Sebuah puisi yang saya buat saat bayangnya tiba-tiba hadir kembali di benak saya.
Semoga ini tak menjadi kesan sebuah ratapan.
Semoga ini membuat saya selalu teringat akan dekatnya maut.
Semoga apapun yang saya jalani, tidak membuat saya terhanyut dalam keduniawian.
Sepotong memori, tentang masa indah itu
Semua...
Tentang gelak tawa pencarian diri
Penuh maaf akan kealpaan
Terselip kesal yang menyimpan gelitik canda
Membayang cita yang terbentuk dari impian masa depan
Perjalanan yang jadi pengalaman tak terlupa
Renunganku ini,
Tak kan mengubah yang ada dan tiada kini
Indah lalu tlah menjadi kenangan
Pantaskah disesali?
Patutkah diratapi?
...aku bukan ingin mengulang yang lalu, namun aku harap ini tak kan terjadi lagi, pada orang yang kusayangi...
Mungkinkah?
Aku rindu, sahabatku...
Selasa, 03 Februari 2009
Sesaat Teringat Padanya
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
2 komentar:
Hua...!!! jadi kebawa sedih gw...!!!
ikut nangis ah di depan komputer hik hik
Poskan Komentar