x.jpg" border="0" /&gt;Dua hal yang tidak asing di telinga penikmat televisi. Yang kini sedang marak, dengan berbagai judul, berbagai cerita, berbagai berita. Jika kita perhatikan acara televisi dari pagi hingga pagi lagi, berapa banyak judul infotainment dan sinetron? (&lt;em&gt;ratusan, lebiiih..~iklan tango mode:ON&lt;/em&gt;) Banyak sekali bukan? &lt;br /&gt;Tapi jika kita merefleksi kembali mengenai isi kedua acara ini dan dampaknya, adakah untungnya bagi kita? &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Infotainment&lt;/strong&gt;. Berasal dari kata “info” dan “entertainment”. Dapat diartikan menjadi “info yang menghibur” (&lt;em&gt;ini arti dalam pemikiran saya saja&lt;/em&gt;). Isi dari acara ini adalah kehidupan para artis, baik yang fakta, yang masih simpang siur, maupun yang benar-benar tidak terjadi—tapi seolah-olah ada. Yang penting, penonton merasa terhibur karena mengetahui info-info “menarik” tentang artis pujaannya atau bahkan tentang artis yang dibencinya. Walaupun suatu berita seorang artis diulang-ulang oleh semua stasiun TV dalam waktu yang bersamaan atau berturut-turut, kadang penonton masih setia menanti beritanya. Salah seorang teman saya pernah menanggapi kabar tentang artis berinisial DP, &lt;em&gt;“..gue seneng deh ngeliat DP di infotainment, ceritanya pasti adaaa aja yang aneh-aneh..&lt;/em&gt;”. Para artis pun memiliki tanggapan yang berbeda-beda saat digosipkan oleh infotainment. Ada yang dingin, panas, dan anget-anget kuku (&lt;em&gt;apa sih??&lt;/em&gt;). Maksudnya, ada yang cuek dan yang langsung mendamprat sang pemburu berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, infotainment adalah ajang eksploitasi figur. Ini dapat mengakibatkan penonton berkiblat pada kehidupan artis yang diberitakan infotainment. Jika kehidupan mereka santun mungkin tidak ada masalah, namun jika yang ditiru penonton itu kehidupan gemerlap bin hedon, apa yang terjadi? Ada baiknya kita mulai mengurangi tontonan “berbahaya” ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sinetron&lt;/strong&gt;. Berbagai judul dengan rangkaian episode berjumlah ratusan (dan banyak yang tiba-tiba berakhir tanpa ending yang jelas). Dari yang judulnya sepanjang gerbong KRL sampai yang judulnya cuma satu kata.&lt;br /&gt;Saya jadi ingat, waktu saya masih muda (baca: SD), sinetron biasanya hanya ada pada pukul 19.30 WIB. Ada beberapa sinetron yang menggunakan aktor/aktris yang sama namun karakternya berbeda-beda. Tidak banyak wajah asing kecuali figuran. Ceritanya juga tidak terlalu mudah ditebak (atau karena saya masih SD?). Coba lihat sekarang, setiap ada sinetron baru, pasti ada wajah baru muncul sebagai peran utama. Kadang ceritanya bukan hanya mudah ditebak, tapi juga memplagiat drama Korea, Taiwan, atau Jepang.&lt;br /&gt;Ada beberapa alasan bagi saya untuk mengatakan bahwa sinetron adalah tontonan berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, bayangkan Anda sedang menonton sinetron. Tokoh utamanya seorang perempuan miskin yang cantik dan selalu jadi juara kelas, seorang laki-laki tampan nan kaya dan jago basket (entah kenapa olahraga ini jadi ikon “keren”), dan seorang perempuan cantik dan kaya tapi sombong. Mereka semua bersekolah di satu sekolah elit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yak, saya beri waktu tiga detik untuk membayangkan skenarionya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu. Dua. Tiga. Waktu habis. Tapi saya yakin sudah ada yang tergambar dari pikiran Anda, yang mungkin tidak terlalu jauh dari pikiran saya :&lt;br /&gt;“Si cantik miskin dan si tampan kaya saling jatuh cinta, namun terhalang oleh si cantik kaya, yang merupakan pacar/mantan pacar dari si tampan kaya. Si cantik kaya terus menjahili si cantik miskin, bahkan mengancam nasib akademis si cantik miskin, karena si cantik kaya adalah anak ketua yayasan sekolah. Si tampan kaya selalu melindungi si cantik miskin walaupun cinta mereka terhadang badai katrina dan angin bahorok...” &lt;br /&gt;Saya miris jika melihat remaja dan ABG selalu digambarkan seperti dalam sinetron kebanyakan—haus cinta (baca: pacaran), pamer kekayaan, pergaulan bebas, keangkuhan remaja, dan kisah di sekolah yang tak pernah membahas urusan sekolah. Implikasinya, orang yang tidak benar-benar mengetahui keadaan anak sekolah zaman sekarang langsung menganggap remaja dan ABG adalah sampah masyarakat. Padahal, banyak anak sekolah yang masih mementingkan akademisnya dan berperilaku santun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari pelabelan negatif untuk remaja, ada banyak lagi pengaruh buruk sinetron. Tidak asing bagi kita, mendengar pemalsuan atau penyuapan suatu institusi masyarakat dalam bumbu cerita sinetron. Ini dapat mengakibatkan terbentuknya opini publik mengenai institusi di Indonesia yang dianggap telah amat bobrok. Selain itu, perlakuan yang kurang pantas untuk ditampilkan di depan umum—misalnya tampar-tamparan, mabuk-mabukan, hamil di luar nikah, dan rencana jahat pembunuhan—masih banyak terlihat dalam sinetron kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti tulisan ini tertuju untuk seluruh jagat industri pertelevisian dan media. Saya yakin masih ada tayangan yang bertujuan mulia dengan komponen cerita yang baik pula. Namun, bisa dibilang sangat sedikit yang menjunjung tinggi moralitas, baik dari segi tujuan maupun penyampaian (mungkin ada acara yang sebenarnya bertujuan baik, tapi pesan yang diterima penonton malah sebaliknya).&lt;br /&gt;Saya harap kita dapat selektif dalam memilih tontonan dan mampu bersikap kritis ketika menonton. Minimal lakukan itu saja, sebelum kita dapat benar-benar terjun ke dunia media massa dan mampu membuat tontonan yang bermanfaat namun menghibur.&lt;br /&gt;Akhir kata, jika kita telah terjebak dalam zona kenikmatan menonton acara tersebut, akan sulit mengurangi kebiasaan itu—percayalah.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurkahai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S. 66 : 6)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-1091093440895080554?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/1091093440895080554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=1091093440895080554' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1091093440895080554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1091093440895080554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/03/infotainment-dan-sinetron-hiburan.html' title='Infotainment dan Sinetron = Hiburan (?)'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/Sbe7iT_k42I/AAAAAAAAAD8/GophqCifxfU/s72-c/120wallpage400x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-7548875041057331463</id><published>2009-02-07T21:02:00.001+07:00</published><updated>2010-06-24T09:03:20.314+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edukasi'/><title type='text'>Dosenku, Ibu Menteri!</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SY2VnaHs_9I/AAAAAAAAAC8/WlrvWuqpPao/s1600-h/yoyocici-disp150.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300056840744009682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SY2VnaHs_9I/AAAAAAAAAC8/WlrvWuqpPao/s320/yoyocici-disp150.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Judul yang norak ya? Sepertinya begitu.&lt;br /&gt;Maklumlah, saya yang baru saja menginjak semester dua di universitas ini, pertama kali diajar oleh Ibu Prof. Dr. Meutia F. Swasono. Tidak tahu? Beliau lebih dikenal dengan sebutan Ibu Meutia Hatta. Belum tahu? Beliau adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan RI. Belum jelas juga? Beliau adalah anak dari Moh. Hatta, pahlawan prokamasi RI. Tidak tahu lagi? Bagaimana kalau Anda pindah kewarganegaraan saja?? -_-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang di atas tadi hanya sekedar pengantar, jangan dimasukkan ke dalam hati. Masukkan saja ke dalam peti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Meutia memberi kuliah mengenai Sistem Budaya Indonesia. Yap, tidak diragukan lagi, beliau memang seorang antropolog. Banyak yang disampaikan oleh beliau, namun tidak mungkin saya memuatnya semua. Berikut adalah kutipan dari kuliah Sistem Budaya Indonesia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia merupakan bangsa yang &lt;strong&gt;pluralistik&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;multikultural&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Plural&lt;/em&gt; berarti banyak dan &lt;em&gt;–istik&lt;/em&gt; merupakan akhiran yang menyatakan sifat. Jadi, dapat dikatakan bahwa pluralistik adalah bangsa yang memiliki sifat-sifat yang berbeda, dilihat dari berbagai segi. Ini dapat dibuktikan dengan adanya perbedaan lingkungan, agama, pulau (lokasi tempat tinggal), dan sebagainya.&lt;br /&gt;Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa membuat negara kita beriklim tropis. Banyak “harta karun” yang tersimpan di Indonesia, terutama dalam bidang energi. Gas alam, minyak bumi, batu bara, dan lain-lain. Belum lagi BBN (Bahan Bakar Nabati) yang sekarang sedang dikembangkan, misalnya jagung, tebu, kayu, dan sebagainya.&lt;br /&gt;“Apakah dari energi tersebut ada yang berasal dari Switzerland? Tidak ada. Switzerland jauh dari potensi sumber daya alam, namun bisa menjadi negara kaya,” kata Ibu Meutia (&lt;em&gt;tidak sama persis, ingatan saya terbatas&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;Sekarang bayangkan jika Indonesia mengolah dengan baik sumber daya alamnya yang melimpah itu, mungkin dapat melebihi kekayaan negara-negara maju yang sekarang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Multikultural&lt;/em&gt; adalah bangsa dengan banyak suku yang berbeda, masing-masing kebudayaannya menjadi satu unit budaya yang utuh. Unit budaya melingkupi manusia, alam, dan adat. Sebagai contoh, orang yang tinggal di Papua telah terbiasa membuat rumah di atas pohon karena tanah di sana becek akibat pohon-pohonnya yang besar, jadi tanahnya sedikit terkena sinar matahari, sehingga tidak dapat dibangun rumah. Sedangkan pada masyarakat Jawa, akan memandang “tidak biasa” tentang apa yang terjadi di Papua itu karena di Jawa telah terbiasa membangun rumah di tanah.&lt;br /&gt;Manusia dapat berperilaku dan berbudaya sesuai dengan kearifan alam sekitarnya, yang akhirnya menjadi suatu adat dalam lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;Dan &lt;em&gt;cultural relativism&lt;/em&gt; (relativisme kebudayaan, paham yang mengatakan tidak ada etnis yang lebih baik atau lebih buruk) menjadi penting ketika melihat perbedaan-perbedaan dalam suku di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah ada yang bosan dengan “dongeng” ini??&lt;br /&gt;Maaf, saya bukan dosen, saya hanya mahasiswi yang tulisannya masih harus dikoreksi kalau-kalau ada kesalahan pemahaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kuliah dari Ibu Meutia berakhir, saya berpikir, “Gaji dosen tetap UI pasti sudah tinggi, ditambah lagi gaji sebagai menteri. Waahh, berapa ya penghasilan Bu Meutia dalam sebulan?? Jadi pengen kayak gitu....”.&lt;br /&gt;Lalu ada bisikan nurani yang berkata, “Makanya, jadi pinter dong niken!!”.&lt;br /&gt;Hehe. Iya juga ya.&lt;br /&gt;Mana mungkin kesuksesan diraih tanpa usaha, kerja keras, dan konsistensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMANGAT UNTUK PELAJAR INDONESIA!!&lt;br /&gt;SEMANGAT UNTUK MAHASISWA INDONESIA!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"...niscaya Allah meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..." (Q.S. 58:11)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-7548875041057331463?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/7548875041057331463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=7548875041057331463' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/7548875041057331463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/7548875041057331463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/02/dosenku-ibu-menteri.html' title='Dosenku, Ibu Menteri!'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SY2VnaHs_9I/AAAAAAAAAC8/WlrvWuqpPao/s72-c/yoyocici-disp150.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-7230458084091522175</id><published>2009-02-03T21:19:00.000+07:00</published><updated>2009-02-06T07:55:32.886+07:00</updated><title type='text'>Sesaat Teringat Padanya</title><content type='html'>&lt;em&gt;Sebuah puisi yang saya buat saat bayangnya tiba-tiba hadir kembali di benak saya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Semoga ini tak menjadi kesan sebuah ratapan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Semoga ini membuat saya selalu teringat akan dekatnya maut.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Semoga apapun yang saya jalani, tidak membuat saya terhanyut dalam keduniawian.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepotong memori, tentang masa indah itu&lt;br /&gt;Semua...&lt;br /&gt;Tentang gelak tawa pencarian diri&lt;br /&gt;Penuh maaf akan kealpaan&lt;br /&gt;Terselip kesal yang menyimpan gelitik canda&lt;br /&gt;Membayang cita yang terbentuk dari impian masa depan&lt;br /&gt;Perjalanan yang jadi pengalaman tak terlupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renunganku ini,&lt;br /&gt;Tak kan mengubah yang ada dan tiada kini&lt;br /&gt;Indah lalu tlah menjadi kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantaskah disesali?&lt;br /&gt;Patutkah diratapi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;...aku bukan ingin mengulang yang lalu, namun aku harap ini tak kan terjadi lagi, pada orang yang kusayangi...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu, sahabatku...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-7230458084091522175?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/7230458084091522175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=7230458084091522175' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/7230458084091522175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/7230458084091522175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/02/sesaat-teringat-padanya.html' title='Sesaat Teringat Padanya'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-2486068444366290772</id><published>2009-01-29T20:59:00.000+07:00</published><updated>2009-01-29T21:25:00.659+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita duka'/><title type='text'>Selamat Jalan, Sahabat</title><content type='html'>Innalillahi wa innailaihi raji'un&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang sahabatku sejak SMP kelas 3 (3-9) di SMPN 3 Depok tahun ajaran 04/05, &lt;strong&gt;FITRIA ROSYITA N.&lt;/strong&gt; (Siswi SMAKBo kelas 4), hari ini pukul 05.15 WIB telah berpulang ke rahmatullah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya Allah, beri ia tempat terindah di sisi-Mu.&lt;br /&gt;Amin.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;"Aku sayang kamu, fit.......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Dan nggak mau ngelupain segala kenangan berkesan kita, di SMP, di Depok, di Bogor...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Aku kagum pada kepintaranmu, kealimanmu, dan ambisi besarmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Semoga aku bisa meniru segala kebaikan yang udah kamu perlihatkan sama aku semasa hidupmu."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali pada-Nya"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-2486068444366290772?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/2486068444366290772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=2486068444366290772' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/2486068444366290772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/2486068444366290772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/01/selamat-jalan-sahabat.html' title='Selamat Jalan, Sahabat'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4659555020367410144</id><published>2009-01-28T06:21:00.001+07:00</published><updated>2010-06-24T21:44:43.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra'/><title type='text'>Teater Koma : Republik Petruk</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SX-c8L756UI/AAAAAAAAAC0/W0WV-1_AUnc/s1600-h/PosterRepPetruk9_12resize+copy2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296124244621125954" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 183px; CURSOR: hand; HEIGHT: 292px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SX-c8L756UI/AAAAAAAAAC0/W0WV-1_AUnc/s320/PosterRepPetruk9_12resize+copy2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Ada yang tidak tahu Teater Koma? Tak apa, wajar kok. Sini sini, biar saya kasitau.&lt;br /&gt;Itu lho, teater terbesar dan terproduktif di Indonesia. Pendirinya Nano Riantiarno. Tiap awal tahun, Teater Koma mengadakan pementasan teater (&lt;em&gt;yaiyalah masa’ mentasin demo masak&lt;/em&gt;). Persiapannya 3 bulan, pementasannya diadakan selama 2 minggu berturut-turut, dan tiket per hari selalu habis atau hampir habis.&lt;br /&gt;Itu saja pembukaan tentang Teater Koma, selengkapnya baca &lt;a href="http://teaterkoma.multiply.com/"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tahun ini saya menonton pementasannya (lagi). Tahun ini judul pementasannya “&lt;strong&gt;Republik Petruk&lt;/strong&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ih, pasti ngebosenin ya wayang-wayang gitu...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;SIAPA BILANG???&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Oom Nano (&lt;em&gt;biar lebih akrab, hehe&lt;/em&gt;) selalu bisa mengemas pertunjukannya jadi menarik untuk berbagai kalangan.&lt;br /&gt;Remaja dan anak-anak pasti bisa mengikuti alur ceritanya, bahkan saya yakin akan tertawa.&lt;br /&gt;Yap, Teater Koma memang beda. Ini bukan drama absurd yang berat untuk dipahami. Tapi juga bukan cerita yang sangat realis hingga menyerupai sinetron. Pertunjukan yang menarik, mudah dimengerti, lucu, namun tidak kehilangan ke-teater-annya. Satu lagi khas Teater koma : SATIRE. Selalu ada sindiran, terutama mengenai pemerintahan Indonesia. Apalagi dalam lakon kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas saja saya beri gambaran tentang ceritanya. Dalam pemerintahan Raja Petruk Belgeduwelbeh Tongtongsot, Negeri Lojitengara “seolah-olah” makmur. Kenapa seolah-olah? Ini karena ia menetapkan sistem demokrasi SBY (Serba Boleh Yee), dimana semua orang boleh melakukan apa pun, namun jika mengganggu/ketahuan akan dijatuhi hukuman. Demokrasi semacam itu membuat pembangunan jadi tidak teratur, dan dana pembangunan itu didapatkan dari pinjaman negeri lain. Karena semua yang dimiliki Lojitengara adalah pinjaman, ketika negeri yang memberi pinjaman tersebut mengambil lagi miliknya, Lojitengara hanya bisa diam, dan akhirnya runtuh. &lt;br /&gt;Pementasan ini berlangsung selama empat jam, dari 19.30 hingga 23.30. Tapi tidak membosankan. Kostum dan make-up yang mereka gunakan bergaya Harajuku. Musiknya juga lebih nge-pop, bahkan ada rap. Bahasa yang digunakan seperti yang biasa diucapkan sehari-hari, ada juga yang menyindir ke-ABG-an. &lt;br /&gt;Kalau masalah aktor-aktris, wah jangan ditanya. Sudah jaminan mutu.&lt;br /&gt;Apalagi Budi Ros (pemeran Petruk), dalam 2 kali pementasan Teater Koma yang saya tonton, beliau jadi peran utama yang karakternya jauuuuh berbeda. Tapi keduanya bisa ia mainkan dengan nyaris sempurna.&lt;br /&gt;Oya, kali ini Nano Riantiarno tidak ikut main. Tapi tetap jadi sutradara tentunya. Kalau bukan beliau sutradaranya, mana mungkin bisa sebagus ini ^_^v&lt;br /&gt;Cornelia Agatha, menurut saya, lebih baik dalam pementasan kali ini dibanding tahun lalu (dalam “&lt;strong&gt;Kenapa Leonardo?&lt;/strong&gt;”). Suaranya bagus lho.&lt;br /&gt;Kalau Rangga Riantiarno, tahun lalu hanya menjadi tokoh yang tidak lama ada di panggung, tapi sekarang ia menjadi tokoh sentral. Tapi sayang, kali ini ia tidak setampan waktu tahun lalu. Hehee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiketnya susah didapat lho. Ini pengalaman saya, yang memesan tiket di hari H. Waktu pertama saya telepon CP-nya, tiket Rp 100.000 habis, Rp 75.000 tinggal 2, Rp 50.000 tinggal 2, dan balkon (Rp 30.000) masih cukup banyak. Karena saya mau beli untuk tiga orang, jadi masih bingung. Saya akhiri teleponnya, lalu bertanya pada para pemilik saham keluarga (orangtua saya). Lalu saya disuruh pesan 2 tiket Rp 50.000 dan 1 tiket Rp 75.000. Saya telepon untuk kedua kalinya, eh yang Rp 50.000 sudah habis!! Waa, padahal hanya jeda sekitar 5 menit saja. Tapi masih untung, karena dapat tiket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi (TIM-gedung GBB), banyak yang masih mengantri untuk dapat tiket. Sekali lagi, kami beruntung sudah memesan lewat telepon! Untung juga, kami datang tidak terlambat (seperti tahun lalu, hiks). Sempat keliling TIM. Eh, orangtua saya malah nostalgia jaman mereka pacaran di sana -_-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pementasan di dalam GBB, di tangga-tangga yang harusnya untuk jalan, banyak yang duduk di sana untuk menonton. Agak heran, yang seperti itu bayar tiket berapa ya?&lt;br /&gt;Yang pasti ini tidak akan terjadi kalau bukan pertunjukan yang bagus dan menarik. Tidak terjadi kalau bukan Teater Koma. Tidak terjadi kalau bukan garapan Nano Riantiarno. Tidak terjadi kalau bukan karena aktor-aktrisnya yang berperan dengan super duper kereeen!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini pelatih teater saya (Kak Adri, pelatih Teater Langit) tidak ikut main, tapi tetap membantu produksinya sebagai Blackman. Walau hanya Blackman, tapi tetap menghibur dan butuh latihan lho. Kak Adri jadi Blackman pertama yang muncul di pertunjukan, dari gayanya bisa ketebak kalau itu dia! Sampai bikin orang-orang ketawa, padahal cuma meletakkan mic. Rasanya pengen teriak, “Itu pelatih teater saya lhoooo...”. Hoho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teater Koma, teater yang tak pernah mencapai titik penghabisan.&lt;br /&gt;Teater Koma memang beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, saya belum tertarik untuk ikut teater lagi.&lt;br /&gt;Mungkin... karena Teater Langit juga berbeda. Saya masih takut untuk mendapat cara ajaran teater selain yang sudah saya dapat di Teater Langit.&lt;br /&gt;Jadi kangen latihan dan main di TL :(&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4659555020367410144?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4659555020367410144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4659555020367410144' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4659555020367410144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4659555020367410144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/01/nonton-teater-koma.html' title='Teater Koma : Republik Petruk'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SX-c8L756UI/AAAAAAAAAC0/W0WV-1_AUnc/s72-c/PosterRepPetruk9_12resize+copy2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-1581361463521291331</id><published>2009-01-22T20:32:00.001+07:00</published><updated>2010-06-24T21:50:33.506+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review film'/><title type='text'>Perempuan Berkalung Sorban [Review]</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294111435535588514" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 140px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SXh2TRxunKI/AAAAAAAAACc/aLydWA38eag/s320/film20041+copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sabtu, 17 Januari 2009 pukul 16.00 WIB, saya menonton film berjudul “Perempuan Berkalung Sorban” di bioskop. Saya kira penontonnya akan sedikit dan kebanyakan orang-orang tua, ternyata tidak! Nyaris penuh dan kebanyakan pasangan remaja. Saya baru ingat, saat itu memang menjelang malam minggu. Pertama masuk, saya perhatikan sekeliling bioskop. Wew, banyak pasangan “mojok”! Heran, sebenarnya apa yang mereka harapkan dengan posisi duduk seperti itu, padahal film ini kan film religi bin islami?&lt;br /&gt;Sudahlah, apapun yang mereka lakukan, yang penting saya bisa menonton dengan tenang. Dan bukan itu yang mau saya bahas. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Yang akan saya bahas adalah mengenai filmnya.&lt;br /&gt;Mau tahu sinopsisnya? Silakan klik &lt;a href="http://21cineplex.com/perempuan-berkalung-sorban,movie,2004.htm"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Mau nonton filmnya? Silakan ke bioskop atau cari DVD-nya.&lt;br /&gt;Mau dibayarin? Silakan minta uang sama papah, mamah lagi sibuk masak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film “Perempuan Berkalung Sorban” ini membuat saya SANGAT terkesan.&lt;br /&gt;Mulai dari aktor-aktrisnya, ceritanya (yang ternyata diangkat dari novel &lt;em&gt;Woman with A Turban&lt;/em&gt; karya Abidah El Khalieqy), dan latar-latarnya (sampai hal-hal terkecil, misalnya kalender 1992, koran lama, dll... wuah keren!!! &lt;em&gt;*tapi emang seharusnya kayak gitu sih*&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari awal, emosi penonton sudah dibangun dengan adegan masa kecil Anissa (&lt;em&gt;gak tau Anissa?? Baca &lt;/em&gt;&lt;a href="http://21cineplex.com/perempuan-berkalung-sorban,movie,2004.htm"&gt;&lt;em&gt;sinopsisnya&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;!&lt;/em&gt;) yang terdidik dalam ajaran “perempuan dianggap sangat lemah”. Kurang lebih seperti itu. Saya yakin, penonton terbawa suasana benci terhadap dedengkot pesantren nan kolot itu. Di zaman sekarang, tentu tidak banyak yang setuju perempuan menjadi kaum yang direndahkan, tidak patut mendapat hak bicara, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dialog dari.. aduh lupa, kurang lebih begini : “Dengan taat, perempuan sudah mendapat pahala, jadi tidak perlu berpendapat!”. Kalau begitu, apa perempuan tidak boleh punya kreativitas?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin menuju klimaks, rasa benci, rasa muak, rasa dongkol, rasa coklat, rasa stroberi.... semuanya tercampur di benak penonton, bukan hanya kepada dedengkot pesantren, tapi juga Sam, Khalsum, dan tokoh lainnya yang bikin penonton pengen cincang satu siung bawang merah jadi 479 bagian (&lt;em&gt;saking gregetannya&lt;/em&gt;). Belum lagi adegan-adegan sedih yang bikin penonton pengen nimba di sumur sedalam 200 meter (&lt;em&gt;iya, emang gak ada hubungannya&lt;/em&gt;). Namun, sedikit demi sedikit Anissa sudah mampu merubah kekolotan pesantren itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya saya pikir Anissa adalah tokoh yang selalu menggunakan kalung sorban sepanjang film, ternyata tidak. Lalu, apa relevansi cerita dengan judulnya? Menurut saya, “sorban” yang dimaksud adalah ajaran dalam pesantren itu yang mengekang kebebasan Anissa. Tampak di akhir cerita, Anissa menunggang kuda bersama anaknya, lalu melepas dan menghempaskan sorbannya ke tanah, sebagai perumpamaan kebebasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan memang berbeda dari lelaki. Itu sudah kodrat. Tapi, bukan berarti perempuan selamanya berlindung di bawah kuasa lelaki. Bukan berarti juga perempuan tidak membutuhkan lelaki. Masalah yang sebenarnya adalah bagaimana perempuan mendapat hak sama dengan lelaki, namun tetap dapat menjaga harga dirinya sebagai perempuan. Perempuan dapat menjadi apapun dan siapapun, asalkan tetap berada di jalan Allah SWT. &lt;br /&gt;Dua jempol buat Hanung Bramantyo di film ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Hai Manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. 49:13)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-1581361463521291331?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/1581361463521291331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=1581361463521291331' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1581361463521291331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1581361463521291331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/01/perempuan-berkalung-sorban-review.html' title='Perempuan Berkalung Sorban [Review]'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SXh2TRxunKI/AAAAAAAAACc/aLydWA38eag/s72-c/film20041+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4525750261475398169</id><published>2009-01-07T22:59:00.001+07:00</published><updated>2010-06-24T22:06:48.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra'/><title type='text'>Puisi Cinta Fenomenal</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SWTihSVNwqI/AAAAAAAAACU/k03ahJ4GsR4/s1600-h/Picture2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288600923924185762" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 111px; CURSOR: hand; HEIGHT: 189px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SWTihSVNwqI/AAAAAAAAACU/k03ahJ4GsR4/s320/Picture2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;em&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;dengan kata yang tak sempat diucapkan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;kayu kepada api yang menjadikannya abu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;dengan isyarat yang tak sempat disampaikan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;awan kepada hujan yang menjadikannya tiada &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, jangan tuduh saya sedang "poling in lop".&lt;br /&gt;*biarkan itu jadi urusan saya, hehe*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya sangat tertarik pada fenomena puisi yang ditulis oleh penyair Sapardi Djoko Darmono ini.&lt;br /&gt;Mungkin semua orang, terutama pecinta puisi atau sastra, langsung menyukai dan memuja puisi ini, bahkan banyak yang memuatnya dalam blog mereka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga mendapat informasi bahwa sering kali puisi yang berjudul "Aku Ingin" ini dituliskan bait pertamanya pada undangan perkawinan.&lt;br /&gt;Tapi saya belum pernah melihat undangan perkawinan yang seperti itu.&lt;br /&gt;Ada yang pernah lihat?&lt;br /&gt;Mau donk liat.&lt;br /&gt;Kali aja bisa jadi referensi undangan perkawinan saya kelak.&lt;br /&gt;Tapi calon suami saya nanti setuju gak ya?&lt;br /&gt;Lah emang siapa calon suami saya nanti?&lt;br /&gt;Apa? Anda berminat?&lt;br /&gt;Silakan registrasi dulu, banyak yang sudah mengirim CV dan SKKB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Eh eh maaf, saya jadi terlalu banyak melantur.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. EHEM .&lt;br /&gt;*berdehem untuk mengembalikan wibawa*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, puisi ini memang layak untuk dipuja.&lt;br /&gt;Sederhana, namun lugas dan membuat hati terenyuh karena menyentuh sisi kehidupan nyata banyak orang tentang persepsi dan pengalamannya soal cinta.&lt;br /&gt;Dan yang saya tangkap dalam membaca puisi ini adalah "kasih tak sampai" dan "pengorbanan atas nama cinta".&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"...dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Yang ada dalam bayangan saya adalah cinta terhadap seseorang yang begitu tulus, tidak banyak mengharapkan balasan, dan hanya berharap agar sang cintanya itu hidup bahagia, meski dirinya sendiri tidak merasa kebahagiaan yang serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cukup terkejut mengetahui puisi ini sering dilampirkan dalam undangan perkawinan-- apa ini berarti persepsi saya selama ini salah mengenai puisi ini?&lt;br /&gt;Hm, yang disebut "persepsi" memang tidak bisa selalu sama untuk setiap orang.&lt;br /&gt;Kalau begitu, pasti Anda punya persepsi tersendiri mengenai puisi ini, dan karena saya sangat penasaran terhadap hal itu, mohon tinggalkan komentar Anda di sini !&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Q.S. 30 : 21)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;-itu kalimat yang sering saya lihat di undangan perkawinan (bener gak sih?), hhe-&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4525750261475398169?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4525750261475398169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4525750261475398169' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4525750261475398169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4525750261475398169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2009/01/puisi-cinta-fenomenal.html' title='Puisi Cinta Fenomenal'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SWTihSVNwqI/AAAAAAAAACU/k03ahJ4GsR4/s72-c/Picture2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-1810082856036353711</id><published>2008-12-26T23:38:00.002+07:00</published><updated>2010-06-24T22:20:08.449+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edukasi'/><title type='text'>Rokok : Racun yang Mudah Didapatkan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SVUJTNCJd_I/AAAAAAAAAB0/_8zrshUu390/s1600-h/22082008(027)7.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284139963309979634" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 286px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SVUJTNCJd_I/AAAAAAAAAB0/_8zrshUu390/s320/22082008(027)7.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;pakah Anda melihat dengan jelas benda apa yang dilingkari merah dalam foto di atas?&lt;br /&gt;Jika tidak, biar saya beritahu bahwa benda itu adalah ROKOK.&lt;br /&gt;Foto itu saya ambil pada tanggal 22 Agustus 2008, di sebuah mal terkemuka di Depok.&lt;br /&gt;Miris, yang sedang memegang dan menikmati rokok itu adalah SISWI SMA, dan saya yakin ia dari SMA yang cukup elit.&lt;br /&gt;Jika seorang siswi SMA saja sudah dengan bangga merokok di tempat umum seperti itu, bisa dibayangkan bahwa tingkat perokok di Indonesia telah mencapai angka sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah fakta yang memaparkan tingginya tingkat remaja perokok di Indonesia (tahun 2006) :&lt;br /&gt;- Data KPAI : sekitar 43 juta anak Indonesia hingga usia 18 tahun kini terancam penyakit mematikan. Pasalnya dari sekitar 220 juta penduduk, lebih dari 141 juta merupakan perokok aktif yang 80% diantaranya berasal dari kalangan warga miskin dengan penghasilan rata-rata Rp 20 ribu per hari.&lt;br /&gt;- Data WHO : Indonesia menempati urutan ketiga terbesar di Asia setelah Cina dan India dengan total perokok mencapai 146, 8 juta jiwa.&lt;br /&gt;- Data DepKes : 4.280 jiwa anak-anak meninggal per tahun akibat rokok.&lt;br /&gt;- Data Global Youth Tobacco Survey : 12,6% pelajar tingkat SMP adalah perokok. Lebih dari 30% pelajar perokok tersebut telah memulainya sejak usia 10 tahun dan 3,2% dari mereka tergolong kecanduan.&lt;br /&gt;Ada yang bangga dengan fakta di atas?&lt;br /&gt;Saya kira tidak. Itu hal yang memalukan, itu aib. Sudah jelas bahwa ada peringatan “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN” dalam setiap bungkus dan iklan rokok.&lt;br /&gt;Bagi pelajar yang notabene diharapkan menjadi tunas terbaik bangsa, apakah pantas bertindak menyepelekan atau tidak mengindahkan peringatan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masih ada yang menjawab YA, mari kita bahas dampak negatif dari rokok itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dalam asap rokok terdapat sekitar&lt;strong&gt; 4000 bahan kimia berbahaya&lt;/strong&gt;. Zat-zat berbahaya tersebut meliputi aseton (cat), ammonia (pembersih lantai), arsen (racun), butane (lighter fuel--bahan bakar ringan), kadmium (aki mobil), karbon monoksida (asap knalpot), DDT (insektisida). Selain itu juga hidrogen sianida (gas beracun), methanol (bensin roket), naftalen (kamper), toluene (pelarut industri), vinil klorida (plastik), dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;- Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu &lt;strong&gt;tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;- Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga &lt;strong&gt;dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok&lt;/strong&gt;. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara.&lt;br /&gt;- Rokok &lt;strong&gt;lebih membuat ketagihan&lt;/strong&gt; daripada narkotika (kecuali heroin), jadi cara termudah untuk selamat dari rokok adalah tidak pernah mencobanya.&lt;br /&gt;- Daftar &lt;strong&gt;penyakit&lt;/strong&gt; yang disebabkan rokok : Impotensi, sakit jantung, kanker lidah, kanker tenggorokan, kerusakan gigi, kanker paru-paru, keguguran kandungan, bayi lahir cacat, kerusakan mata, kulit cepat keriput, suara serak, bisu karena pita suara terkena kanker, tenggorokan banyak berdahak, kanker pencernaan, kanker ginjal, kanker rahim, leukimia, tulang menjadi rapuh, menstruasi menjadi makin menyakitkan, dan &lt;strong&gt;masih banyak lagi&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, Anda sendiri yang menentukan. Mau sehat? Jauhi rokok. Mau sakit dan merugikan banyak orang? Tetaplah merokok.&lt;br /&gt;Bagi orang-orang yang tidak merokok, bersyukurlah dan berbanggalah, karena Anda telah berusaha untuk tidak merugikan masyarakat, tidak merugikan diri sendiri, dan telah patuh pada peraturan (terutama yang ada di kawasan Jakarta) :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perda DKI Jakarta No 2 Tahun 2005, Pasal 13 ayat 1&lt;/strong&gt;: Tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja dan tempat yang secara spesifik sebagai tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum dinyatakan sebagai kawasan dilarang merokok. — Pelanggarnya diancam dengan sanksi pidana berupa denda maksimum Rp 50 juta, atau 6 bulan kurungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan saya, semoga saja peraturan itu menjadi peraturan yang bersifat nasional.&lt;br /&gt;Tapi, apa gunanya peraturan bila masih dilanggar?&lt;br /&gt;Mulai dari kesadaran sendiri, itu akan membuat kita lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sumber&lt;/strong&gt; : gizinet.com, bebasrokok.wordpress.com, halalguide.info&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan." (QS 2 : 195)&lt;br /&gt;"Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula&lt;br /&gt;membahayakan orang lain." (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-1810082856036353711?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/1810082856036353711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=1810082856036353711' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1810082856036353711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/1810082856036353711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2008/12/rokok-satu-yang-berbuat-banyak-yang.html' title='Rokok : Racun yang Mudah Didapatkan'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SVUJTNCJd_I/AAAAAAAAAB0/_8zrshUu390/s72-c/22082008(027)7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-402505656282352836</id><published>2008-12-15T22:33:00.000+07:00</published><updated>2009-02-23T23:01:05.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download mp3'/><title type='text'>Download MP3</title><content type='html'>Kali ini saya mau kasih link download MP3 lagu-lagu indonesia yang lagi banyak beredar di media :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*korban acara musik pagi-pagi*&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/57741609/f1d58794/Bunga_Citra_Lestari_-_Pernah_Muda_.html?s=1"&gt;Pernah Muda - BCL&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/50874677/1da33aed/Kerispatih_-_05_Demi_Cinta.html?s=1"&gt;Demi Cinta - Kerispatih&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/62897825/30d185cb/Potret_-_I_Just_Wanna_Say_I_L_U_-_10_-_Mungkin.html"&gt;Mungkin - Potret&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/68953335/21add6/Sheila_on_7-yang_terlewatkan.html?s=1"&gt;Yang Terlewatkan - Sheila on 7&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/66547935/98492dc1/Tompi_-_Menghujam_Jantungku.html?err=no-sess"&gt;Menghujam Jantungku - Tompi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/73165422/c224ecb4/Duo_Derby_-_Gelora_Asmara.html"&gt;Gelora Asmara - Duo Derby&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/52242281/209e3c88/17_-_Untuk_Mencintaimu.html?s=1"&gt;Untuk Mencintaimu - Seventeen&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hasil request :&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/64366539/1b5f5ebf/Nindy_-_Buktikan.html?s=1"&gt;Buktikan - Nindy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9.&lt;a href="http://www.4shared.com/file/63204856/fed0a7fb/Gita_Gutawa_Tak_Perlu_Keliling_Dunia_OST_Laskar_Pelangi.html?s=1"&gt;Tak Perlu Keliling Dunia - Gita Gutawa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadfile/2078615/Dewi_Lestari_-_Malaikat_Juga_Tahu.mp3.html"&gt;Malaikat Juga Tahu - Dewi Lestari&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;11. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/57986820/d28cc470/Peterpan_-_Kisah_Cintaku.html?s=1"&gt;Kisah Cintaku - Peterpan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;12. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/72324490/695d3f49/Project_POP_-_Goyang_Duyu.html?s=1"&gt;Goyang Duyu - Project Pop&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;13. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/66321899/16a0aa36/Elkasih_-_Kau_Tigakan_Cinta.html?s=1"&gt;Kau Tigakan Cinta - Elkasih&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut kapan-kapan!&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-402505656282352836?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/402505656282352836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=402505656282352836' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/402505656282352836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/402505656282352836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2008/12/download-mp3.html' title='Download MP3'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4100223155031946229</id><published>2008-12-15T20:20:00.000+07:00</published><updated>2009-02-23T23:02:33.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat colongan'/><title type='text'>UAS-ku</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SUZbXjcnFaI/AAAAAAAAAA4/O6tPVlEbNMA/s1600-h/1_162419826ly.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280008073348847010" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 160px; CURSOR: hand; HEIGHT: 120px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SUZbXjcnFaI/AAAAAAAAAA4/O6tPVlEbNMA/s320/1_162419826ly.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;Hari 1 – Pengantar Antropologi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Membaca soal nomor 1 sudah membuat saya shock habis-habisan.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Bride Price?? Bride Service?? Dowry?? Apaan tuh?????”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya baca soal nomor 2 dan selanjutnya, pikir saya, “&lt;em&gt;oh ini, yang kemaren dibaca&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;Tapi waktu mau menulis jawabannya, tiba-tiba... &lt;em&gt;SHIIING&lt;/em&gt;. Saya LUPA! Jika ada doraemon di sana, saya mau pinjam senter pengecil dan mengarahkan senter itu ke buku Ferraro, lalu mengantongi buku itu saat ujian.&lt;br /&gt;Apa daya, doraemon ternyata masih sibuk mengurus nobita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hari 2 – MPKT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Persiapan memang kurang matang, tapi lumayanlah, soal-soalnya mengarah pada apa yang sudah saya baca. Tinggal tambahkan bumbu khas MPKT : ngemeng! [baca : berpendapat]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hari 3 – Pengantar Sosiologi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rasanya hati berbunga-bunga saat mengerjakan ujian ini. Bagaikan pelipur lara saat ujian hari pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hari 4 – Pengantar Ilmu Ekonomi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;S-U-S-A-H&lt;/em&gt; . Itu saja komentar untuk ujian hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hari 5 – Pengantar Ilmu Politik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kerjakan 3 soal dari 6 soal di bawah ini.&lt;br /&gt;Syukurlah, memang hanya ada 3 soal yang bisa saya jawab dengan [insyaAllah] baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, alhamdulillah lancar. Hanya saya belum sanggup membayangkan nilai saya—entah kenapa pesimis. Mohon doanya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penutup, saya ingin menyampaikan :&lt;br /&gt;"Belajar dengan Sistem Kebut Sehari Semalam (SKS+S) tidak akan membuat ujian lebih lancar daripada hasil belajar selama 1 semester dengan maksimal. UAS menguji hasil belajar selama 1 semester, bukan 1 malam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan itu mungkin benar—setidaknya bagi saya. Buktikan kebenaran pernyataan itu dengan &lt;span style="color:#990000;"&gt;TIDAK MENYONTEK&lt;/span&gt;, kerjakan semampu kita, dan kita akan bangga dengan hasil kita, minimal karena kejujuran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;SUKSES BUAT SEMUA PELAJAR &amp;amp; MAHASISWA YANG SEDANG/AKAN/SUDAH MENGHADAPI UJIAN ! ^_^&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;"Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap" (QS 94 : 6-8)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4100223155031946229?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4100223155031946229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4100223155031946229' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4100223155031946229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4100223155031946229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2008/12/uas-sebuah-curhat-colongan.html' title='UAS-ku'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/SUZbXjcnFaI/AAAAAAAAAA4/O6tPVlEbNMA/s72-c/1_162419826ly.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-4594339611633049770</id><published>2008-12-07T10:41:00.001+07:00</published><updated>2010-06-29T18:50:09.868+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><title type='text'>Selektivitas Pembicaraan dalam Pergaulan Remaja</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/STtId38MbUI/AAAAAAAAAAw/LwayWShUnus/s1600-h/10UAN091-2-lp.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276891066464496962" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 225px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/STtId38MbUI/AAAAAAAAAAw/LwayWShUnus/s320/10UAN091-2-lp.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Di dunia ini, pasti ada satu, dua, atau beberapa orang yang kita percayai untuk menampung cerita-cerita dalam hidup kita. Ketika kita berkenalan dengan orang baru atau ketika kita berbicara dengan orang yang tidak terlalu mengenal kita, mungkinkah begitu saja menceritakan kejadian yang menyangkut privasi kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya mungkin saja iya.&lt;br /&gt;Kadang sebagai manusia, ia ingin disenangi oleh semua orang, dan sampai pada taraf ‘supel’. Dengan alasan itu, ia mencoba untuk berbaur dan berakrab-akrab ria dengan semua orang--- hingga secara sadar atau tidak, ia menceritakan hal-hal dalam hidupnya, yang mungkin cenderung privasi, padahal orang itu tidak mengenalnya lebih dalam.&lt;br /&gt;Bahkan, terkadang alasan manusia untuk bercerita adalah untuk dianggap lebih tinggi atau sama dengan level sosial orang yang diajak bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini saya angkat dalam tulisan kali ini, terinspirasi dari apa yang saya lihat dan alami sehari-hari, yang dipandang dari perspektif subjektif saya. Objek yang dibicarakan pada kisah berikut adalah dari kaum wanita.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering memperhatikan orang-orang yang tidak saling mengenal lebih dalam satu sama lain (hanya sekedar kenal). Namun, ketika mereka duduk berdekatan, mereka membicarakan tentang apa yang terjadi dalam hidup mereka, yang menurut saya itu adalah privasi. Bahkan, yang dibicarakan adalah hal-hal hedon yang saya sendiri risih mendengarnya. Fashion, makanan mahal, tongkrongan mahal, saling membanding-bandingkan pacar mereka, apa yang mereka lakukan dengan pacar mereka, masalah keluarga (yang bagi saya tidak etis dibicarakan kepada sembarang orang), hingga saling ‘menyombongkan’ pekerjaan orang tuanya (diberi tanda kutip karena ada kemungkinan mereka tidak bermaksud seperti itu--- walaupun kemungkinan besar itu benar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang tidak ada ruginya bagi mereka.&lt;br /&gt;Tetapi hal itu menimbulkan satu pertanyaan pada benak saya, “Apakah selektivitas topik sulit dilakukan apabila orang telah larut dalam pembicaraan?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah sedikit tergelitik oleh pertanyaan teman saya, “Kenapa sih lo gak pernah ngasitau lo suka ma siapa? Emang suka sama orang itu dosa ya?”. Pertanyaan itu hanya saya tanggapi dengan senyuman saja, lalu saya mengalihkan pembicaraan.&lt;br /&gt;Hal itu saya lakukan, bukan karena saya tidak ingin terbongkar rahasianya.&lt;br /&gt;Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang mendasari ‘aksi tutup mulut’ saya itu.&lt;br /&gt;1. “Apakah pergaulan remaja hanya menyangkut dan diukur dari hal-hal seperti itu?”&lt;br /&gt;2. “Jika menceritakan segala hal kepada orang yang belum lama dikenal, lalu apa makna sahabat sejati? Apa bedanya sahabat dengan orang biasa di lingkungan kita?”&lt;br /&gt;3. “Apakah ada makna ‘orang spesial dalam hidup’ atau ‘orang kepercayaan’ apabila semua orang dianggap dapat menampung segala cerita hidup kita?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia punya hak untuk menjaga privasinya masing-masing, namun tidak semua orang menggunakan hak itu, mungkin dengan alasan baik : agar dapat menciptakan suasana harmonis dan akrab antarteman.&lt;br /&gt;Tapi ada hal yang dapat menjadi perenungan : “Apakah yang kita bicarakan selalu dapat menyenangkan orang lain? Apakah orang lain tidak pernah risih mendengarkan hal yang begitu privasi? Mungkinkah pendengar kita tidak punya rasa tersinggung atau minder saat kita membicarakan hal-hal yang ‘berkelas sosial tinggi’?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bukan untuk menjatuhkan suatu pihak, hanya sebagai sarana aspirasi saya mengenai pergaulan remaja jaman sekarang. Topik ini mungkin sepele, tapi bagi saya hal ini penting untuk jadi bahan renungan, bahwa masalah remaja tidak melulu mengenai pergaulan bebas, namun juga dapat kita temui setiap saat, yaitu mengenai selektivitas pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada manusia yang sempurna, begitu juga dengan saya dan tulisan saya.&lt;br /&gt;Mohon maaf jika ada kata yang menyinggung, sekali lagi ini hanya sebagai bahan renungan, khususnya untuk remaja dan terutama bagi diri saya sendiri.Jika ada komentar dan kritik dari Anda, saya terima dengan senang hati ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS 31: 18)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-4594339611633049770?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/4594339611633049770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=4594339611633049770' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4594339611633049770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/4594339611633049770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2008/12/selektivitas-pembicaraan-dalam.html' title='Selektivitas Pembicaraan dalam Pergaulan Remaja'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/STtId38MbUI/AAAAAAAAAAw/LwayWShUnus/s72-c/10UAN091-2-lp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2115249948749943100.post-7824212856766953899</id><published>2008-12-05T23:00:00.000+07:00</published><updated>2008-12-06T00:09:07.696+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='introducing'/><title type='text'>.: INTRODUCING :.</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/STlQtVLxutI/AAAAAAAAAAM/wkigTuUgSmc/s1600-h/10UAR0B-7-lp.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276337178152123090" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 225px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/STlQtVLxutI/AAAAAAAAAAM/wkigTuUgSmc/s320/10UAR0B-7-lp.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Assalamu'alaikum . . .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cie yang punya blog baruuu....&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*norak mode : ON*&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niken Puspitaningrum, seorang gadis kelahiran Sampit (Kalimantan Tengah) tapi besar di Pulau Jawa [2,3 th di JaTeng; 1,9 th di JaTim; 3 th di JaBar dekat JaTeng; 1 th di JaBar yg Sunda bgt; dan 6 th sampai skarang di JaBar yg metropolitan] ini sedang-akan-mulai merintis karir [?!] menjadi blogger, pelajar (lebih tepatnya &lt;em&gt;'college student'&lt;/em&gt;), anggota organisasi, teman sejati, entrepreneur, pembenci rokok, tukang ngecengin, tukang ngehina, tukang narsis, tukang ngangkutin barang belanjaan, dan tukang pijit.&lt;br /&gt;Semua "profesi" yang disebutkan di atas boleh jadi benar dan boleh jadi kurang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang mahasiswi yang bercita-cita mulia menjadi istri menteri RI ini ternyata sudah memiliki keingintahuan akan dunia blog sedari dulu. Namun, karena kesibukannya sebagai --- (profesi telah disebutkan di atas), ia merasa tidak sanggup mengurus sebuah blog. Dan sekarang... jenjreeeng... akhirnya dia membuat keputusan penting dalam hidupnya : BIKIN BLOG!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan utamanya karena ingin mencurahkan pikirannya atas apa yang ia alami atau ia lihat sehari-hari. Selain itu, ia merasa tergugah ketika mengerjakan tugas-tugas yang kadang tidak berperikemahasiswaan, lalu mencari sumber dari internet dan akhirnya mendapat referensi dari blog orang.&lt;br /&gt;Merasa punya kesempatan untuk menebar benih kebaikan dengan pengetahuan lewat dunia maya, ia pun meneguhkan hati untuk jadi seorang blogger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Dia manusia, dia punya kelemahan, dia punya kelebihan, dialah SAYA.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang mengenal saya lewat dunia maya tidak akan mengetahui secara jelas eksistensi saya sebagai makhluk hidup di dunia ini.&lt;br /&gt;Saya memang pecinta kenyataan (dunia nyata), namun juga pengguna setia fasilitas dunia maya, dan pengejar kebahagiaan dunia akhirat.&lt;br /&gt;Seorang mahasiswi Antropologi Sosial UI yang belum bisa disebut antropolog, seorang anak yang belum bisa disebut berbakti, seorang teman yang belum bisa disebut sahabat sejati --- tapi selalu ingin berbuat yang terbaik sesuai kemampuan dan keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya dilempar kaleng minuman oleh pembaca karena pembahasan yang sangat membosankan ini, ada baiknya posting kali ini disudahi dulu.&lt;br /&gt;Jangan khawatir bagi penggemar setia saya [huek], karena saya sudah menyiapkan beberapa bahan untuk posting saya selanjutnya.&lt;br /&gt;Tinggal tunggu tanggal mainnya, karena saya belum memutuskan untuk membawa blog ini ke arah formal, nonformal, atau informal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya terimakasih kepada pihak yg membantu (mungkin ga byk krn saya bikinnya ga bikin konferensi pers terlebih dahulu) :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;ALLAH SWT.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orangtua saya atas keputusan berlangganan Speedy =)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;hati nurani saya yang memohon untuk mempercepat pembuatan blog ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kak deni yg bantuin cari kebenaran atas nama blog ini [tapi ujung2nya saya tetap pd pendirian], kak fajar dan ivad yg bantuin ngasi perbedaan blogspot &amp;amp; wordpress.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;para calon pembaca setia blog saya XD&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Udah ah udaaaah.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iya iya, saya tau kalian bosan dengan celotehan tidak berarti saya ini. Maaf yah. Kebiasaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sgala yang (diharapkan) baik musti diawali dengan yang baik pula :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;"Bismillahirrahmaanirrahiim"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;...dengan ini saya resmikan blog saya!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2115249948749943100-7824212856766953899?l=can-speakletterally.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/feeds/7824212856766953899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2115249948749943100&amp;postID=7824212856766953899' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/7824212856766953899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2115249948749943100/posts/default/7824212856766953899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://can-speakletterally.blogspot.com/2008/12/introducing.html' title='.: INTRODUCING :.'/><author><name>Niken Puspitaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18050595624018153626</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/TNjBgFVoGuI/AAAAAAAAAMQ/xXJzaXJMorI/S220/Photo0106.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-xWlQmuLlzc/STlQtVLxutI/AAAAAAAAAAM/wkigTuUgSmc/s72-c/10UAR0B-7-lp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
