Tiada kali barang sedetik
Nikmat Ilahi dari hatiku
Alam terpandang segala cantik
Meiramakan jiwa deru rinderu
Tiada sunyi barang sesaat
Nikmat Ilahi melingkungi daku
Alam keliling nampakkan gairah
Dalam bernajat menembang lagu
Oh Tuhan, penuh sudah jiwaku dengan nikmat-Mu
Berilah daku ilham yang dapat menuntun daku
Dalam menerima nikmat-Mu
Hal yang harus diluruskan untuk pertama kali : Syair di atas bukan karya saya!
(siapa juga yang nuduh??)
Syair yang sebenarnya punya nada di atas adalah karya Kak Adri, pelatih Teater Langit. Musiknya ditata oleh Kak Alus yang juga salah satu pelatih Teater Langit dan tahun lalu mengharumkan nama Teater Langit dengan meraih penghargaan sebagai Penata Musik Terbaik di Festival Teater SLTA Se-Jabodetabek ke-18 (cieee...).
Tahun ini pun Teater Langit (TL) mengikuti Festival Teater SLTA (FTS) ke-19, dan syair di atas menjadi salah satu lagu di dalam lakon berjudul "Pohon Langit" yang telah dipentaskan pada tanggal 30 Juli 2009.
Berikut adalah sinopsis ceritanya.
"Pohon Langit" berkisah tentang pohon yang diperebutkan oleh penduduk negeri Smarathama dan Karimuntani. Kedua negeri tersebut bersikukuh bahwa Pohon Langit adalah milik negerinya, dan mengklaim bahwa kepercayaan dan buku suci milik merekalah yang paling benar dan tidak boleh ada kepercayaan dan buku sici lain. Akhirnya, perebutan itu hanya menyisakan penderitaan bagi kedua negeri. Perang yang telah menjatuhkan banyak korban, ditambah dengan bencana alam yang terjadi di sana, membuat mereka kehilangan keluarganya.
Berikut adalah curhat colongannya. (yang males baca lanjut ke paragraf berikutnya!)
Sebagai alumni, saya hanya bisa membantu sekadarnya, dan bahkan sekitar 2 minggu sebelum pementasan saya baru bisa ikut membantu.
Emang ngapain aja baru H-2minggu bantuin?? Yee, jangan ngomel-ngomel dong, saya kan juga ngurus diri saya yang ikut "ujian" walaupun...hiks... Mana abis ujian pake sakit segala lagi! Tapi emang tau diri tuh sakit, datengnya pas selesai ujian.
Emang situ bisa bantu apa?? Eit, jangan salah! Walaupun memang saya lebih banyak plonga-plongo (hehe..), tapi kan memang ada pekerjaaan yang mereka (pemain TL) sulit mengerjakannya karena harus menjaga kesehatan demi mencapai pementasan yang sukses. Yah, yang paling riil saya kerjakan sih membantu artistik, seperti bikin batu, bikin tameng, dan bikin huruf-huruf. Pekerjaan saya yang lain adalah menghibur mereka yang di sana (emang tempat pengungsian??). Hehe.
Yah begitulah sodara-sodara, sepertinya mereka memang kurang SDM dalam pengerjaan hal-hal di luar permainan teater. Jadi saya dan teman-teman alumni lain pun (ana, fani, julpa, nisa, kintan, fifo) masih berguna tenaganya di bidang artistik dalam H-seminggu pementasan. Bahkan H-1 saat saya dkk pulang pukul 22.00, saya masih bikin huruf-huruf sampai pukul 03.00 di rumah (curhat banget T_T).
Fiuuh, bahkan 3 hari berturut-turut sebelum pementasan, saya dkk pulang malam (sekitar pukul 21.00-22.00 WIB) dari smansa. Mana gak ada yang searah lagi pulangnya. Hiks, atuuuut... (tapi sok-sok berani sih, daripada nggak pulang).
Pementasan pun berjalan dengan (alhamdulillah) lancar, walaupun memang ada kekurangan di beberapa bagian. Di akhiri dengan isak tangis haru para pemain seusai pementasan (wah jadi teringat 2 tahun lalu, saya dkk yang nangis kayak gitu, hoho). Walaupun saat evaluasi banyak kritik dari juri, insya Allah kritik itu bisa membangun TL. Para penonton pun sepertinya cukup puas, terlihat dari beberapa penonton yang menitikkan air mata saat menonton (bukan kelilipan kan?). Semangaaaaaaaaaaat!
Selamat buat Kak Adri (sutradara+penulis naskah), Kak Yoga (penata gerak teater), Kak Jojon (penata artistik), Mas Ari (penata gerak tari), Kak Deka (penata cahaya), dan semua pemain TL (sebagai perwakilan karena kebanyakan: Aul, Lia, dkk) atas pementasan teater kemarin.
Semoga TL kali ini tetap dapat penghargaan dan masuk berbagai nominasi, amiiin! :)
Dan hikmah dari lakon "Pohon Langit" ini sepertinya cukup terangkum dalam ayat berikut:
"Dan perangilah di Jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas" (Q.S. 2: 190)
3 komentar:
udah saya baca...
gw lagi pusing nih mau diapain "petir" gw. heuuu
Kirain bantu2 jadi pohon :p
Di Festival tsb. ada awardnya lagi atau nggak? yg menang siapa?
@Kak Fajar:
Baru sembuh udah bisa ngatain orang -_-
Ada awardnya dong, tapi blm tau siapa aja nominasi + pemenangnya, krn malam penganugerahan tgl 15 agustus 2009 nanti.
Skrg aja msh ada yg mentas kok, kan tiap hari cuma 2 teater yg mentas..
Poskan Komentar